EDITOR.ID, Bandung – Asosiasi Pengusaha Klining Service Indonesia menggelar musyawarah provinsi Jawa Barat.
Dalam musyawarah ini, Ketua Dewan Pengurus Nasional APKLINDO Pusat, H. M Siddiq S P mengatakan bahwa saat ini APKLINDO bersinergi dengan pemerintah.
“Kegiatan ini yang pertama dan dilkasanakan di kota bandung, pada 2021 apindo jabar bisa lebih maju dengan menggunakan e katalog lokal, untuk memberikan peluang bisnis besar bagi para pengusaha jabar agar bisa berkembang seperti di daerah lain,” jelasnya, Kamis (10/12) di hotel Shadow Bandung.
Ditambahkannya, bahwa jelas selama pandemi berpengaruh pada sektor cleaning sangat dirasakan, karena cleaning kan pelayanan publik.
“Dimana usaha yang bersifat publik di tutup pasti berpengaruh bagi para pekerja, bahkan menambah pengangguran baru karena cleaning kan ada di mana mana, jadi kita terdampak,” paparnya.
Terpisah Dewan Pengurus APKLINDO Jabar, Cecilia Fransisca mengatakan bahwa memang dengan adanya pandemi ada pelanggan dari kami tidak bisa beroperasional untuk sementara.
“Sangat terdampak, tapi jasa cleaning ini tidak mati total namun ada pengurangan men power saja,” paparnya.
Diakuinya, dengan dukungan pemda? adanya e katalog kami diberi kesempatan mengikuti tender cleaning service di pemerintahan.
“E katalog Pemerintah sangat-sangat terbantu karena kan tidak seperti swasta kalo pemerintah anggarannya memang terus ada,” jelasnya.
Untuk saat ini perusahaan Klining service sampai 400 peruaahaan yang tercatat.
“Saat ini anggota sekitar 120an, satu perusahaan sekitar 500 main power pasti mereka punya,” jelasnya.
Dalam masa Pandemi Covid-19 ini, kami menerapkan standar kerja era new normal.
” Kita sebenarnya sudah menjalani K3 yang sekarang lebih di perhatikan lagi, seperti pemberian foging, chemical juga bukan hanya untuk membersihkan tapi bisa sanitasi dan disinfeksi prusahan yg klining di apklindo sudah ada traningnya,” jelasnya.
Pekerjaan cleaning service, menjadi pekerjaan paling depan dalam pencegahan penyebaran Covid-19.
“Untuk saat ini, kami menerapkan prosedur kerja yang sangat selektif dalam pencegahan penyebaran Covid-19, sebenarnya kami sudah lakukan setiap hari, namun saat Pandemi ini kami tingkatkan kembali dalam membersihkan area publik,” pungkasnya.












