Inilah 5 Pelatih Top Dunia Tanpa Klub yang Bisa Jadi Alternatif Latih Indonesia, PSSI Minat?

Pasalnya publik bola di tanah air terus mendesak agar PSSI memanggil kembali pelatih Shin Tae Yong untuk menukangi Timnas Indonesia. Namun PSSI tampaknya bersikukuh tidak akan memanggil kembali STY. Entah apa yang menjadi alasan dan dasar PSSI tak suka dengan pelatih asal Korea Selatan itu.

Pelatih Kelas Dunia Saat Ini Menganggur Tanpa Klub

Jakarta, EDITOR.ID,- Nasib Timnas Indonesia hingga hari ini masih terkatung-katung. Tak jelas masa depannya. Selain tak ditampilkan di agenda Machtday FIFA bulan Nopember 2025 ini, pelatih skuad Garuda belum juga diumumkan siapa sosoknya. PSSI tampaknya masih galau untuk menunjuk pelatih baru.

Pasalnya publik bola di tanah air terus mendesak agar PSSI memanggil kembali pelatih Shin Tae Yong untuk menukangi Timnas Indonesia. Namun PSSI tampaknya bersikukuh tidak akan memanggil kembali STY. Entah apa yang menjadi alasan dan dasar PSSI tak suka dengan pelatih asal Korea Selatan itu.

Kursi pelatih Timnas Indonesia masih kosong usai Patrick Kluivert resmi berpisah dengan PSSI. Setelah gagal membawa skuad Garuda melangkah ke Piala Dunia 2026, posisi pelatih kepala kini menjadi sorotan publik sepak bola nasional.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan perpisahan dengan Kluivert dilakukan secara baik-baik. Ia menegaskan, keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi yang objektif.

“Yang kami sepakati adalah pemutusan kontrak secara bersama. Kluivert dan timnya menyadari target ke Piala Dunia tidak mudah, dan kami menghargai profesionalisme mereka,” ujar Erick Thohir dalam konferensi pers, Jumat (24/10/2025).

Sementara itu, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menyebut pelatih baru Timnas Indonesia akan diumumkan sebelum agenda FIFA Match Day Maret 2026.

“Sekarang fokus dulu pada evaluasi. Kita ingin memilih di saat yang tenang agar keputusannya tepat,” kata Arya.

Belum ada nama yang resmi dibahas di rapat Exco, namun sejumlah pelatih top dunia yang tengah menganggur bisa saja dilirik untuk mengisi kursi panas tersebut. Berikut lima nama yang berpotensi jadi alternatif menarik untuk Timnas Indonesia:

1. Zinedine Zidane

Zinedine Zidane adalah legenda Prancis. Ia sukses menjadi pemain bintang mempersembahkan banyak Trophy kemenangan. Saat pensiun jadi pemain, Zinade juga menjadi salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah modern sepak bola. Dalam lima tahun menukangi Real Madrid, Zidane mempersembahkan tiga gelar Liga Champions beruntun dan dua titel La Liga.

Meski mundur pada 2021, Zidane belum menutup peluang kembali ke dunia kepelatihan. “Saya akan kembali. Tunggu sebentar, waktunya akan datang,” ujarnya dalam wawancara dengan RMC Sport.

Dengan kharismanya dan kemampuan membangun mental juara, Zidane bisa menjadi figur besar yang membangkitkan semangat baru di tubuh Timnas Indonesia.

2. Jose Mourinho

Pelatih asal Portugal Jose Maurinho masih layak dapat julukan “The Special One”. Pasalnya Mourinho sukses di berbagai negara — Inggris, Italia, Spanyol, dan Portugal — dengan koleksi dua trofi Liga Champions dan satu Liga Europa Conference League bersama AS Roma.

Meski dikenal keras dan kontroversial, Mourinho memiliki reputasi membangun tim dengan karakter kuat dan organisasi pertahanan solid — hal yang sangat dibutuhkan Garuda saat ini.

Kini tanpa klub, Mourinho disebut masih menunggu proyek yang sesuai dengan visinya.

3. Antonio Conte

Nama besar lainnya yang juga sedang bebas kontrak adalah Antonio Conte. Eks pelatih Juventus, Chelsea, dan Inter Milan itu dikenal dengan gaya kepelatihan penuh intensitas dan sistem permainan taktis yang disiplin.

Conte berhasil membawa Juventus juara Serie A empat kali beruntun dan mengantarkan Chelsea menjuarai Liga Inggris musim 2016/17.

Kendati perpisahannya dengan Tottenham berjalan panas, Conte tetap dipandang sebagai pelatih yang mampu mengubah mental tim menjadi pemenang.

4. Hansi Flick

Sempat menjadi pelatih terbaik dunia pada 2020, Hansi Flick adalah otak di balik kesuksesan Bayern Munich saat meraih sextuple—enam trofi dalam satu musim.

Sayangnya, kariernya bersama Timnas Jerman tidak secerah di level klub. Ia dipecat usai gagal di Piala Dunia 2022 dan serangkaian hasil buruk pada 2023.

Namun, dengan filosofi permainan menyerang dan efisiensi tinggi, Flick bisa menjadi pilihan ideal bagi Indonesia yang ingin tampil modern dan agresif.

5. Joachim Löw

Pelatih yang memiliki pengalaman membawa Jerman juara dunia 2014 ini masih menganggur sejak mundur pada 2021. Selama 15 tahun bersama Die Mannschaft, Löw dikenal piawai membangun generasi emas dan menerapkan permainan ofensif yang menarik.

Dengan pengalaman panjang di level internasional, Löw bisa memberi dimensi baru bagi sepak bola Indonesia, terutama dalam hal taktik dan pengembangan pemain muda. ***

Leave a Reply