Septian langsung bermain untuk Persedikab Kabupaten Kediri pada 2016. Nama Septian semakin bersinar saat bergabung ke Persik Kediri setahun setelahnya.
Septian Bagaskara dalam perjalanan kiprahnya di Persik Kediri telah memberikan kontribusi lewat gol-golnya.
Total gol yang telah diukir Septian di Persik yakni sebanyak 29 gol. Selain itu, Septian Bagaskara sempat turut menorehkan tinta emas bersama Persik Kediri.
Mantan Pelatih Timnas Sebut Septian Kuat Duel
Pemanggilan Septian Bagaskara termasuk menjadi kejutan mengingat ini kesempatan pertamanya membela timnas Indonesia senior.
Namun bagi mantan pelatih Timnas Indonesia Rahmad Darmawan, keputusan tersebut bukanlah hal mengejutkan.
Sebab, dirinya pernah bekerja sama dengan Septian Bagaskara di RANS Nusantara FC, sehingga melihat potensi besar dalam diri sang striker.
“Bagas menurut saya pemain yang mempunyai kemampuan dan cukup bisa diandalkan,” ujar pelatih yang biasa disapa RD itu sebagaimana dilansir dari Kompas.com.
“Terutama, dia punya struktur otot yang bagus menopang tinggi badannya dalam duel bola-bola atas dan juga kecepatan lari yang baik.”
Sebagai seorang striker, keunggulan fisik dan kecepatannya menjadi senjata utama. Namun, tantangan besar kini menantinya di level internasional di mana ia harus bersaing dengan pemain-pemain berpengalaman.
“Dia juga salah satu pemain yang bisa diandalkan dalam mencetak gol. Hanya memang perlu diasah lagi ketenangannya ketika mendapatkan peluang di depan gawang,” imbuhnya.
Performa apik Septian bersama Dewa United turut menjadi alasan pemanggilannya ke timnas Indonesia.
Hingga pekan ke-25 Liga 1 2024-2025, ia telah bermain sebanyak 25 kali dengan mencetak 7 gol dan 1 assist.
Melihat perkembangan permainannya, Rahmad Darmawan optimistis striker berusia 26 tahun itu bisa memberikan kontribusi lebih besar bagi timnas Indonesia.
“Tentu Bagas harus terus bisa menunjukkan diri sebagai pemain baru yang dipanggil Patrick Kluivert,” kata pelatih berlisensi AFC Pro itu.
“Saya rasa dia akan berkembang seiring dengan kemampuannya yang terus diasah bersama Dewa United sekarang.”
“Saya lihat kecenderungan permainannya semakin variatif, tidak hanya mengandalkan kecepatan dan tembakan, tetapi juga mulai mampu bermain kombinasi satu-dua dengan pemain tengah atau menjadi pemantul bola,” sambungnya.
Kini panggilan timnas Indonesia menjadi bukti bahwa kerja keras dan konsistensinya membuahkan hasil.
Dengan kesempatan yang diberikan oleh Patrick Kluivert, ia memiliki peluang emas untuk membuktikan diri di level tertinggi.
Sosok Septian Bagaskara
Berikut adalah profil singkat penyerang Dewa United Septian Bagaskara:












