Rumah Bos Besar Migas Riza Chalid Digeledah Kejagung Soal Korupsi Pertamina

Anak Riza Chalid, Kerry, menjadi salah satu tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina (Persero), Sub Holding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Tahun 2018-2023.

Pengusaha Besar Migas Riza Chalid (Kiri) dan Anaknya Muhammad Kerry Andrianto Riza (Kanan) Jadi Tersangka Kasus Korupsi Minyak Mentah Foto Puspen Kejagung

Jakarta, EDITOR.ID,- Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah rumah pengusaha besar minyak dan gas (Migas) Mohammad Riza Chalid. Penggeledahan ini ada kaitannya dengan kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina (Persero) yang menjerat anaknya, Muhammad Kerry Andrianto Riza (MKAR).

Riza Chalid selama ini dikenal sebagai pengusaha besar migas yang memiliki relasi kuat dengan Pertamina dan sejumlah politisi.

Sebelumnya, pada Senin (24/2/2025) malam lalu, Kejagung mengumumkan anak dari Riza Chalid, Muhammad Kerry Andrianto Riza (MKAR) menjadi salah satu dari 7 tersangka dalam kasus tersebut.

“Penggeledahan sedang dilakukan hari ini. Penyidik sekarang sedang melakukan upaya penggeledahan dan masih berlangsung. Dimulai sejak pukul 12.00,” kata Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar di kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa (25/2/2025).

“Penggeledahan pertama di Plaza Asia lantai 20, kedua di jalan Jenggala di Kebayoran Baru [Jakarta Selatan],” imbuhnya.

Hal itu pun dikonfirmasi Dirdik Jampidsus Kejagung Abdul Qohar.

“Benar hari ini kami sedang melakukan upaya penggeledahan di rumah Riza Chalid,” kata Qohar di lokasi yang sama.

Anak Riza Chalid Jadi Tersangka Minyak Mentah dan Kilang Pertamina

Anak Riza Chalid, Kerry, menjadi salah satu tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina (Persero), Sub Holding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Tahun 2018-2023.

Berdasarkan hasil penyelidikan Kejagung, Kerry Andrianto adalah Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa. Dia juga menjadi broker pemenang tender pengadaan impor minyak mentah.

Bersama dua tersangka lain dari pihak swasta, MKAR diduga menyepakati harga tinggi dengan sebelum tender dilaksanakan.

Terbongkar Korupsi Migas, Anak Riza Chalid Ditahan

Kerry Andrianto sudah ditahan tim penyidik JAM PIDSUS Kejaksaan Agung di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba.

“Berdasarkan alat bukti permulaan yang cukup, Tim Penyidik menetapkan 7 (tujuh) orang Tersangka yakni, MKAR selaku Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa,” ujar Qohar di kantor Kejagung.

Enam tersangka lain dalam kasus itu adalah Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan; Direktur Utama PT Pertamina International Shipping Yoki Firnandi; Direktur Optimalisasi dan Produk Pertamina Kilang Internasional Sani Dinar Saifuddin.

Kemudian Vice President Feedstock Manajemen pada PT Kilang Pertamina Internasional Agus Purwono; Komisaris PT Jenggala Maritim dan Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak Gading Ramadhan; dan Dimas Werhaspati selaku Komisaris PT Navigator Khatulistiwa sekaligus Komisaris PT Jenggala Maritim Nusantara.

Leave a Reply