Jenderal Satu Angkatan dengan Prabowo Diangkat Jabat Direktur Utama Garuda Indonesia, Asri Hadi Ucapkan Selamat

Di tengah momentum pemulihan Garuda, penunjukan Glenny bukan kebetulan. Antara Glenny dengan Prabowo telah lama berhubungan, baik dalam karier militer maupun dunia politik. Bahkan Glenny banyak disebut sebagai salah satu orang kepercayaan Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Dewan Redaksi EDITOR.ID Asri Hadi Bersama Glenny H Kairupan

Jakarta, EDITOR.ID,- Jenderal ring satu atau orang kepercayaan Presiden Prabowo Subianto, Letjen TNI (Purn) Glenny H. Kairupan diberi posisi strategis sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Glenny menggantikan Wamildan Tsani.

Ketua Dewan Redaksi EDITOR.ID Asri Hadi mengirim ucapan selamat kepada Letjen TNI Purn Glenny Kairupan yang baru saja dipercaya menjabat sebagai Dirut maskapai pelat merah Garuda Indonesia dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

“Selamat kepada Bapak Letjen TNI Purn Glenny Kairupan yang secara resmi telah ditetapkan sebagai Dirut atau orang nomer satu di Garuda. Semoga amanah,” kata Asri Hadi di Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Sebelumnya, Glenny merupakan Komisaris GIAA yang diangkat pada RUPSLB pada 8 Agustus 2024 lalu. Posisi komisaris yang ia tinggalkan itu kemudian diisi Frans Dicky Tamara.

Di tengah momentum pemulihan Garuda, penunjukan Glenny bukan kebetulan. Antara Glenny dengan Prabowo telah lama berhubungan, baik dalam karier militer maupun dunia politik. Bahkan Glenny banyak disebut sebagai salah satu orang kepercayaan Presiden Prabowo Subianto.

Jenderal Glenny H Kairupan dikenal sebagai sahabat dekat dengan Presiden Prabowo Subianto sejak Taruna. Sama-sama satu angkatan saat menimba llmu ketentaraan di AKABRI 1973. Glenny sahabat lama Prabowo yang dikenal loyal dan berintegritas.

Nama Glenny juga pernah ikut bergabung sebagai anggota Dewan Pembina Partai Gerindra (2020–2025) dan menjabat Direktur Penggalangan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga pada Pilpres 2019. Glenny mendukung Prabowo sejak lama.

Tak hanya ini kabarnya Glenny juga masih satu kampung dengan Prabowo di Sulawesi Utara.

Penunjukan Glenny menambah daftar panjang ring satu atau orang kepercayaan Prabowo yang ditempatkan di berbagai posisi di Kementrian maupun BUMN. Diantaranya, Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri, Komut Mind.id Fuad Bawazier, Komut PLN Burhanuddin Abdullah dan masih banyak lagi.

Di bawah kendali figur yang dipercaya langsung oleh Presiden Prabowo, sebuah langkah strategis di tengah upaya besar menyehatkan kembali maskapai kebanggaan nasional.

Keputusan pemegang saham mengangkat Letjen TNI Purn Glenny diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Rabu 15 Oktober di Auditorium Gedung Manajemen Garuda, Cengkareng, Jakarta.

RUPSLB dihadiri pemegang saham yang mewakili 68,65 miliar lembar saham atau 75,04 persen dari total saham dengan hak suara. Agenda tunggal rapat adalah perubahan susunan pengurus perseroan.

“Perubahan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat proses restrukturisasi dan penyehatan perusahaan. Agenda ini telah mendapat dukungan Pemerintah Indonesia dan pengawasan dari BPI Danantara Indonesia,” tulis manajemen Garuda dalam keterangan resminya.

Selain Glenny, RUPSLB juga menetapkan Thomas Sugiarto Oentoro sebagai Wakil Direktur Utama, Balagopal Kunduvara sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Neil Raymond Mills sebagai Direktur Transformasi, serta Frans Dicky Tamara sebagai Komisaris.

Langkah restrukturisasi ini dibarengi dengan rencana penyuntikan modal besar oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Melalui skema private placement atau Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), PT Danantara Asset Management akan menanamkan modal tunai senilai 1,44 miliar dolar AS, serta mengonversi utang sebesar 405 juta dolar AS menjadi saham. Total dana segar mencapai 1,84 miliar dolar AS atau sekitar Rp30,5 triliun.

Profil Glenny H. Kairupan Sahabat Prabowo

Glenny merupakan seorang purnawirawan TNI. Pria kelahiran Manado, Sulawesi Utara 11 Februari 1949 ini merupakan lulusan Akademi Militer 1973. Glenny baru saja mendapatkan kenaikan pangkat kehormatan bintang tiga menjadi Letjen (Purn) dari Presiden Prabowo Subianto. Disebutkan bahwa ia berjasa dalam operasi Timor Timur.

