Pacar Kompol Yogi Lihat Brigadir Nurhadi Ciumi Melanie Putri, Cewek yang Dibawa Ipda Haris, Setelah itu

Rayuan Brigadir Nurhadi Berujung Maut, Misri Ungkap Lihat Korban Menciumi Melanie Putri, Perempuan yang Dibawa Ipda Haris

Potret Misri Puspita Sari, perempuan yang terseret dalam kasus kematian Brigadir Nurhadi. (Treads Misripuspita11_/Lombok Post)

Jakarta, EDITOR.ID,- Kasus pembunuhan terhadap Brigadir Nurhadi mencuri perhatian publik. Pasalnya anggota Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) itu ditemukan tewas di kolam renang sebuah villa privat di Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dan polisi telah menetapkan kedua atasan korban sebagai tersangka atau pelakunya. Keduanya yakni Kompol I Made Yogi Purusa Utama dan Ipda Haris Chandra.

Kabar terbaru, polisi mengungkap penyebab korban dibunuh. Pembunuhan ini diawali dari rayuan korban Melanie Putri, cewek yang dibawa Ipda Haris Chandra. Sebelum korban tewas di kolam renang, saksi bahkan sempat melihat Brigadir Nurhadi menciumi Melanie. Setelah itu korban tewas.

Dugaan pembunuhan Brigadir Nurhadi ini melibatkan Kompol I Made Yogi Purusa Utama dan Ipda Haris Chandra. Keduanya kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan dipecat dari Dinas Kepolisian. Namun keduanya belum ditahan.

Melanie Putri adalah perempuan yang dibawa oleh Ipda Haris untuk ikut dalam liburan singkat di Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam pemberitaan Lombok Post yang dikutip pada Jumat (11/7/2025) Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB Kombes Syarif Hidayat menyampaikan saksi Misri Puspita Sari membenarkan dirinya melihat Brigadir Nurhadi merayu Melanie. Misri Puspita Sari adalah teman perempuan Kompol Yogi yang berada di lokasi kejadian.

“Ada peristiwa almarhum mencoba untuk merayu dan mendekati rekan wanita salah satu tersangka, itu ceritanya. Diduga merayu dan itu dibenarkan oleh saksi yang ada di TKP,” ungkap Syarif.

Yan Mangandar Putra selaku pengacara Misri pun membenarkan hal itu. Menurut Yan, kliennya sempat melihat Brigadir Nurhadi mencium Melanie. Meski peristiwa itu terjadi di tengah kondisi kurang kesadaran akibat narkoba dan obat terlarang, Misri sempat mengingatkan Nurhadi. Bahwa Melanie dibawa oleh Haris.

”Saat semua mengalami kondisi kurang sadar, Misri sempat melihat Nurhadi mendekati sampai menciumi Melanie Putri di atas kolam. Misri menegur Nurhadi dengan mengatakan jangan begitu, itu cewek abangmu,” terang Yan.

Tidak lama setelah itu, Haris dan Melanie kembali ke kamar mereka di hotel sebelah. Sementara Yogi masuk kamar di villa. Misri memilih duduk di sekitar kolam. Nurhadi melanjutkan berendam. Misri sempat membuat rekaman video saat Nurhadi masih berendam. Setelah itu dia masuk kamar mandi.

Beres dari kamar mandi, lanjut Ya, Misri melihat Nurhadi sudah tergeletak di dasar kolam renang. Dia lantas memanggil Yogi. Yogi pun berusaha menyelamatkan Nurhadi.

Hijrat Prayitno, selaku pengacara Kompol Yogi, membantah bahwa kliennya membunuh Brigadir Nurhadi. Menurut Hijrat, Yogi yang pertama kali mengangkat korban dari dasar kolam dan memberikan bantuan.

”Justru Kompol Yogi yang mengangkat korban dari dasar kolam, memberikan bantuan CPR,” imbuhnya.

Dia mengklaim tindakan Yogi membuat Nurhadi masih hidup saat itu. Namun saturasinya rendah sehingga harus dibawa ke klinik. Di klinik itulah Nurhadi dinyatakan sudah meninggal dunia. (tim)

Leave a Reply