Saling Lempar Kursi Demi Berebut Kursi

Sejumlah kader PAN yang menyaksikan kejadian tersebut membantah para perusuh itu kader partainya. Mereka justru merasa keributan terjadi karena adanya penyusup. “Ini bukan kader. Orang lain ada yang menyusup,” celetuk salah seorang kader PAN.

Akibat insiden lempar kursi banyak kader menjadi korban. Ketua DPW PAN Sulawesi Barat, Asri Anas, mengatakan, sekitar 30 orang peserta korban kericuhan berasal dari kubu Mulfachri Harahap. Mereka mengalami luka. Serangan itu diduga dilakukan sekelompok orang ketika memasuki ruang sidang utama setelah skorsing dicabut.

Sebagai Koordinator Konsolidasi Lapangan Tim Pemenangan Mulfachri-Hanafi, Anas mengaku mengalami luka akibat kericuhan saling lempar kursi. Tentu kejadian ini bukan yang diimpikan. Anas justru sedang menekankan bahwa Kongres V PAN bisa berlangsung aman.

“Kami tidak pernah buat masalah tapi kami minta peserta semua disterilkan. Jangan ada yang masuk ruangan yang bukan voters, tapi yang terjadi sekarang yang masuk ruangan bukan voters,” ungkap Asri Anas.

Akibat kericuhan juga menyebabkan kerugian materi. Tercatat lima unit laptop dipakai untuk pendaftaran peserta justru dirampas ketika terjadi kericuhan. Kendala itu menjadikan proses pendaftaran peserta molor karena harus dilakukan secara manual. Tindakan ini mengganggu kelancaran rangkaian acara Kongres.

Insiden saling lempar kursi disesalkan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Tudingan langsung dilayangkan kepada Asri Anas. Dia menyebut tindakan pendukung Mulfachri dan Hanafi Rais menghambat proses registrasi peserta sehingga waktu menjadi molor.

“Ngamuk-ngamuk yang dipimpin saudara Asri Anas,” ucap Zulkifli dengan lugas.

Tuduhan itu juga termasuk tentang lima laptop hilang sehingga membuat panitia bekerja secara manual. “Jadi kerjanya Bagaimana? Manual. Siapa yang salah. Ya yang merebut itu. Jelas sekali itu,” dia menambahkan.

Zulkifli dalam Kongres V PAN akhirnya kembali terpilih sebagai ketua umum PAN. Ini merupakan periode kedua bagi dirinya. Sekaligus mengukir sejarah sebagai tokoh PAN pertama yang memimpin partai dua kali berturut-turut setelah berhasil mengalahkan Mulfachri dan Drajad Wibowo.

Berdasarkan perhitungan, Zulkifli Hasan memperoleh 331 suara. Sementara Mulfachri Harahab dengan 225 suara dan Drajad Wibowo 6 suara. Sementara yang tidak sah ada 3 suara.

Terkait kericuhan Kongres V PAN, Mulfachri Harahap ketika masih sebagai calon ketua umum, menuding bahwa sikap Steering Committee tidak tegas sejak awal acara. Kondisi ini menyebabkan para kader pemilik suara baku hantam hingga menyebabkan banyak korban terluka.

Leave a Reply