Pria Terjaring Pesta Gay Dijemput Istri dan Keluarga, Kebanyakan Sudah Menikah Betapa Malunya

Dan yang bikin kaget adalah pada umumnya pria yang ikut pesta gay ternyata sudah menikah atau memiliki istri. Maka , mau tak mau istri masing-masing yang harus menjemput dengan dilakukan pendataan detil oleh pihak kepolisian.

Gerebek Pesta Gay di Hotel Jakarta Selatan, Polisi Terkejut Temui Obat Anti HIV

Barang bukti diantaranya berupa alat kontrasepsi hingga obat anti HIV diamankan di lokasi.

“Saat diamankan ditemukan ada 56 orang, semuanya laki-laki. Ada barang bukti pemesanan hotel, kemudian alat kontrasepsi kondom, kemudian ada obat anti HIV dan juga ada sabun mandi,” ujarnya.

Tiga Orang Tersangka

Dari 56 orang yang diamankan, tiga di antaranya ditetapkan tersangka yakni RH alias R, RE alias E, dan BP alias D.

Kombes Ade Ary Syam Indradi menyampaikan peran dari masing-masing tersangka tersebut. “Saudara RH dan RE ini membiayai penyewaan kamar hotel, kemudian saudara BP adalah yang merekrut peserta,” katanya.

Menurutnya, BP menghubungi satu persatu untuk diajak ikut dalam pesta seks gay. Sebanyak 20 peserta awal yang diundang kemudian mereka juga diminta mengajak rekan-rekan lainnya yang berkeinginan gabung.

“Sejauh ini fakta yang ditemukan oleh tim penyidik bahwa untuk mengikuti peserta pesta gay tidak dipungut biaya oleh penyelenggara berjumlah tiga orang,” sambungnya.

Saat peserta sudah berkumpul di kamar hotel nomor 2617 kemudian tersangka D menutup pintu kamar. Kemudian, Ade menyebut para peserta memulai event dengan membuka pakaian hingga celana.

Kepolisian Dapati Tanda Khusus dalam Pesta Seks Gay

Pemeriksaan secara intensif tengah dilakukan penyidik Polda Metro Jaya dalam mengungkap seutuhnya kasus pesta seks gay yang meresahkan masyarakat tersebut.

Ade Ary menyebut jika para peserta tak dipungut baiaya apapun dalam mengikuti pesta seks sesama jenis itu.

“Fakta yang ditemukan oleh tim penyidik bahwa untuk mengikuti peserta atau event ini, itu tidak dipungut biaya oleh para penyelenggara tiga tersangka ini. Hanya didasarkan pada kepuasan dan kesenangan yang ingin mereka dapatkan,” ungkapnya.

Para peserta diminta untuk menggunakan label identitas berupa stiker.

”Yang menjadi pemeran laki-laki tidak menggunakan stiker dan yang memerankan sebagai perempuan maka menggunakan label stiker pada bahu,” tambah Ade.

Situasi pada saat pesta berlangsung dalam kondisi lampu kamar dimatikan sehingga ada efek stiker glow in the dark yang menyala di tubuh peserta.

Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman terkaiti kasus pesta seks yang terjadi ini.

“Masih terus didalami, kegiatannya sudah dilakukan berapa lama, dimana saja, berapa kali dan seterusnya,” pungkas Ade.

Tentu saja kasus ini jadi pelajaran bagi kita semua . Bahwa penyimpangan yang dilakukan akan berdampak snagat buruk bagi diri dan orang lain . (*)

Leave a Reply