Jakarta, EDITOR.ID,- Disaat warga menikmati hari libur Minggu, Presiden Prabowo Subianto tanpa kenal lelah justru mendadak menggelar rapat penting dengan sejumlah menteri Kabinet di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (14/6/2026). Prabowo memanggil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto. Ada apa gerangan.
Tak hanya Menteri Pendidikan Tinggi, Prabowo juga memanggil Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya.
Tak hanya ketiga menteri, Prabowo juga mengundang Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus bos Danantara, Rosan Roslani dan Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Askaria.
Berdasarkan keterangan Sekretariat Kabinet, dalam pertemuan tersebut, Prabowo menerima laporan dari Rosan terkait hasil kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat dan sejumlah negara di Eropa, dan Asia.
“Dalam pertemuan tersebut, Presiden menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BPI Danantara terkait hasil kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat dan sejumlah negara di Eropa, dan Asia,” tulis akun IG @sekretariat.kabinet seperti dilihat, Minggu (14/6/2026).
“Laporan tersebut menunjukkan fakta dan data valid meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia, yang tercermin dari tingginya minat dan masuknya investasi ke berbagai sektor strategis nasional,” imbuhnya.
Teddy membeberkan, Presiden juga memerintahkan Rosan Roeslani agar data positif tersebut disampaikan kepada publik secara terbuka.
Prabowo meminta data itu diumumkan besok di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (15/6/2026) besok siang.
“Sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan informasi yang utuh dan berbasis fakta kepada masyarakat,” imbuh Teddy. ***












