
Sebuah pipa gas milik dan dioperasikan oleh PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) di jalur Grissik Duri (GD) KP222, Dusun Nibul, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, meledak pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 16.35 WIB.
Setelah ledakan api raksasa membumbung tinggi setinggi kurang lebih 15 meter memicu kepanikan warga di sekitar lokasi.
Dilaporkan empat rumah warga dan lima sepeda motor hangus terbakar. Dua sopir truk dilaporkan terluka, dan warga di sekitar lokasi terpaksa mengungsi. Dan TGI telah mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
TGI gercep mengambil langkah penanganan darurat dengan menghentikan suplai gas ke pipa yang terdampak untuk mendukung proses pemadaman api, yang berhasil dikendalikan setelah sekitar 14 jam.
Pihak PT TGI telah mematikan kompresor dan menutup section valve terdekat untuk menghentikan aliran gas di jalur pipa Grissik-Duri (GD) KP222. Aparat kepolisian juga menetapkan zona steril dalam radius 500 meter hingga 1 kilometer dari titik api.Â
PT TGI juga telah menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan berkomitmen untuk memastikan keselamatan lingkungan sekitar.
Insiden ini melumpuhkan total akses Jalan Lintas Timur (Jalintim) penghubung Riau dan Jambi. Pengguna jalan saat ini tidak bisa melintas dan diwajibkan menggunakan jalur alternatif yang tersedia.
Petugas kepolisian dan pihak terkait telah mengamankan lokasi dan menutup jalan demi keselamatan pengendara.
Akses jalan utama ditutup sementara, menyebabkan antrean kendaraan mengular hingga sekitar 10 kilometer, yaitu Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera di Desa Batu Ampar, Indragiri Hilir (Inhil), Riau, ditutup total akibat ledakan pipa gas pada Jumat sore (2/1/2026).
Saat ini, tim lapangan dan pihak terkait, termasuk pengamanan Objek Vital Polda Riau, masih terus melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kebocoran dan ledakan pipa. (*)












