KPK Geledah Kantor PT Taspen, Bongkar Korupsi Asuransi Fiktif Rugikan Negara Miliaran

KPK pernah memanggil dan memeriksa mantan istri Direktur Utama (Dirut) PT Taspen Antonius Nicholas Stephanus (ANS) Kosasih, Rina Lauwy pada Jumat (1/9/2023). Rina menghadiri panggilan KPK dalam tahap penyelidikan dan didampingi oleh kuasa hukumnya, Fredrik J. Pinakunary.

Ilustrasi Gedung Kantor PT Taspen

“Benar, dengan ditindaklanjutinya laporan masyarakat kaitan dugaan korupsi yang menjadi wewenang KPK, saat ini tengah dilakukan proses pengumpulan alat bukti terkait penyidikan dugaan korupsi dalam kegiatan investasi fiktif yang ada di PT Taspen (Persero) tahun anggaran 2019,” ujar Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2024)

“Timbul kerugian keuangan negara dari pengadaan tersebut mencapai ratusan miliar rupiah dan sedang dilakukan proses penghitungannya real nilai kerugiannya,” tambahnya.

Juru bicara berlatar belakang jaksa itu juga mengungkapkan tim penyidik KPK telah menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Lembaga antirasuah masih enggan membeberkan konstruksi perkara selengkapnya pada kasus tersebut, termasuk siapa saja pihak yang ditetapkan tersangka. Hal itu akan diungkap setelah seluruh tahapan pengumpulan alat bukti cukup.

“Konstruksi kasus yang menjerat para pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, termasuk siapa saja yang menjadi tersangka belum dapat umumkan pada publik hingga kami anggap seluruh tahapan pengumpulan alat bukti ini cukup,” ujarnya.

Namun Ali mengatakan perkembangan penyidikan perkara tersebut akan disampaikan secara berkala.

Juru bicara bidang penindakan KPK itu juga mengajak masyarakat untuk mengawal jalannya proses penyidikan dan meminta masyarakat untuk tidak segan melapor ke KPK apabila mempunyai informasi yang relevan terkait perkara tersebut.

“Perkembangan dari penyidikan ini akan kami sampaikan pada publik dan kami persilakan untuk dikawal,” ujar Ali.

Sebelumnya, pada kesempatan terpisah, Ali telah mengungkap bahwa pada rapat gelar perkara (expose) pimpinan dan pejabat KPK telah menyetujui agar kasus itu naik dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

Kronologi Pengungkapan Kasus Dugaan Korupsi Asuransi Fiktif di Taspen

Pada 2023, pihak KPK juga mengakui bahwa tengah menyelidiki dugaan rasuah pada BUMN Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri itu. Kasus itu bermula dari laporan pengaduan masyarakat yang diterima KPK.

KPK pernah memanggil dan memeriksa mantan istri Direktur Utama (Dirut) PT Taspen Antonius Nicholas Stephanus (ANS) Kosasih, Rina Lauwy pada Jumat (1/9/2023). Rina menghadiri panggilan KPK dalam tahap penyelidikan dan didampingi oleh kuasa hukumnya, Fredrik J. Pinakunary.

Rina menyebut diminta keterangan dan klarifikasi mengenai penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi di PT Taspen pada periode 2018-2022. Dia menyebut diberikan sekitar belasan pertanyaan oleh KPK.

Pada 2018, lanjutnya, Kosasih sudah menjabat sebagai Direktur Investasi sebelum diangkat menjadi Direktur Utama pada 2020.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

%d bloggers like this: