Susah Cari Kerja! Ini Ada Trik Ampuh Tembus Pekerjaan Buat Fresh Graduate

Apalagi jika anda adalah fresh graduate atau lulusan baru. Mencari pekerjaan sebagai fresh graduate memang tidak bisa dikatakan mudah. Apalagi dengan banyaknya lulusan baru dari kampus ternama setiap tahun. Karena itu, persaingan pun akan semakin ketat.

Ilustrasi

Jakarta, EDITOR.ID,- Setelah lulus kuliah atau pendidikan tahap selanjutnya anda harus mencari pekerjaan. Saat ini ekonomi sedang tidak baik-baik saja. Maka persaingan semakin ketat dan anda harus punya trik dan strategi untuk menembus dunia kerja.

Apalagi jika anda adalah fresh graduate atau lulusan baru. Mencari pekerjaan sebagai fresh graduate memang tidak bisa dikatakan mudah. Apalagi dengan banyaknya lulusan baru dari kampus ternama setiap tahun. Karena itu, persaingan pun akan semakin ketat.

Kamu perlu mempersiapkan diri mulai sekarang dan tidak pantang menyerah. Hal terpenting kamu perlu cari adalah informasi lowongan pekerjaan yang sesuai dengan jurusan dan passion kamu.

Selain itu, sebagian lulusan baru biasanya telah memiliki target karir untuk bekerja di posisi atau perusahaan tertentu. Sementara sebagian lainnya justru memilih berkarir lintas jurusan. Keraguan inilah yang menjadi faktor penentu kamu mendapatkan pekerjaan. Mari simak terus ulasan berikut untuk mengetahui cara efektif dalam mencari kerja.

Cara Mencari Kerja Bagi Fresh Graduate

Setelah lulus kuliah, harapan setiap orang pasti ingin segera mendapatkan pekerjaan. Meskipun belum memiliki pengalaman, namun para fresh graduate tidak ingin menganggur terlalu lama. Jadi setelah lulus kuliah, fresh graduate tersebut akan segera mencari pekerjaan.

Perlu diketahui bahwa ada beberapa perusahaan yang memang membutuhkan seorang fresh graduate. Jadi meskipun belum memiliki pengalaman, lulusan baru tidak perlu berkecil hati. Berikut ini ada beberapa cara mencari kerja setelah lulus kuliah yang bisa diikuti para lulusan baru atau fresh graduate.

1. Mengenali Kemampuan dan Potensi Diri

Langkah awal yang perlu kamu lakukan sebelum melamar pekerjaan adalah mengenali kemampuan dan potensi diri sendiri. Kamu perlu mencari tahu bidang pekerjaan apa yang kamu sukai dan kuasai. Selanjutnya, coba tingkatkan kemampuan dengan mengikuti kelas profesional maupun belajar mandiri.

Kemampuan secara umum terbagi menjadi dua, yakni hard skill dan soft skill. Soft skill berkaitan erat dengan sikap, perilaku, dan cara berkomunikasi seseorang secara profesional. Sedangkan hard skill berkaitan dengan kemampuan teknis yang kamu miliki.

Misalnya, sebagai fresh graduate dari kampus IT terbaik, maka minimal kamu sudah menguasai hard skill HTML dan CSS. Kemampuan ini sendiri dibutuhkan untuk posisi Junior Web Developer di berbagai perusahaan. Jika belum, kamu bisa mengasah kemampuan ini dengan mengikuti kelas online seputar IT.

2. Manfaatkan Setiap Peluang

Cara mencari kerja yang pertama adalah dengan memanfaatkan setiap peluang yang ada. Maksudnya ketika ada informasi mengenai lowongan kerja yang sesuai dengan bidang jurusan, maka segera memasukkan lamaran.

Hal ini dikarenakan persaingan melamar kerja semakin banyak. Jadi para pelamar diharapkan memanfaatkan setiap peluang yang ada. Jangan hanya terfokuskan pada 1 perusahaan saja. Ambillah kesempatan melamar di perusahaan lain yang membuka lowongan dibidang yang sama.

3. Membuat Tampilan CV yang Menarik

Salah satu modal utama dalam mencari pekerjaan adalah membuat CV yang menarik dan informatif. Kamu bisa mulai mencari tahu cara menulis CV yang baik ketika masih berkuliah. Pasalnya, beberapa perusahaan memiliki preferensi tersendiri terkait CV yang akan diloloskan.

Ketika menulis CV sendiri dibutuhkan informasi mengenai pengalaman yang kamu miliki. Namun, pastikan pengalaman yang kamu tulis relevan dengan bidang pekerjaan yang akan dilamar. Misalnya, kamu adalah lulusan baru yang ingin bekerja di industri kreatif, maka kamu bisa mendesain CV agar lebih kreatif dan menarik.

Selain itu, saat ini juga sudah tersedia banyak website atau aplikasi yang bisa mempermudah kamu dalam membuat CV. Kamu hanya perlu memasukkan informasi seputar pengalaman, kemampuan, hingga latar belakang pendidikan ke dalam template yang tersedia.

