Ketua DPRD Nilai Kualitas Bangunan Masjid Islamic Center Seperti Ini…

Img 20210126 Wa0014

EDITOR.ID, Indramayu – Insiden plafon ambrol gedung utama Masjid Islamic Center menyita perhatian banyak pihak. Sebab insiden itu menjadi kali kedua.

Bulan lalu, 6 Desember 2020, satu dari empat menara masjid tersebut ambruk. Reruntuhan material menimpa sebuah mobil yang terparkir dibawahnya.

Selang satu bulan lebih, giliran plafon gedung utama ambrol. Kerusakannya cukup luas sekira 4 x 10 meter. Beruntung kedua insiden itu tidak menimbulkan korban jiwa ataupun luka.

Ketua DPRD Indramayu, Syaefudin, menjadi salah seorang yang menyatakan keprihatinan atas dua insiden itu. Baginya, kedua kasus tersebut menjadi tanda tanya besar menyangkut kualitas bangunan Masjid Islamic Center.

“Awalnya, kami pikir menara ambruk itu karena faktor alam. Sekarang ada insiden lagi. Saya, tentu termasuk publik tentu mulai mempertanyakan kualitas bangunan,” tukas Syaefudin, Selasa 26 Januari 2021.

Meski begitu ia mengatakan agar masyarakat tetap tenang. Sebab kedua kasus itu tengah ditangani kepolisian. “Serahkan semuanya kepada aparat hukum, polisi dan jaksa. Saya yakin mereka profesional,” tandasnya.

Plafon Masjid Islamic Center Kota Indramayu ambrol pada Minggu siang, 24 Januari 2021. Terjadi pada usai jemaah melakukan Sholatd Dzuhur sekitar pukul 12.45 WIB.

Saat mau ambrol sudah lebih dahulu diketahui, sehingga jemaah yang berada di bawah plafon, segera menyingkir.

Plafon yang jebol terletak di bagian utara ruangan imam. Selebar sekitar 4 x 10 meter. Tampak tulang-tulang besi untuk pengikat plafon jebol patah ke bawah. (Hendra Sumiarsa)

Leave a Reply