Glenny diketahui sebagai sahabat Prabowo sejak taruna. Keduanya masuk taruna sama-sama pada tahun 1970.

Prabowo menggambarkan sosok Glenny sebagai seseorang dengan fisik yang kuat, atletis, serta berani dan patriotik. Ia disebut pula sebagai orang yang periang sekaligus humoris.

Pria yang akrab disapa Glen itu tumbuh besar di Jakarta. Glenny merupakan lulusan AKABRI bagian darat tahun 1973. Ia menunjukkan minat pada dunia penerbangan sehingga ikut menempuh pendidikan penerbangan di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug Banten pada tahun 1975.

Ia kemudian memulai karier militernya sebagai pilot di Korps Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad). Ia juga pernah mengikuti berbagai pelatihan internasional bersama Divisi Infanteri ke-25 di Hawaii pada tahun 1980, dan ikut penugasan ke Filipina tahun 1987.

Kariernya kian melejit hingga menduduki sejumlah jabatan penting, di antaranya Wakil Komandan Korem (Wadanrem) di Timor Timur; Komandan Korem (Danrem) di Salatiga, Jawa Tengah; Asisten Intelijen Divisi Infanteri 1 Kostrad; dan Komandan Intel Kostrad (Danden Intel).

Diketahui pada tahun 1995, Glenny pindah ke Badan Intelijen Strategis (BAIS) ABRI dan mengikuti pendidikan intelijen. Ia kemudian mendapat penugasan sebagai Asisten Atase Pertahanan RI di Filipina.

Pada periode tahun 1997-1999, Glenny dipercaya untuk mengampu jabatan Staf Teritori Angkatan Darat berpangkat kolonel, hingga menjabat sebagai Staf Intelijen di Badan Penegakan Keamanan dan Sistem Hukum di Departemen Hankam (Pertahanan dan Keamanan).

Ia pernah pula mendapuk tugas sebagai penasehat keamanan Satgas Panitia Penentuan Pendapat Timor Timur (P3TT) untuk misi PBB di Timor Timur (United Nations Mission in East Timor/UNAMET) pada tahun 1999 ketika sudah berpangkat brigadir jenderal.

Setelah pensiun pada 2004, Glenny kemudian mendapatkan kenaikan pangkat kehormatan dari Presiden Prabowo Subianto pada Agustus 2025, dari mayor jenderal menjadi Letnan Jenderal (Kehormatan) atas jasanya dalam operasi Timor Timur.

Sahabat karib Prabowo itu juga sempat berkiprah politik usai bergabung dengan Partai Gerindra. Ia dipercaya duduk sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Utara sejak partai itu berdiri hingga tahun 2016. Adapun pada Pilpres 2019, ia menjabat sebagai Direktur Penggalangan dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

Glenny diketahui pernah pula mencalonkan diri dalam sejumlah ajang pemilu di tanah air meski keberuntungan nampaknya belum berpihak kepadanya, di antaranya mencalonkan diri sebagai calon legislatif untuk DPR RI pada Pemilu 2009 dan Pemilu 2014. Selain itu, ia pernah maju sebagai calon wakil gubernur pada Pilkada Sulawesi Utara 2015.

Pada tahun 2024, selain dipercaya sebagai Komisaris Garuda Indonesia, Glenny dipercaya pula sebagai Komisaris PT Teknologi Militer Indonesia (PT TMI), sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengadaan alat utama sistem pertahanan (alutsista).

Mengutip situs Garuda Indonesia, Glenny merupakan lulusan S-2 American World University dan S-1 Universitas Suryadarma.

Susunan Lengkap Jajaran Direksi dan Komisaris PT Garuda Indonesia

Adapun berikut susunan lengkap direksi dan komisaris Garuda Indonesia:

Direksi

Direktur Utama: Glenny H. Kairupan

Wakil Direktur Utama: Thomas Sugiarto Oentoro

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Balagopal Kunduvara

Direktur Niaga: Reza Aulia Hakim

Direktur Operasi: Dani Haikal Iriawan

Direktur Teknik: Mukhtaris

Direktur Human Capital & Corporate Service: Eksitarino Irianto

Direktur Transformasi: Neil Raymond Nills

Dewan Komisaris

Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Fadjar Prasetyo

Komisaris: Chairal Tanjung

Komisaris: Frans Dicky Tamara

Komisaris Independen: Mawardi Yahya. ***

Leave a Reply