Ngaku Sudah Dihubungi Letkol Teddy, Mahfud Md Nyatakan Siap Jika Diminta Prabowo Masuk Tim Reformasi Polri

Teddy, lanjut Mahfud, menawari dirinya untuk membantu Presiden Prabowo Subianto masuk dalam tim reformasi Polri. Dari semua hal itu, Mahfud menyetujui dan menyatakan siap untuk membantu dalam tim reformasi Polri.

Mahfud MD

Jakarta, EDITOR.ID,- Rival Prabowo Subianto di Pilpres 2024 yang juga mantan Menko Polhukam Mahfud Md menegaskan siap untuk duduk sebagai Tim Reformasi Polri jika diminta Presiden. Mahfud mengaku dirinya sudah dihubungi dan ditemui Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya. Keduanya sempat berdiskusi panjang soal rencana Prabowo untuk melakukan reformasi di berbagai bidang mulai reformasi politik, hingga reformasi Polri.

“Dari diskusi yang panjang itu, saya hanya menyampaikan konfirmasi satu hal, bahwa saya menyetujui seluruh rencana Pak Prabowo untuk reformasi, dan saya bisa ikut membantu dalam tim reformasi Polri saja,” ujar Mahfud dalam YouTube Mahfud MD Official seperti dilihat Selasa (23/9/2025).

Pada pertemuan tersebut, Mahfud mengatakan bahwa Teddy awalnya menyampaikan salam dari Presiden Prabowo.

“Dia bicara begini, ‘Prof, Pak Presiden kirim salam’. Iya, Presiden sehat kan, tolong dijaga itu menjadi nyawanya republik sekarang saya bilang, tolong jaga kesehatan beliau, jangan terlalu lelah juga, gitu saya bilang,” kata Mahfud Md.

Lebih lanjut Mahfud mengungkapkan jika Teddy juga menanyakan kesediaannya membantu Prabowo terkait sejumlah hal diantaranya soal UU Pemilu, UU Kepartaian dan Reformasi Polri.

“‘Presiden mau meminta bantuan, mau ndak Prof Mahfud membantu Presiden, karena Presiden akan mengadakan reformasi kepolisian dan sebagainya’,” papar Mahfud.

Kemudian Teddy, lanjut Mahfud, menawari dirinya untuk membantu Presiden Prabowo Subianto masuk dalam tim reformasi Polri. Dari semua hal itu, Mahfud menyetujui dan menyatakan siap untuk membantu dalam tim reformasi Polri.

“Lalu saya anu, iya saya tahu Pak Prabowo itu sekarang sudah punya tugas menyiapkan reformasi politik. UU Pemilu, ya kan harus diubah semua tuh karena sudah tidak ada threshold dan sebagainya. Mulai UU Pemilu, masalah susunan DPR, MPR, UU kepartaian, banyak. Saya bisa bantu itu tadi di reformasi Polri,” ungkap Mahfud.

Mahfud membeberkan, saat Teddy datang menemuinya, ada sejumlah hal yang dijabarkan kepada dirinya. Mulai persoalan politik, ekonomi, hingga Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.

“Dari sekian banyak (hal yang disampaikan), itu kan ada politik, ekonomi, RUU Perampasan Aset, Pilkada, dan macam-macam, masih banyak,” ujarnya.

Prabowo Akan Bentuk Tim Reformasi Kepolisian

Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto disebut akan membentuk Tim Reformasi Kepolisian. Beredar nama Mahfud Md menjadi Ketua Tim Reformasi Kepolisian. Istana buka suara.

Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan belum ada penunjukan ketua tim. Pihaknya kini masih menyusun anggota tim tersebut.

“Belum, belum ditunjuk ketuanya, baru disusun anggotanya-anggotanya,” kata Pras kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9/2025).

Pras tidak membeberkan latar belakang anggota-anggota Tim Reformasi Kepolisian yang sedang disusun itu. Proses penyusunan sedang berlangsung.

“Sedang disusun, sedang disusun. Banyak, banyak (latar belakangnya),” ujarnya.

Pras berharap proses penyusunan segera selesai. Ia menargetkan Tim Reformasi Kepolisian diumumkan pekan ini.

“Minta doanya. Tunggu, insyaallah dalam minggu ini,” ujarnya. (*)

Leave a Reply