Jakarta, EDITOR.ID,- Pelatih Timnas Putri B Valencia CF, Martin Carreras Fernando, dan tiga anaknya yang menjadi korban kapal tenggelam di Perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
Meski sudah memasuki hari ketiga pencarian, para korban belum dinyatakan meninggal dunia.
“Korban masih dalam pencarian. Belum ada status meninggal,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, Minggu (28/12/20205).
Ketentuan peraturan perundang-undangan, operasi pencarian dan pertolongan atau SAR (search dan rescue) terhadap korban dilakukan paling lama tujuh hari.
Operasi SAR bisa diperpanjang setelah tujuh hari jika ada tanda-tanda korban ditemukan. Operasi SAR yang sudah dihentikan pun bisa dilanjutkan lagi jika ada tanda-tanda korban ditemukan.
Saat itu Martin Carreras Fernando dan keluarga besarnya sedang menikmati liburan mengunjungi sejumlah pulau di Labuan Bajo, NTT. Dengan menumpangi kapal wisata pinisi KM Putri Sakinah mereka keliling pulau. Namun cuaca buruk yang datang tiba-tiba membuat ombak tinggi dan menghantam kapal yang ditumpangi Fernando di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo.
Istri Fernando selamat dalam kecelakaan tersebut. Namun pelatih Valencia CF ini dinyatakan hilang bersama tiga putrinya. Hingga saat ini Tim SAR terus berusaha mencari korban dengan menelusuri rute kapal yang dilewati. Tim SAR sempat menemukan serpihan kapal.
Sebagaimana dilansir dari Antara, Real Madrid menyampaikan kalimat turut berbelasungkawa atas kecelakaan kapal yang dialami Fernando Martin Carreras.
“Real Madrid C. F., beserta presiden dan Dewan Direksinya, menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Fernando MartÃn, pelatih Valencia C. F. Women B, serta tiga orang anaknya, dalam kecelakaan perahu tragis yang terjadi di Indonesia,” demikian dikutip dari laman resmi Real, Minggu (28/12/2025).
Real Madrid juga menyampaikan simpati kepada istri mendiang, Andrea, dan putrinya, Mar, yang dikabarkan selamat dalam kecelakaan tersebut.
“Kami juga menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga dan orang-orang terdekatnya, serta kepada seluruh keluarga besar Valencia,” lanjut pernyataan resmi Real.
Real Madrid juga menyampaikan simpati kepada istri mendiang, Andrea, dan putrinya, Mar, yang dikabarkan selamat dalam kecelakaan tersebut.
“Kami juga menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga dan orang-orang terdekatnya, serta kepada seluruh keluarga besar Valencia,” lanjut pernyataan resmi Real.
Dikutip dari laporan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, Sabtu (27/12), kecelakaan perahu yang menenggelamkan perahu dan menyebabkan Fernando dan tiga putrinya hilang terjadi akibat hantaman gelombang tinggi.
Stephanus Risdiyanto menegaskan empat korban tersebut masih berstatus dalam pencarian.
“Masih dalam pencarian,” kata Stephanus dalam perjalanan dengan kapal KNP Grantin ke Pulau Padar, Minggu pagi.
Kapal pinisi Putri Sakinah yang ditumpangi Martin bersama istri dan empat anaknya tenggelam diterjang gelombang di Selat Pulau Padar pada Jumat (26/12) malam.
Kapal wisata tersebut sebelumnya melakukan perjalanan wisata ke Pulau Kalong, Taman Nasional Komodo (TNK), Jumat (26/12/2025).
Setelah menikmati spot wisata itu mereka lalu bergerak ke Pulau Padar untuk selanjutnya melakukan treking di Pulau Padar pada Sabtu (27/12/2025) pagi.
Namun, kemudian mengalami musibah kecelakaan saat perjalanan ke Pulau Padar. Kapal nahas itu dalam perjalanan dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar. Baru 30 menit perjalanan, kapal mengalami mati mesin lalu tenggelam diterjang gelombang.
Terdapat 11 orang di kapal wisata itu. Selain Martin sekeluarga berjumlah enam orang, empat orang anak buah kapal (ABK) dan satu orang pemandu wisata (tour guide).
Sebanyak tujuh orang berhasil dievakuasi dengan selamat, termasuk istri dan satu anak perempuan Martin. Sementara Martin dan tiga anaknya (dua laki-laki dan satu perempuan), masih dalam pencarian oleh Tim SAR gabungan.
Adapun dua anggota keluarga yang selamat, yakni Mar Martinez Ortuno (istri/ibu) dan anak perempuan bernama Ortuno Andrea.
Sementara kru kapal yang selamat yakni Lukman (kapten) dan tiga anak buah kapal (ABK), yaitu Muhamad Rifai, Muhamad Alif Latifa, dan Rahimullah. Selain itu pemandu wisata yang berhasil dievakuasi dengan selamat bernama Valdus.
Akun media sosial Valencia CF menyampaikan ucapan bela sungkawa atas meninggalnya Martin dan tiga anaknya akibat kapal wisata yang mereka tumpangi tenggelam di perairan Pulau Padar. ****












