Kapolri Rotasi 424 Perwira Polri 3 Jenderal Dimutasi Pati Mabes Polri, Inilah Daftar Namanya

Tiga jenderal yang dimutasi dalam rangka pensiun. Mereka adalah Astamaops Kapolri Komjen M. Fadil Imran, Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Anwar, dan Koorsahli Kapolri Irjen Herry Rudolf Nahak.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Jakarta, EDITOR.ID,- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali menggelar mutasi dan rotasi terhadap 424 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) di lingkungan Polri. Sejumlah Kapolda diganti. Tercatat ada tiga orang jenderal yang dimutasi dalam rangka pensiun.

Ketiga jenderal tersebut adalah Astamaops Kapolri Komjen M. Fadil Imran, Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Anwar, dan Koorsahli Kapolri Irjen Herry Rudolf Nahak.

Posisi yang ditinggal Komjen Pol M. Fadil Imran kini diemban oleh Irjen Roycke Harry Langie. Posisi As SDM Kapolri yang ditinggalkan Irjen Pol Anwar kini dijabat oleh Irjen Jawari.

Selain pejabat utama Polri, dua posisi Kapolda juga mengalami pergantian. Jabatan Kapolda Sulut saat ini diisi oleh Irjen Yudo Hermanto. Sementara posisi Kapolda Papua Barat Daya kini dijabat oleh Brigjen Hengki Haryadi.

Mutasi tersebut tertuang dalam tiga Surat Telegram Kapolri yang diterbitkan pada 30 Agustus 2026, yakni ST/1877/VIII/KEP./2026, ST/1878/VIII/KEP./2026, dan ST/1879/VIII/KEP./2026.

Salah satu perubahan jabatan strategis terjadi pada posisi Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops) Irjen Roycke Harry Langie, yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulawesi Utara.

Irjen Roycke kini dipercaya mengemban jabatan sebagai Astamaops Kapolri. Ia menggantikan Komjen Muhammad Fadil Imran yang dimutasikan sebagai Pati Stamaops Polri dalam rangka pensiun.

Inilah Daftar Perwira Tinggi dan Jabatan Strategis yang Dirotasi

Berikut beberapa nama besar yang muncul dalam ketiga surat telegram tersebut:

Astamaops Kapolri Komjen M. Fadil Imran, dipindahkan dalam rangka pensiun di Stamaops Polri.

Irjen Pol Roycke Harry Langie, dipindahkan dari Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) menjadi Astamaops Kapolri.

Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Pol Anwar, dipindahkan dalam rangka pensiun.

Irjen Pol Jawari, mendapat penugasan sebagai As SDM Kapolri menggantikan Irjen Pol Anwar.

Koorsahli Kapolri Irjen Pol Herry Rudolf Nahak, dipindahkan dalam rangka pensiun dari kepolisian.

Irjen Pol Ruslan Ependi, dipindahkan dari Sahli Sospol Kapolri menjadi Koorsahli Kapolri.

Kayanma Polri: Kombes Ian Rizkian Milyardin, menggantikan Kombes Yudi Arkara Oktobera

Dua jabatan Kapolda juga mengalami rotasi, berikut daftarnya:

Karopaminal Divisi Propam Polri Irjen Pol Yudo Hermanto dipindahtugaskan menjadi Kapolda Sulut.

Brigjen Pol Hengki Haryadi dari Wakapolda Riua dipindahtugaskan menjadi Kapolda Papua Barat Daya.

Dua Jenderal Bintang Satu Dipromosikan Jadi Wakapolda

Brigjen Pol Simson Zet Ringu dari Wakapolda Gorontalo menjadi Wakapolda Riau.

Brigjen Pol Slamet Hariyadi ditugaskan menjadi Wakapolda Maluku Utara (Malut).

”Para pati dan pamen Polri tersebut segera melaksanakan tugas yang baru paling lambat 14 hari terhitung mulai tanggal ditetapkan keputusan mutasi,” bunyi surat telegram yang ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo tersebut.

Selain pati dan pamen di jajaran Mabes Polri dan polda, ketiga surat telegram itu memutasi sejumlah pamen yang tersebar di seluruh Indonesia.

Termasuk di antaranya pamen di jajaran polres yang tidak luput dari rotasi besar-besaran di tubuh Korps Bhayangkara.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengungkapkan dari total 424 pati dan pamen, sebanyak 344 personel mendapat promosi atau penempatan pada jabatan baru. Sisanya, menyelesaikan pendidikan, berangkat pendidikan, dan memasuki masa pensiun.

“Pada prinsipnya, seluruh proses mutasi ini merupakan bagian dari upaya organisasi untuk terus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, memperkuat kepemimpinan, dan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” ujar Isir pada Senin (31/8/2026).

Jenderal bintang dua Polri itu mengakui, rotasi ratusan pati dan pamen itu mencakup sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri maupun jajaran kewilayahan. Perubahan jabatan itu merupakan bagian dari dinamika organisasi, pembinaan karier, penyegaran, serta kebutuhan organisasi dalam menghadapi tantangan tugas.

”Mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel. Penempatan pada jabatan baru tentunya telah disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, kompetensi, serta tantangan tugas yang dihadapi,” jelasnya.

Beberapa jabatan strategis yang masuk dalam mutasi dan rotasi itu diantaranya adalah posisi (Astamaops) Kapolri yang kini diisi oleh Irjen Pol Roycke Harry Langie. Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) itu dipercaya menggantikan Komjen M. Fadil Imran yang dimutasikan sebagai Pati Stamaops Polri dalam rangka pensiun.

Dengan begitu, Roycke akan mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Komjen. Sementara posisi Kapolda Sulut nantinya diisi oleh Brigjen Pol Yudo Hermanto yang sebelumnya menjabat Karopaminal Divpropam Polri. Dia juga akan mendapat kenaikan pangkat menjadi Irjen.

Selain itu, rotasi kepemimpinan terjadi di Polda Papua Barat Daya. Brigjen Pol Hengki Haryadi yang sebelumnya menjabat Wakapolda Riau diangkat sebagai Kapolda Papua Barat Daya. Sementara Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Latuheru yang sebelumnya menjabat Kapolda Papua Barat Daya mendapat penugasan baru.

Jabatan Wakapolda Riau selanjutnya diemban Brigjen Pol Simson Zet Ringu yang sebelumnya menjabat Wakapolda Gorontalo. Sementara posisi Wakapolda Gorontalo dipercayakan kepada Kombes Dedy Suhartono yang sebelumnya bertugas di Korlantas Polri.

”Setiap jabatan merupakan amanah dan tanggung jawab. Kami berharap para pejabat yang mendapat penugasan baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program yang sudah berjalan, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat,” ucap Isir. ***

Leave a Reply