Prabowo Bakal Jadi Jenderal Bintang Empat

Awalnya Presiden Jokowi sebenarnya menawari dua jabatan satu menteri dan satu lagi setingkat menteri, yakni Menteri Pertanian dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Sementara Prabowo Subianto akan diberi jabatan oleh Presiden Jokowi sebagai Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Namun Gerindra, merasa tak tertarik dengan tawaran dari lawan tandingnya di Pilpres 2019 itu. Apalagi posisi Wantimpres, disebut bukan posisi yang strategis untuk Prabowo. Wantimpres itu tugasnya hanya menasihati presiden. Belum tentu juga nasihatnya diterima oleh presiden.

Gerindra lebih tertarik posisi Menteri Pertahanan dalam kabinet. Bukan tanpa alasan, Prabowo selama ini juga memiliki perhatian besar pada bidang pertahanan. Dalam beberapa debat Capres misalnya, Prabowo menyoroti soal pertahanan. Mulai dari persediaan amunisi, hingga lemahnya pertahanan nasional.

Ada satu harapan lagi. Sumber ini menyebutkan, pengangkatan Prabowo sebagai menteri pertahanan juga diikuti gelar jenderal kehormatan untuk mantan Pangkostrad itu. Dengan demikian bukan lagi Letnan Jenderal Purnawirawan, tapi Jenderal Kehormatan. Dengan empat bintang.

Soal jenderal kehormatan ini bukan hal baru, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga mendapat jenderal bintang empat kehormatan saat menjadi menteri.

Tahun 2004, saat era Megawati Soekarnoputri, pemerintah memberikan gelar jenderal bintang empat kehormatan pada Menkopolkam Hari Sabarno dan Kepala BIN AM Hendropriyono.

Di era Gus Dur, Agum Gumelar pun mendapat gelar jenderal kehormatan. Dulu ada kebiasaan memberikan gelar jenderal penuh bagi para purnawirawan yang diangkat menjadi menteri. Hal ini tak dilakukan lagi di era SBY.

“Dari sinilah Pak Prabowo rela hanya mendapat jatah dua posisi namun ia harus dapat posisi Menteri Pertahanan, dan akhirnya permintaannya tersebut dikabulkan,” kata Asri Hadi.

Apalagi jabatan Menteri Pertahanan (Menhan) yang diinginkan Prabowo Subianto, merupakan sebuah jabatan yang cukup strategis. Dari satu kementerian ini sudah bisa mengakomodir berbagai personal.

Ketua Umum Partai Gerindra ini mengaku ia diminta untuk mengurus bidang pertahanan oleh Jokowi. “Saya diizinkan menyampaikan, saya diminta membantu beliau di bidang pertahanan,” kata Prabowo usai bertemu dengan Jokowi di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10/2019).

Bidang pertahanan mendapat perhatian lebih pemerintahan Jokowi. Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2020, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mendapat alokasi sebesar Rp127,4 triliun.

Leave a Reply