Ratusan Jemaah Haji Tetap Berangkat ke Makkah Meski Perang Iran Makin Panas

Gus Irfan memastikan bahwa seluruh jemaah Indonesia mendapatkan perlindungan, pelayanan, dan keamanan terbaik selama menjalankan ibadah.

Wakil Ketua DPR Sufmi Ahmad Dasco melepas jemaah Haji Kloter Pertama di Bandara Soetta Cengkareng Banten Foto: Instagram @Sufmiahmaddasco

Jakarta, EDITOR.ID,- Pemerintah tetap memberangkatkan ratusan jemaah untuk menunaikan ibadah haji di Mekkah ditengah konflik di Timur Tengah yang masih memanas akibat perang Iran vs Israel dan AS. Sebanyak 391 jemaah calon haji dari kloter pertama Embarkasi Banten resmi diberangkatkan melalui dari embarkasi Banten di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menuju Tanah Suci, Rabu, 22 April 2026.

Menteri Haji dan Umroh, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) tidak menutup mata bahwa perjalanan tersebut berlangsung di tengah dinamika global. Termasuk meningkatknya konflik di Timur Tengah.

Ia juga tak menampik, situasi tersebut menghadirkan kekhawatiran. Baik bagi pemerintah maupun bagi keluarga yang melepas.

“Izinkan saya menyampaikan dengan penuh ketulusan, negara hadir bersama Ibu Bapak sekalian,” ujar Gus Irfan, Rabu 22 April 2026.

Untuk mendukung kelancaran ibadah para jemaah di Tanah Suci pemerintah terus berkoordinasi secara intensif dengan otoritas terkait.

Gus Irfan memastikan bahwa seluruh jemaah Indonesia mendapatkan perlindungan, pelayanan, dan keamanan terbaik selama menjalankan ibadah.

“Itu adalah permintaan dari Presiden yang menekankan keamanan dan keselamatan jemaah menjadi prioritas utama,” tegasnya.

“Kami ingin Bapak dan Ibu berangkat dengan tenang, fokus beribadah, serahkan hal-hal di luar itu pada kami untuk mengikhtiarkannya sebaik-baik mungkin,” sambungnya.

Menteri Haji juga mengingatkan bahwa ibadah haji tidak hanya menyangkut hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga mencerminkan hubungan antar sesama, yang menuntut kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian.

Diketahui, sebanyak 391 jemaah haji dari kloter pertama embarkasi Cipondoh resmi diberangkatkan. Seluruh jemaah dinyatakan siap, baik secara fisik maupun mental.

“Semoga seluruh jemaah haji bisa diberikan kelancaran, kesehatan, dan keselamatan. Semoga seluruh rangkaian ibadah dapat diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dan semoga Bapak Ibu sekalian bisa kembali ke tanah air dengan sehat,” tukasnya.

Pemberangkatan ini menandai dimulainya operasional Angkutan Haji 2026, dengan total 221.000 jemaah yang akan diberangkatkan secara bertahap melalui 525 kloter dari 14 embarkasi di seluruh Indonesia hingga Mei 2026.

Dasco Pastikan Layanan Haji Lebih Baik

Sementara itu Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa negara hadir untuk memastikan seluruh proses ibadah haji berjalan dengan baik, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan jemaah ke tanah air.

Tak hanya itu, Dasco turut memberikan apresiasi kepada Kementerian Haji dan Umrah karena telah berhasil menyelenggarakan ibadah haji perdana dengan lancar di tengah dinamika geopolitik global.

“Kami lihat bahwa penyelenggaraan dari Kementerian Haji yang pertama kali dilakukan oleh Kementerian Haji yang baru-baru terjadi. Tadi sudah disampaikan bahwa proses-proses yang ada sekarang lebih baik,” ungkap Dasco di Tangerang, Rabu, 22 April 2026.

Ia menilai, seluruh pemangku kepentingan terkait haji, terutama pemerintah telah bekerja sebaik-baiknya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan atau merugikan calon jamaah haji di tanah air.

Hal itu terlihat dari sejumlah penambahan layanan haji seperti penambahan embarkasi, penguatan penggunaan layanan fast track, peningkatan kualitas katering dengan efisiensi biaya, pembagian kartu nusuk sejak di Indonesia agar rombongan keluarga tidak terpisah.

Menurut Dasco, langkah tersebut sangat penting dilakukan sebagai upaya memaksimalkan dalam mendukung seluruh perjalanan jamaah calon haji di tanah air yang akan berangkat ke tanah suci tahun ini.

“Tadi sudah hampir 60 persen jemaah haji misalnya kemudian tidak harus melalui pemerintah di sana (Arab Saudi),” tuturnya.

Selain itu, di sisi teknis seperti penerbitan visa petugas haji maupun pendistribusian kartu nusuk sudah berjalan optimal yang kemudian ini mempengaruhi terhadap kelancaran penyelenggaraan haji menjadi lebih baik bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Dan juga visa sudah keseluruhannya sampai dengan beberapa hari lalu sudah selesai dan saya pikir penyelenggaraan kali ini adalah penyelenggaraan yang lebih baik dari pada tahun sebelumnya,” kata dia.

Sementara itu, Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menambahkan bahwa momentum ini bukan hanya sekadar agenda administratif. Melainkan peristiwa penuh makna yang sarat haru, syukur hingga harapan. ***

Leave a Reply