Jakarta, EDITOR.ID,- Partai Nasdem resmi mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) yang akan diusung pada Pilpres 2024. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.
Paloh turut mengungkapkan alasannya memilih Anies sebagai capres 2024. “Kenapa Anies Baswedan? Jawabannya: Why not the best?” ujar Surya Paloh saat mengumumkan nama Anies Baswedan.
“Pilihan capres Nasdem adalah yang terbaik daripada yang terbaik. Inilah akhir Nasdem memberikan seorang sosok Anies Baswedan,” ujar Paloh di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022).
Pengamat Indonesian Public Watch Integrity (IPWI) Asri Hadi menilai pencalonan Anies Baswedan masih terlalu dini. Pasalnya, Pemilu masih dua tahun lagi. Sementara pencalonan ini hanya dilakukan Partai Nasdem.
Artinya Anies Baswedan masih butuh tambahan partai politik untuk mengusungnya. Karena berdasarkan aturan elektoral thresshold, calon Presiden minimal diajukan oleh partai politik atau gabungan partai politik pemilik kursi di DPR atau perolehan suara diatas 20 persen.
Asri Hadi melihat pencalonan Anies memberikan pesan bahwa Partai Nasdem ingin menawarkan kepada partai politik lainnya untuk bergabung merapat ke Partai Nasdem. Apakah bersedia masuk dalam koalisinya.
Sebagaimana diketahui Partai Nasdem sudah didekati dua partai politik yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat. Namun deal koalisi belum tercapai karena masih ada persyaratan yang belum terpenuhi yakni komitmen yang diajukan partai Nasdem.
Selain itu kedua partai calon pasangan koalisi yakni PKS dan Partai Demokrat memaksakan Ketua Umum dan petinggi partai sebagai Calon Wakil Presidennya.
Namun yang jadi persoalan, apakah partai bersedia mendukung Anies dalam satu koalisi tanpa syarat.
Kedua, lanjut Asri Hadi, Anies bukan kader Partai Nasdem sehingga pencalonan ini tentu akan menjadi problema bagi Anies.
“Apa bila dalam waktu dekat ini tidak ada lagi partai politik lainnya yang mengumumkan bahwa mereka akan mendukung Anies Baswedan maka sudah dapat dipastikan adalah calon presiden RI adalah mereka yang memang mempunyai partai politik seperti Bapak Prabowo Subianto,Bapak Airlangga Hartarto dan Ibu Puan Maharani,” papar Asri Hadi.
Dalam deklarasi pengumuman nama Anies sebagai capres, sejumlah elite Partai Nasdem tampak hadir langsung. Mereka di antaranya Prananda Surya Paloh, Rachmat Gobel, Syahrul Yasin Limpo, dan Ahmad Sahroni.
Surya Paloh mengatakan, sistem demokrasi yang dimiliki Indonesia saat ini, seluruh masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan saluran idealismenya dan obsesi untuk memberikan dharma baktinya untuk memimpin negeri melalui pemilu.












