Ingin Hidup Sehat! Ini Lho Cara Mendeteksi Kolesterol Sejak Dini

  • Bagikan
ilustrasi pemeriksaan kesehatan
ilustrasi pemeriksaan kesehatan

EDITOR.ID, Jakarta,- Gaya hidup masyarakat Milenial saat ini yang serba instant, pola makanan siap saji, jarang bergerak karena semua serba tersedia dan otomatis bisa memicu kadar kolesterol. Hal ini perlu diwaspadai dan dihindari jika kita ingin hidup sehat.

Makanan yang lezat dan mengandung kadar lemak jenuh dibarengi pola hidup tak disiplin seperti merokok dan malas berolahraga akan menyebabkan tubuh kita besar kemungkinan bisa terindikasi memiliki kadar kolesterol.

Kadar kolesterol tinggi yang tidak terkendali dapat menyebabkan munculnya penyakit berbahaya, seperti stroke, serangan jantung, dan penyakit arteri perifer (PAD). Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui tanda-tanda kolesterol tinggi agar terhindar dari penyakit-penyakit tersebut.

Sebenarnya kolesterol tidak selamanya buruk bagi tubuh Anda, karena sejatinya tubuh memerlukan zat tersebut untuk mendukung proses metabolisme, membangun sel-sel baru, membantu produksi vitamin D, dan membentuk hormon.

Sayangnya, gaya hidup yang tidak sehat kerap menjadi faktor utama penyebab meningkatnya kadar kolesterol dalam darah. Jika kondisi ini terus dibiarkan, kolesterol akan membentuk plak yang dapat menghambat aliran darah, sehingga memicu timbulnya penyakit jantung dan pembuluh darah.

Apa Saja Tanda Kadar Kolesterol Tinggi

Memang untuk mendeteksi apakah kadar kolesterol kita sudah mulai mengkhawatirkan memang tidak bisa dilihat secara kasat mata. Karena tidak ada keluhan yang “khas” yang dapat menggambarkan tingginya kadar kolesterol dengan pasti.

Meski begitu, ada beberapa gejala yang sering dirasakan saat seseorang mengalami kolesterol tinggi, di antaranya:

1. Nyeri di bagian tengkuk

Meski bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti nyeri otot dan saraf, nyatanya keluhan ini cukup sering dialami oleh orang yang mengalami kolesterol tinggi.

Hal ini dikaitkan dengan penumpukan plak di pembuluh darah pada area leher. Penumpukan plak ini dapat menghalangi aliran darah yang ada di leher dan menuju ke otak.

2. Mudah merasa lelah dan nyeri di kaki

Plak di pembuluh darah yang muncul sebagai dampak dari tingginya kadar kolesterol dalam darah dapat menyebabkan berkurangnya aliran darah ke jaringan tubuh.

Hal inilah yang akhirnya membuat penderita kolesterol tinggi menjadi lebih mudah merasa lelah. Selain itu, jika penumpukan plak ini terjadi pada pembuluh darah di kaki, maka area kaki penderita dapat terasa berat, nyeri, bahkan terasa perih seperti terbakar.

3. Nyeri di bagian dada

Saat kadar kolesterol terlalu tinggi, penumpukan plak juga bisa terjadi di pembuluh darah jantung. Hal ini bisa mengganggu, bahkan menghambat aliran darah menuju jantung.

Salah satu keluhan yang umumnya muncul akibat hal tersebut adalah nyeri di bagian dada. Bahkan jika sumbatannya total, hal ini bisa menyebabkan terjadinya serangan jantung.

Upaya Mencegah Kolesterol Tinggi

Lantas bagaimana upaya kita mencegah adanya kadar kolesterol tinggi dan agar terhindar dari berbagai dampak kolesterol tinggi yang bisa berbahaya, Anda dianjurkan untuk melakukan beberapa langkah pencegahan sebagai berikut:

1. Mengatur pola makan

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kolesterol tinggi adalah dengan mengatur pola makan menjadi lebih sehat. Mulailah dengan mengurangi jumlah konsumsi lemak jenuh dan lemak trans, yang banyak terkandung pada makanan cepat saji.

Sebagai gantinya, pilihlah makanan yang rendah lemak atau mengandung lemak sehat, seperti ikan, dada ayam yang di rebus atau di panggang, susu rendah lemak, kacang-kacangan, dan sayuran hijau.

2. Berhenti merokok

Kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko terbentuknya plak kolesterol di pembuluh darah. Oleh karena itu, hentikanlah kebiasaan merokok untuk menurunkan risiko menumpuknya plak akibat kolesterol tinggi.

3. Berolahraga secara rutin

Selain melakukan kedua cara di atas, untuk mencegah peningkatan kadar kolesterol dan membantu menurunkan kadar kolesterol Anda juga disarankan untuk melakukan olahraga secara rutin.

4. Rutin Melakukan Pemeriksaan

Tanda-tanda kolesterol tinggi terkadang tidak bisa dirasakan secara langsung.

Maka jika Anda memiliki faktor risiko seperti kebiasaan atau pola makan yang tidak sehat, merokok, obesitas, atau telah mengalami keluhan-keluhan yang dipaparkan di atas, salah satu upaya untuk mencegah dan mendeteksi indikasi kolesterol dengan memeriksakan diri kesehatan anda ke dokter secara berkala.

Anda juga bisa memeriksakan rutin kadar kolesterol anda melalui uji laboratorium kesehatan. Salah satunya anda bisa datang ke Klinik Prodia.

Hal ini diperlukan untuk mengetahui kadar kolesterol dan mencegah timbulnya komplikasi akibat tingginya kadar kolesterol. (tim)

 1,484 Total Pengunjung,  1 Pembaca Hari ini

Settia
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan