Trilogi : COVID-19, Ekonomi, dan Karya Sastra

Dari pernyataan diatas dapat kita ketahui bahwa pemikiran Sindhunata terhadap keadaan ekonomi di Jakarta memang bisa dikatakan benar adanya. Karena apa yang disebutkan memanglah benar-benar terjadi.

Apalagi dengan adanya COVID-19 yang semakin memperburuk keadaan ekonomi di Jakarta, bahkan di berbagai daerah di Indonesia.

Berbagai dampak yang muncul seperti yang dikatakan diatas masih belum menemukan titik terang untuk memecahkan masalah tersebut, baik dari pemerintah maupun dari orang yang bersangkutan.

Beberapa cara sudah dilakukan demi memperbaiki perekonomian Indonesia, namun tidak juga segera membaik.

Beberapa kali berganti pemimpin negara juga belum mampu mengatasi apa yang menjadi masalah Indonesia sejak dulu.

Sindhunata juga sering menyindir ekonomi indonesia lewat karyanya, tak hanya “Burung Burung di Bundaran HI” namun juga buku yang berjudul “Ekonomi Kerbau Bingung” yang mana menyindir keadaan ekonomi di Indonesia yang terseok-seok. Ini menjadi bukti bahwa perekonomian Indonesia tidak kunjung membaik dari masa ke masa.

Pemerataan ekonomi perlu ditingkatkan agar masyarakat Indonesia sama-sama merasakan hidup yang layak.

Terlebih dimasa pandemi ini, semua serba kesulitan dan satu-satunya harapan hanyalah bantuan pemerintah. Semoga pandemi ini segera usai dan perekonomian di Indonesia turut membaik, untuk kesejahteraan kita bersama. (***)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

%d bloggers like this: