Jakarta, EDITOR.ID,- Irvian Bobby Mahendro (IBM) ‘sultan’ Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) ternyata Aparatur Sipil Negara (ASN) yang cerdik dan lihai. Irvian menyembunyikan duit dari hasil korupsi dan pemerasan,memakai 3 rekening nominee, salah satunya milik petani.
KPK menemukan rekening petani yang tak terlacak itu dipakai untuk menampung uang pemerasan Irvan. KPK masih terus melacak uang hasil pemerasan di Kemnaker itu mengalir ke mana saja.
“Kemarin sudah dijelaskan juga soal pembelian rekening ya nominee yang digunakan untuk rekening penampungan aliran uang dari dugaan pemerasan ini, termasuk KPK akan melacak dan menelusuri hasil dari pemerasan ini untuk siapa saja, untuk apa saja,” kata Jubir KPK Budi Prasetyo di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (27/8/2025).
Budi Prasetyo mengungkapkan, dalam perkara ini memang uang mengalir melalui perantara. Dalam prosesnya sejauh ini, KPK juga telah melakukan sejumlah penyitaan terhadap beberapa aset yang terkait kasus.
“Ada sebagian yang mengalir ke beberapa pihak dulu, ya seperti pihak perantara,” ucap Budi.
“Nah itu kan rata-rata kami melihat konstruksinya memang ada perantara-perantaranya untuk kemudian masuk ke rekening-rekening dari para tersangka ini,” tambahnya.
Dari perantara, uang hasil pemerasan itu kemudian mengalir ke pihak-pihak lain di Kementerian Ketenagakerjaan. Uang itu dibelikan sejumlah aset.
“Tidak berhenti di sini, ini kan juga kemudian mengalir ke pihak-pihak lain, ke pihak-pihak di Kementerian Ketenagakerjaan juga mengalir untuk pembelian aset,” ujarnya.
Perihal Irvian yang membeli rekening nominee dari petani itu sebelumnya dibenarkan oleh Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu. Irvian sendiri memiliki beberapa rekening nominee.
“Kemudian terkait dengan sertifikasi K3 ini benar bahwa saudara IBM ini memiliki beberapa rekening nominee. Salah satunya adalah tadi dia membeli (dari Petani),” kata Asep di KPK, Senin (25/8).
Asep mengatakan pemilik rekning itu telah dikonfirmasi, dan mengaku tidak mengenal Irvian. Irvian sendiri juga mengakui telah membeli rekening tersebut.
“Karena si orang yang pemilik rekening itu sudah kita konfirmasi apakah dia saudara? Bukan. Kenal dengan saudara IBM ini? Tidak. Dan kemudian kita konfirmasi lagi balik ke saudara IBM bahwa dia membeli rekening itu,” ucap dia.
“Jadi ternyata memang mungkin dalam praktiknya ada jual-beli rekening,” tambah Asep.
Irvan menggunakan 3 rekening yang bukan atas namanya. Total uang yang ditampung mencapai Rp 69 miliar.
“Kalau tidak salah, ada 3 rekeningnya ya nominee-nya itu ada saudaranya dari pihak ininya, kemudian juga ada stafnya,” kata dia.
“Nilainya Rp 69 M itu yang khusus ada di Saudara IBM ini,” tambahnya. (*)










