Mimpi Indonesia Tatap Piala Dunia 2026 Gagal Total, Usai Ditekuk Arab Saudi Kini Dihajar Iraq 1-0, Penonton Ngamuk

Permainan impresif yang ditampilkan di babak pertama tak mampu mengantar Indonesia mencetak sejarah mampu mengalahkan Irak. Yang terjadi pada babak kedua justru Calvin Verdonk membuat blunder karena gagal menutup pergerakan penyerang Iraq, Zidane Iqbal.

Timnas Gagal Menembus Final Piala Dunia 2026

Jakarta, EDITOR.ID,- Impian Timnas Indonesia menembus Piala Dunia 2026 di Kanada gagal total. Dua negara Timur Tengah, yakni Iraq dan Arab Saudi mengubur ambisi skuad Garuda. Usai dihempaskan Arab Saudi dengan skor 3-2, Jay Idzes dkk kini gagal menumbangkan raksasa Asia, Timnas Iraq. Yang ada Indonesia justru kalah 1-0.

Kekalahan ini menambah daftar panjang Timnas Indonesia tak pernah bisa menaklukkan Timnas Iraq sejak 1968.

Permainan impresif yang ditampilkan di babak pertama tak mampu mengantar Indonesia mencetak sejarah mampu mengalahkan Irak. Yang terjadi pada babak kedua justru Calvin Verdonk membuat blunder karena gagal menutup pergerakan penyerang Iraq, Zidane Iqbal.

Zidane mampu menggiring bola hingga depan kotak pinalti. Ia lantas menendang bola dengan keras menyusur di tanah dan tak mampu dijangkau kiper Maarten Paes. Gol di menit ke-76 ini membuyarkan peluang Indonesia.

Timnas Indonesia dipastikan tersingkir dari Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Penampilan skuad Garuda sebenarnya cukup solid pada laga kedua Grup B putaran keempat di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Minggu, 12 Oktober 2025. Hanya saja mereka susah menembus pertahanan Iraq yang rapat sehingga kesulitan mencetak gol.

Jay Idzes dan rekan-rekannya sempat memberikan harapan bisa memetik kemenangan saat menghadapi Irak. Di babak pertama, pasukan Patrick Kluivert mampu unggul dalam penguasaan bola dan juga bisa melepaskan tembakan lebih banyak dengan banyak peluang tercipta. Namun, dalam 45 menit pertama ini tidak ada gol tercipta.

Di babak kedua, Irak tampil lebih menyerang. Mereka juga memasukkan sejumlah penyerang ganas untuk meningkatkan daya gedor serangannya. Alhasil, mereka mampu mencetak gol melalui Zidane Iqbal, pemain pengganti yang masuk setelah jeda turun minum.

Hasil ini membuat Indonesia berada di posisi terakhir grup dengan tanpa poin dari dua laga. Sebelumnya, pada laga pertama, Jay Idzes dan rekan-rekannya kalah 2-3 dari Arab Saudi. Dengan dua kekalahan ini, skuad Garuda dipastikan tersingkir dari Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Nantinya, pertandingan Irak melawan Arab pada Rabu dinihari, 15 Oktober 2025, akan menjadi perebutan juara grup. Tim yang menjadi juara grup akan lolos ke Piala Dunia 2026, sementara tim peringkat kedua masuk ke babak kelima atau playoff.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama

Pada pertandingan melawan Irak, pelatih Patrick Kluivert melakukan banyak perubahan dalam susunan pemain. Di posisi penjaga gawang tetap dipercayakan kepada Maarten Paes, kiper FC Dallas di Amerika Serikat.

Kapten tim Jay Idzes berduet dengan Rizky Ridho di jantung pertahanan. Kevin Diks mengawal posisi bek kanan, sedangkan Dean James di bek kiri.

Calvin Verdonk turun sejak menit awal sebagai gelandang bertahan. Dia bersama Joey Pelupessy dan Thom Haye membentuk trio di tengah.

Di lini depan, Ricky Kambuaya dimainkan ke samping mengisi posisi sayap bersama Eliano Reijnders. Sebagai ujung tombak dipasang Mauro Zijlstra yang sebelumnya tak dimainkan saat menghadapi Arab Saudi.

Timnas Indonesia mendapatkan peluang pada menit kedelapan. Calvin Verdonk melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Namun, upayanya masih belum berhasil menjadi gol setelah membentur bek Irak dan hanya berbuah sepak pojok.

Peluang emas kembali didapat skuad Garuda pada menit ke-14. Thom Haye bergerak masuk ke kotak penalti dan memberikan umpan tarik ke gawang. Mauro Zijlstra tidak bisa menyambut bola tersebut karena ditutup bek Irak.

Thom Haye kembali menjadi kreator terciptanya peluang bagi Indonesia. Pada menit ke-25, dia mengirim umpan ke depan gawang. Bola sempat bisa ditanduk Ricky Kambuaya yang berada di kotak, tetapi bola bisa disapu bek Irak sebelum sampai ke Mauro Zijlstra.

