
Cianjur, EDITOR.ID – Kecelakaan yang melibatkan motor gede (moge) Harley Davidson terjadi di jalur Jabar Selatan, tepatnya di wilayah Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur pada Sabtu, 17 Januari 2026.
Peristiwa ini bermula saat rombongan moge yang terdiri dari empat moge tengah melaju dari arah Sukabumi menuju Cianjur.
Setibanya di lokasi kejadian, salah satu peserta rombongan mencoba mendahului kendaraan di depannya, namun justru memicu kecelakaan.
Jalur Jabar Selatan Cianjur merupakan jalan favorit pemotor sebagai rute pemotor yang ingin menuju destinasi wisata Geopark Ciletuh.
Kondisi jalannya mulus dan banyak lintasan lurus, hal tersebutlah seringkali membuat pemotor terlena memacu motornya hingga tak terasa ngegas dengan kecepatan tinggi.
Mengingat kondisi jalan sedemikian ini sepengetahuan Kapolsek Agrabinta, AKP Nanda Riharja ketika dimintai konfirmasinya mengingatkan kepada para pengguna jalan terutama bagi pelancong yang baru pertama melintasi ini jika sudah memasuki kawasan pemukiman penduduk.
“Jalur Jalan Selatan memang jadi perlintasan rombongan yang touring yang ke Geopark Ciletuh. Diimbau untuk tetap hati-hati. Jangan karena jalannya mulus dan banyak jalur lurus, jadi memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi tanpa berhati-hati,” pungkasnya
Kemudian Nanda Riharja menjelaskan inside moge yang mengalami kecelakaan di jalur ini, bermula saat moge tersebut bersenggolan atau menyerempet seorang pengendara motor lokal. Akibat kejadian ini, moge tersebut terjungkal di lokasi kejadian.
Nanda Riharja, menyatakan bahwa insiden tersebut dipicu oleh upaya menyalip yang kurang perhitungan.
“Saat berusaha menyalip, moge tersebut menyerempet pemotor yang melaju searah dari Sukabumi menuju Cianjur,” ujar AKP Nanda Riharja, Sabtu (17/1/2026).
Nanda Riharja melanjutkan keterangan penyebab moge Harley Davidson Terjungkal karena pemotornya kurang perhitungan hingga moge berkapasitas mesin besar tak mampu lagi dia kendalikan, akibatnya moge nya terlempar ke semak-semak rerumputan dipinggir jalan.
Sementara motor lokal yang terserempet oleh moge ini ikutan terjatuh, pemotor nya mengalami sejumlah luka.
Nanda Riharja mengucapkan puji syukur dalam insiden ini tidak ada korban jiwa dan membawa kedua pemotor yang sama-sama mengalami luka ringan diarahkan langsung ke pihak rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
“Keduanya mengalami luka, untuk pemotor moge luka ringan dan yang warga lokal juga luka-luka tapi tidak sampai luka serius,” jelas Nanda.
Rombongan moge dengan pemotor lokal dimediasi, hasilnya pengendara moge yang tak ingin disebutkan namanya mengucapkan terimakasih kasih kepada pihak Kepolisian, dan berjanji menanggung seluruh biaya pengobatan serta kerugian materiil yang dialami oleh korban warga lokal setempat mediasi melalui jalan damai.
“Mereka (Rombongan moge) sepakat untuk menyelesaikan secara kekeluargaan. Segala kerugian ditanggung oleh pemilik moge,” TT terang Nanda mengakhiri penjelasannya. (*)












