Ketua IDI Nyatakan Indonesia Keluar Dari Pandemi, Luhut: Kita Tidak Boleh Jemawa

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Antara)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Antara)

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan sudah lebih dari 150 hari kasus COVID-19 di Indonesia melandai.

Namun Luhut meminta semua pihak tidak berpuas diri. Dia secara khusus meminta masyarakat untuk sementara tidak pergi ke luar negeri.

“Kita ndak boleh jemawa, tapi sampai hari ini kita memang masih dalam level 1 dan kita saya masih confidence, tapi semua harus kerja sama,” terang Luhut kata Luhut dalam jumpa pers sebagaimana dilansir Detik, Senin (13/12).

“Makanya kita imbau tadi, nggak usah libur-libur dulu ke luar negeri dulu deh. Supaya jangan bawa penyakit ke dalam negeri, ini masih banyak tempat-tempat liburan di republik ini yang bisa dikunjungi,” imbuhnya.

Pernyataan Luhut tersebut sebagai respon terkait pernyataan Ketua Terpilih Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Adib Khumaidi, yang menilai kondisi di Indonesia saat ini sudah keluar dari kritis.

Perihal Indonesia sudah masuk endemi atau tidak, Luhut memastikan mengenai hal tersebut saati ini. Dia mengatakan itu bisa dijawab pada awal 2022.

“Kita belum berani mengatakan itu, tapi dari secara empirik kita memang sudah 150 hari lebih kita bisa flattening dan apakah kita sudah masuk endemi, kita tunggu saja. Saya kira bulan Januari setelah kita lewatin ini semua,” ujarnya.