Menit ke-34, Thom Haye mengirimkan umpan tarik tetapi gagal diselesaikan dengan baik oleh Eliano Reijders. Menjelang babak pertama berakhir, dua pemain Indonesia mendapatkan kartu kuning, Ricky Kambuaya dan Calvin Verdonk.

Kiper Indonesia Maarten Paes sempat mendapatkan perawatan medis setelah berbenturan dengan pemain Irak ketika berusaha mengamankan gawangnya dari kebobolan ketika mendapatkan serangan.

Peluang emas terakhir didapat Indonesia di akhir babak pertama melalui tendangan bebas. Namun, bola sepakan Dean James masih tipis di kiri gawang.

Pada babak pertama, Indonesia yang lebih mendominasi penguasaan bola 59 persen. Bahkan mampu melepaskan tujuh tembakan. Sementara, Irak hanya bisa dua kali melakukan tembakan. Tetapi skor masih tetap imbang 0-0.

Babak Kedua

Pada awal babak kedua, pelatih Patrick Kluivert memasukkan Ragnar Oratmangoen untuk menggantikan Ricky Kambuaya yang sudah mendapatkan kartu kuning di babak pertama. Sementara, Irak melakukan dua pergantian pemain sekaligus. Graham Arnold memasukkan Youssef Amyn dan Zidane Iqbal untuk menggantikan Sherko Kareem dan Kevin Ekniko.

Penyerang Ole Romeny masuk pada menit ke-56 menggantikan Mauro Zijlstra yang mendapatkan kartu kuning di awal babak kedua karena melanggar Manaf Younis saat berebut bola. Tak lama kemudian, Miliano Jonathans masuk menggantikan Eliano Reijnders.

Ole Romeny sempat mendapatkan perawatan medis setelah dilanggar Zaid Tahseen ketika melancarkan serangan. Akibat tindakannya, Tahseen diganjar kartu kuning. Kapten Jay Idzes sempat memprotes keputusan wasit asal China tersebut. Tetapi, wasit tetap pada keputusannya.

Memasuki 20 menit terakhir waktu normal, Irak kembali melakukan pergantian pemain. Dua penyerang masuk, Ali Jasim dan Amar Muhsin sebagai pengganti Bashar Rasan dan Mohanad Ali. Masuknya dua pemain itu berdampak pada intensitas serangan mereka.

Tekanan yang terus dilancarkan Irak berbuah gol pada menit ke-76. Setelah menerima umpan dari Youssef Amyn, Zidane Iqbal sempat menggiring bola untuk mencari ruang sebelum menembak. Dia lalu melepaskan tembakan yang mengarah ke sudut kiri gawang Maarten Paes dan tidak bisa ditepis.

Setelah kebobolan, timnas Indonesia bereaksi dengan melancarkan serangan cepat. Namun, Kevin Diks dilanggar pemain Irak. Namun, wasit tidak menganggap itu pelanggaran sehingga kapten Jay Idzes kembali melancarkan protes keras.

Pada menit ke-82, Timnas Indonesia mendapatkan peluang gol dari tendangan bebas di depan kotak penalti setelah Miliano Jonathans dijatuhkan bek Irak. Tetapi tendangan Calvin Verdonk masih membentur pagar betis.

Lima menit menjelang laga berakhir, wasit menghentikan pertandingan sementara karena terjadi pelemparan dari penonton di lapangan. Pada momen itu, Indonesia melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Ramadhan Sananta dan Nathan Tjoe-A-On sebagai pengganti Joey Pelupessy dan Dean James.

Pertandingan pada menit-menit akhir hingga tambahan waktu berlangsung panas. Pemain Irak, Zaid Tahseen diusir keluar lapangan oleh wasit pada menit ke-99 setelah mendapatkan kartu kuning kedua karena melakukan pelanggaran terhadap pemain Indonesia.

Para pemain Indonesia terus berusaha melancarkan serangan, namun upayanya gagal. Tidak ada gol balasan yang bisa diciptakan sehingga skor 1-0 untuk keunggulan Irak menjadi hasil akhir pertandingan ini.

Susunan Pemain:

Timnas Indonesia: Maarten Paes (GK), Kevin Diks, Jay Idzes (C), RIzky Ridho, Mauro Zulistra, Joey Pelupessy, Thom Haye, Ricky Kambuaya, Eliano Reijnders, Mauro Zijlstra.

Pelatih: Patrick Kluivert

Timnas Irak: Jalal Hassan (GK, C), Hussein Ali, Zaid Hantoosh, Munaf Younus, Mechas Ghazi, Kevin Enkido William, Amir Fouad, Bashar Resan Bonyan, Ibrahim Bayesh, Sherko Kareem, Mohanad Ali.

Pelatih: Graham Arnold

Leave a Reply