Jakarta, EDITOR.ID,- Nama Ahmad Husein Hafid kembali jadi sorotan publik. Sebab, mantan aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) diduga juga turut menerima gratifikasi dari hasil korupsi pemerasan yang dilakukan Bupati Pati, Sudewo. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun membuka peluang untuk memanggil dan memeriksa Ahmad Husein.
Husein Masuk Angin Usai Bertemu Bupati Pati Sudewo
Ahmad Husein adalah pelopor perlawanan warga Pati yang menolak rencana kenaikan pajak tanah dan bangunan sebesar 250 persen oleh Sudewo kala itu. Namun ditengah jalan ia “masuk angin”. Diduga Husein ikut menerima uang hasil pemerasan dari Pak Bupati. Tercium usai bertemu Bupati, ia membatalkan rencana demo besar-besaran.
Ceritanya begini. Awalnya Ahmad Husein berteriak keras mengkritik Bupati Pati, Sudewo yang ia anggap dzolim menaikkan Pajak Bumi Bangunan (PBB) 250 persen ditengah rakyat susah. Husein pun berapi-api menggalang massa untuk menggelar aksi demo melengserkan Bupati Sudewo.
Husein Pimpin Ratusan Massa Demo Lengserkan Bupati Sudewo
Husein memimpin ratusan massa mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menduduki alun-alun dan halaman Kantor Bupati Pati. Mereka meneriakan tuntutan agar Bupati Sudewo mundur dari jabatannya.
Namun ditengah memperjuangkan rakyat Pati, Ahmad Husein tiba-tiba “masuk angin”. Dalam waktu singkat berbalik arah mendukung Bupati Pati Sudewo, yang awalnya menjadi garda terdepan untuk melengserkan Sudewo dari jabatan Bupati Pati.
Husein Berubah Arah Batalkan Aksi Demo Besar-Besaran Jilid II
Husein berubah arah usai bertemu langsung dengan Bupati Pati, Sudewo, pada Selasa 19 Agustus 2025. Pertemuan itu berlangsung di kediaman seorang pengusaha di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati.
Usai pertemuan dengan Bupati Sudewo, Husein membatalkan rencana demonstrasi Pati jilid II pada Senin, 25 Agustus 2025. Dirinya mengaku sudah berdamai dengan Bupati Pati Sudewo dan tidak lagi menuntut Sudewo lengser.
Melihat perubahan sikap itu, membuat warga Pati marah. Pasalnya, sejak berubah arah dalam bersikap. Ahmad mendapati sejumlah fasilitas mewah.
Namun Husein beralasan aksi demo sudah ditunggangi oleh kepentingan politik. Makanya ia membatalkan aksi demo tersebut.
Dituduh Terima Suap dari Sudewo, Husein Tak Masalah
Saat ditanya putusan pembatalan ini kemungkinan bisa menimbulkan tuduhan bahwa dirinya menerima uang atau suap dari Sudewo, Husein tak mempermasalahkannya.
Kini nama Ahmad Husein muncul lagi usai KPK menetapkan Bupati Pati, Sudewo, sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan pengisian perangkat desa di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa pemeriksaan akan dilakukan bila perkara Sudewo Cs selesai penyidikan.
“Siapa saja yang namanya disebutkan yang berkaitan dengan perkara ini, kita fokus pada pokok perkara ini, ” katanya di Gedung KPK Jakarta, dikutip Minggu, 25 Januari 2026.
Sebelumnya, Husein berencana menggelar aksi demo besar pada 25 Agustus 2025 dengan target massa hingga 50.000 orang. Namun rencana itu kini dibatalkan.
“Mohon maaf kepada masyarakat. Demo tanggal 25 dibatalkan,” jelas Husein. Ia juga siap menerima cibiran dan tuduhan negatif, termasuk dugaan suap.
“Biarin saja, besok juga ketahuan kok saya disuap atau tidak. Wong omahku yo elek kok (Rumahku, ya jelek, kok),” tegas Husein. ****