4. Menggunakan Aplikasi Pencari Kerja

Setelah memiliki CV yang menarik, kamu bisa mulai mempertimbangkan untuk melamar pekerjaan yang tepat. Di era digital saat ini, ada banyak aplikasi pencarian kerja. Para fresh graduate bisa memanfaatkan aplikasi tersebut untuk mempermudah proses pencarian kerja.

Setelah mendatangi perusahaan secara langsung, kamu bisa melamar kerja secara online melalui aplikasi. Kamu bisa mengakses lowongan kerja online dan memilih bidang pekerjaan sesuai dengan keinginan.

Adapun contoh aplikasi pencarian kerja yang terpercaya adalah LinkedIn, Job Street, Kalibrr, dan Glints. Aplikasi ini bisa membantu untuk memberikan informasi lengkap terkait kriteria yang dibutuhkan perusahaan dan pekerjaan yang sesuai dengan pelamar.

Dalam hal ini, kamu hanya perlu membuat akun dan melengkapi informasi profil. Nantinya, kamu bisa mendapatkan informasi lowongan pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi.

5. Memanfaatkan Relasi

Networking adalah hal penting yang tidak boleh kamu sepelekan ketika mencari pekerjaan. Sebagai seorang fresh graduate, kamu perlu membangun networking dan relasi yang kuat untuk mendapatkan informasi lowongan kerja. Kamu bisa memulainya dengan berkomunikasi dengan teman kuliah, alumni, dan orang-orang terdekat.

Memiliki relasi yang sudah bekerja di perusahaan tertentu juga bisa membantu kamu mendapatkan informasi lowongan kerja. Kamu bisa memiliki peluang untuk mencari tahu mengenai perusahaan tersebut dengan lebih mendalam.

Tidak hanya itu, platform pencarian kerja seperti LinkedIn juga memberikan kamu peluang untuk mendapatkan relasi baru dengan sesama pencari kerja maupun HRD perusahaan. Kamu bisa membangun relasi dengan HRD dari berbagai perusahaan untuk mendapatkan kesempatan yang ditawarkan di platform tersebut.

6. Ikut Program Magang

Cara mendapatkan pekerjaan dengan cepat selanjutnya adalah mengikuti program magang. Pasalnya, kamu jadi punya pengalaman bekerja secara langsung di dunia kerja profesional.

Selain itu, kamu juga bisa meningkatkan soft skill dan hard skill yang kamu miliki. Biasanya rekruter akan cenderung memilih kandidat lulusan baru yang punya pengalaman magang sebelumnya dibanding kandidat yang sama sekali tidak punya pengalaman.

7. Mencari Lowongan Freelance

Selain fokus untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan impian, kamu bisa mencoba untuk melamar sebagai freelancer. Misalnya, kamu adalah lulusan di bidang IT, maka tidak ada salahnya mencoba menjadi seorang programmer freelance terlebih dahulu.

Ini bisa menjadi langkah awal bagi kamu untuk memperbanyak pengalaman melalui project freelance. Kemampuan kamu di bidang IT juga akan lebih terasah dan meningkat seiring waktu.

Dengan kata lain, kamu sedang mempersiapkan diri untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di masa depan. Pasalnya, fresh graduate pasti membutuhkan lebih banyak pengalaman untuk membangun portfolio agar lebih mudah mendapatkan pekerjaan impiannya.

8. Manfaatkan dan Gunakan Media Sosial dengan Bijaksana

Cara lain yang bisa kamu lakukan untuk mencari kerja adalah menjaga perilaku di media sosial. Selain melalui aplikasi pencarian kerja, kamu bisa mengakses informasi lowongan kerja melalui media sosial.

Salah satu contoh platform media sosial yang paling banyak digunakan adalah Instagram. Pasalnya, ada banyak akun yang secara khusus memberikan informasi lowongan kerja. Baik itu magang, part time, hingga volunteer.

Selain untuk mencari informasi lowongan kerja, platform media sosial juga menjadi pertimbangan bagi HRD di perusahaan tertentu dalam mencari kandidat karyawan baru. Karena itu, kamu tetap perlu menjaga perilaku ketika bermain media sosial.

Hal-hal yang Sebaiknya Dihindari saat Cari Kerja

Gunakan segala waktu dan tenagamu untuk mencari kerja yang sesuai dengan keahlianmu. Tapi, selama mencari kerja, hindarilah melakukan hal-hal ini jika tidak ingin kecewa atau berujung sia-sia.

1. Hindari Lowongan Kerja dari Calo

Tidak jarang, ada seorang calo yang menawarkan jasanya agar kamu bisa mendapatkan pekerjaan. Namun mereka mensyaratkan kamu untuk membayar sejumlah uang dan menahan ijazah sebelum kamu benar-benar diterima kerja.

