Hohenstein-Ernstthal, EDITOR.ID,- Pembalap kondang Marc Marquez ngacir sendirian di depan dan jauh meninggalkan lawan-lawannya. Keperkasaan Rider Ducati ini terjadi di arena Balap MotoGP Jerman yang digelar di Sachsenring Sirkuit, Minggu (13/7/2025). Jelang garis finish, The Baby Alien sempat joget pacu jalur yang lagi viral. Selamat Marc!
Sejak menunggangi kuda besi Ducati, Marc Marquez terlalu perkasa. Sejak start pertama Marquez langsung melesat bak meteor dan tak terkejar lawan-lawannya. Pembalap asal Spanyol ini merajai MotoGP Jerman 2025 di Sirkuit Sachsenring, Minggu (13/7/2025).
Marquez melesat jauh meninggalkan rider-rider lainnya termasuk pesaing ketat Alex Marquez dan Fransesco Bagnaia. Marc dengan mudah jadi pemenang dengan selisih waktu yang jauh. Ini menjadi kemenangan ke-7 Marquez di MotoGP 2025. Ia makin kukuh di puncak klasemen MotoGP.
Ada yang menarik dari penampilan Marc di MotoGP Jerman. Jelang memasuki garis finish, The Baby Alien sempat memperlihatkan ke penonton gaya tarian aura farming di atas motor Desmosedici GP25.
Rider Ducati ini menirukan bocah Riau, yang viral karena jogetnya di atas perahu Pacu Jalur. Marquez melakukannya di atas Desmosedici.
Pada balapan di Sirkuit Sachsenring, Minggu (13/7/2025) malam WIB, Marc Marquez yang memegang pole position langsung ngacir selepas start. Marc tidak pernah berjarak di bawah sedetik dengan rival-rivalnya.
Marquez menjadi satu-satunya pembalap tangguh dan memimpin di depan sejak start dalam balapan seri Jerman itu. Para pembalap berjatuhan tak mampu menakukkan sirkuit Sachsenring sehingga hanya 10 pebalap yang finis. Hal ini makin menegaskan kesulitan trek sempit dan berkebalikan arah jarum jam itu bagi para pebalap, kecuali bagi Raja Sachsenring, Marc Marquez.
Saat rival-rivalnya seperti Fabio Di Giannantonio, Marco Bezzecchi, dan Pedro Acosta crash, Marquez tetap konsisten di trek. Ia pun finis pertama dengan unggul jauh dari Alex Marquez di posisi dua, dan Francesco Bagnaia di peringkat tiga.
Marquez melintasi garis finis dengan keunggulan hingga 6,380 detik atas pebalap Gresini Racing Alex Marquez di posisi kedua, dan 7,080 detik atas rekan setimnya di Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia.
Alex dan Bagnaia bisa berdiri di podium menyusul kecelakaan yang dialami oleh Fabio Di Giannantonio dan Marco Bezzecchi yang terjatuh beruntun di tikungan pertama saat berada di posisi kedua. Tikungan pertama juga menyebabkan Johann Zarco dan Lorenzo Savadori keluar dari balapan.
Menurut Bagnaia, tikungan pertama sangat sulit. Sebab, trek licin karena lapisan karet ban dari sesi-sesi sebelumnya tersapu hujan pada Sabtu serta ada dorongan angin dari belakang. Kondisi itu menuntut kepresisian saat memasuki tikungan karena pengereman keras akan menyebabkan ban depan bergerak dan berisiko besar terjatuh.
Satu per satu coba mengejar Marc tapi berakhir crash seperti Fabio Di Giannantonio dan Marco Bezzecchi. Hingga akhirnya Marc melesat pertama kali melewati garis finis.
Posisi kedua jadi milik adik Marc, Alex Marquez, yang mendapat “durian runtuh” usai crash Diggia dan Bezzecchi. Rekan setim Marc di Ducati, Francesco Bagnaia, finis ketiga setelah start dari urutan ke-11.
Fabio Quartararo dan Fermin Aldeguer melengkapi posisi lima besar. Luca Marini, Bran Binder, Jack Miller, Raul Fernandez, dan Alex Rins menuntaskan balapan di posisi keenam hingga kesepuluh.
Juara enam kali MotoGP itu semakin kokoh di puncak klasemen dengan 344 poin, unggul 83 poin atas Alex di urutan kedua, dan 147 poin atas Bagnaia di posisi ketiga. Namun, Marquez menegaskan, masih ada 11 balapan lagi untuk dijalani dan dirinya harus lebih berkonsentrasi.
”Tentu saja Sachsenring sekali lagi super spesial dan sejak awal saya merasa super bagus, serta tingkat kepercayaan diri saya saat mengawali akhir pekan ini super tinggi. Sebab, kami baru saja meraih tiga kemenangan beruntun. Jadi, ini yang keempat, kami berada pada momen yang luar biasa,” ujar Marquez.
”Sekarang, kami bisa mengatakan, paruh musim sudah selesai, dan kini separuh musim lagi kami harus super konsentrasi. Namun, terlepas dari itu, terima kasih Sachsenring, dan tentu saja saya mencintai Sachsenring,” pungkas Marquez di parc ferme.
Balapan ini juga sangat krusial bagi Alex Marquez yang bisa meraih podium kedua, meskipun belum pulih dari cedera tangan kiri akibat kecelakaan di Assen.
Dia memetik usaha kerasnya untuk terus berkonsentrasi supaya tidak terjatuh. Bagi pebalap Gresini itu, finis balapan ini bak penyintas.
”Saya berusaha mengerahkan 100 persen dan juga sedikit beruntung. Sebab, para pebalap di depan kecelakaan, tetapi inilah balapan. Hari ini penting untuk ’bertahan hidup’, saya menyebut begitu. Saya sangat senang bisa berada di sini, terima kasih kepada semua yang memberi saya sesuatu untuk bisa berada di sini,” ujar Alex
“Dokter, fisioterapis, dan semua orang yang terlibat. Jadi, ini untuk mereka dan juga untuk Borja,” tambah pembalap yang mendedikasikan podium untuk Borja Gomez pebalap kelas FIM Stock European Championship yang meninggal di Magny-Course. (tim)












