News  

Harlah ke-25 Ponpes Al-Qur’aniyyah Tangsel Meriah, UAS hingga Sejumlah Dubes Hadir

EDITOR.ID-TANGERANG SELATAN– Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Qur’aniyyah di Kampung Ceger, Jurangmangu Timur, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-25 pada Minggu, 2 Agustus 2026.

Peringatan seperempat abad perjalanan Ponpes Al-Qur’aniyyah tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat, termasuk Wali Kota Tangerang Selatan Benjamin Davnie, Sekretaris Daerah Bambang Nurtjahjo, serta Camat Serpong Utara Makmun.

Sejumlah perwakilan diplomatik negara sahabat juga turut hadir dalam momentum tersebut. Kehadiran para duta besar menjadi salah satu perhatian dalam perayaan 25 tahun perjalanan lembaga pendidikan Islam yang didirikan dan diasuh Dr. Muhammad Sobron Zayyan, SQ., MA.

Namun, perhatian peserta semakin tertuju ketika Ustaz Abdul Somad (UAS) hadir dan memberikan tausiah dalam rangkaian acara harlah tersebut.

UAS Soroti Kepercayaan Orang Tua kepada Ponpes Al-Qur’aniyyah

Dalam kesempatan tersebut, UAS menyinggung alasan para orang tua memilih Ponpes Al-Qur’aniyyah sebagai tempat pendidikan bagi anak-anak mereka.

Menurut UAS, salah satu fondasi yang menjadi pertimbangan penting adalah pola pendidikan yang berlandaskan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).

Pertanyaan tersebut sekaligus menggambarkan kepercayaan masyarakat terhadap Ponpes Al-Qur’aniyyah yang selama 25 tahun terus mengembangkan pendidikan keagamaan sekaligus akademik bagi para santrinya.

Para lulusan pesantren tersebut diketahui telah melanjutkan pendidikan ke sejumlah perguruan tinggi negeri maupun berkiprah di berbagai bidang pekerjaan, termasuk di sejumlah lembaga negara.

Sobron: Santri Datang dari Berbagai Penjuru Nusantara

Pendiri sekaligus pengasuh Ponpes Al-Qur’aniyyah, Muhammad Sobron Zayyan, mengatakan perjalanan selama 25 tahun telah mempertemukan lembaganya dengan santri dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Sobron, hampir seluruh provinsi di Indonesia telah mengirimkan peserta didik untuk menempuh pendidikan di Ponpes Al-Qur’aniyyah. Namun, masih ada satu daerah yang hingga kini belum memiliki santri yang berasal dari sana.

“Selama ini peserta didik kami hampir dari seluruh Nusantara. Hanya satu yang belum sampai sekarang, yakni Provinsi Bali,” kata Sobron dalam kesempatan tersebut.

Ia berharap ke depan jangkauan pendidikan Ponpes Al-Qur’aniyyah semakin luas sehingga dapat memberikan kesempatan kepada lebih banyak generasi muda dari berbagai daerah.

Dubes Sudan, Qatar hingga Arab Saudi Beri Perhatian

Perayaan Harlah ke-25 juga mendapat perhatian dari sejumlah perwakilan negara sahabat.

Sobron menyebut perwakilan diplomatik dari beberapa negara, termasuk Sudan, Qatar, dan Arab Saudi, hadir dalam momentum tersebut.

Menurutnya, kehadiran para perwakilan negara tersebut menjadi respons positif terhadap perjalanan Ponpes Al-Qur’aniyyah selama seperempat abad.

Ia juga menyampaikan bahwa sejumlah duta besar dijadwalkan melakukan kunjungan untuk melihat secara langsung lingkungan dan aktivitas pendidikan di pesantren tersebut setelah rangkaian perayaan milad.

Kehadiran delegasi negara sahabat itu sekaligus membuka peluang semakin luasnya hubungan dan kerja sama di bidang pendidikan, keagamaan, serta pengembangan sumber daya manusia.

Harlah ke-25 Dihadiri Hampir Seribu Peserta

Rangkaian peringatan Harlah ke-25 Ponpes Al-Qur’aniyyah berlangsung hingga malam hari. Antusiasme masyarakat dan para peserta terlihat dari jumlah tamu yang disebut mencapai hampir seribu orang.

Padatnya peserta bahkan membuat aktivitas perayaan meluas hingga kawasan jalan di sekitar lokasi pesantren.

Bagi Ponpes Al-Qur’aniyyah, momentum 25 tahun bukan hanya menjadi perayaan perjalanan lembaga pendidikan, tetapi juga menjadi refleksi atas kontribusinya dalam mencetak generasi yang memiliki pemahaman keagamaan sekaligus mampu melanjutkan pendidikan dan berkiprah di tengah masyarakat.

Dengan dukungan masyarakat, alumni, tokoh agama, pemerintah daerah, serta jejaring internasional, Ponpes Al-Qur’aniyyah diharapkan dapat terus memperluas kiprahnya dalam pendidikan Islam di Indonesia.**

Leave a Reply