Selain itu, biasanya lowongan dari calo ini menawarkan berbagai keuntungan yang tidak wajar bila kamu perhatikan baik-baik.

Jika kamu menemukan hal seperti ini, sebaiknya jangan langsung tergiur, karena rawan sekali penipuan. Pada akhirnya ini hanya akan merugikan kamu. Pekerjaan tidak dapat, uang melayang.

2. Mengandalkan Satu Sumber

Supaya kesempatan kamu untuk cepat dapat kerja terbuka lebar, sebaiknya jangan hanya berpatokan pada satu sumber saja. Manfaatkan sumber lainnya baik dari internet, pertemanan, koran, dan sebagainya.

‍3. Menghindari Jobdesc yang Susah

Ketika kamu menemukan lowongan pekerjaan dengan jobdesc yang sulit, jangan langsung mundur. Karena apa yang tertulis pada deskripsi belum tentu serumit kenyataannya di lapangan.

Jika takut atau hanya mau tugas dan tanggung jawab yang mudah, tentu kamu tidak kunjung dapat pekerjaan.

4. Tidak Mencari Tahu Perusahaan

Ini jadi salah satu kesalahan dalam mencari kerja yang sering dilakukan lulusan baru, tidak mencari tahu profil perusahaan yang dilamar.

Banyak pelamar yang asal ada lowongan kerja, apapun perusahaannya, ya dilamar saja. Jika sudah begitu, ketika dipanggil wawancara kerja, kamu tidak tahu perusahaan tersebut bergerak di bidang apa, apa bisnis inti yang dijalaninya.

Pada akhirnya, kamu tidak bisa menjawab pertanyaan seputar perusahaan dan lingkup kerja yang akan kamu lakukan, sehingga HRD tidak terkesan dan membuatmu gagal diterima bekerja.

Selain itu, jika tidak mencari tahu profil perusahaan bisa membahayakan diri kamu juga. Kamu malah terjebak lowongan kerja palsu atau perusahaan fiktif.

5. Menunggu yang Tidak Pasti

Setelah melamar di satu perusahaan, jangan langsung berpuas diri lalu diam saja sampai HRD mengabari. Itu sama saja kamu menunggu hal yang tidak pasti.

Manfaatkan waktumu untuk mencari dan menebar lamaran kerja di perusahaan lain. Bila ternyata kamu tidak mendapatkan kabar atau ditolak, kamu sudah punya lowongan cadangan di perusahaan lain.

Langkah-Langkah untuk Melamar Pekerjaan

Untuk melamar pekerjaan, bukan hanya sekedar membuat CV maupun saja. Namun terdapat langkah-langkah lain yang mesti diketahui oleh para pelamar. Langkah-langkah tersebut meliputi sebagai berikut:

1, Mempersiapkan CV.

Tahapan ini merupakan langkah paling awal yang perlu dipersiapkan oleh pelamar kerja. Penting bagi seorang fresh graduate untuk mempersiapkan CV sebaik dan semenarik mungkin. Meskipun belum memiliki pengalaman kerja, namun dengan CV yang menarik dapat membantu.

2, Lamaran diproses pihak HRD.

Ketika lamaran yang diajukan oleh pelamar kerja masuk ke bagian HRD, maka lamaran tersebut akan segera diproses. Biasanya proses tersebut membutuhkan waktu sekitar 2 minggu, bisa lebih atau kurang. Pada saat ini para pelamar dihimbau untuk bersiap apabila dipanggil untuk sesi interview.

3, Proses interview.

Setelah melewati proses review dari HRD, pelamar yang memenuhi syarat akan masuk ke tahap ini. Setiap perusahaan memiliki sesi wawancara yang berbeda-beda. Namun rata-rata, terdapat 3 sesi wawancara. 3 tahapan tersebut yakni wawancara dengan HRD, kemudian manager, hingga pemilik perusahaan.

4, Persiapan waktu mulai kerja.

Ketika calon karyawan sudah dinyatakan lolos tahap wawancara, maka selanjutnya adalah mempersiapkan waktu mulai kerja. Calon karyawan akan diberikan pertanyaan mengenai kapan kesiapan untuk bergabung dengan perusahaan.

5, Negosiasi gaji.

Tahapan selanjutnya adalah negosiasi gaji. Langkah melamar kerja yang satu ini sangat penting bagi calon karyawan. Nantinya disini rekruter akan memberikan penawaran terhadap besaran gaji yang diterima oleh calon karyawan.

6, Tanda tangan kontrak kerja.

Tahapan akhir dari melamar kerja adalah tanda tangan kontrak. Tanda tangan kontrak tersebut dilakukan oleh kedua belah pihak, pihak calon karyawan dan perusahaan. Setelah tanda tangan kontrak selesai, calon karyawan telah resmi menjadi karyawan baru di perusahaan tersebut.

Mencari pekerjaan memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, tapi tenang segala usaha kamu akan membuahkan hasil. Asal kamu niat dan terus berusaha mencari kerja, pasti ada jalan. (*)

Leave a Reply