Gibran Disebut Emoh Jika Dimajukan Jadi Cawapres Prabowo! Ini Alasannya

Ketua Dewan Pengarah Musyarawah Rakyat (Musra) Andi Gani Nena Wea mengatakan Gibran tidak tergiur sama sekali dengan wacana yang ingin memajukan namanya sebagai Cawapres. Menurutnya, Gibran lebih memilih menyelesaikan tugas di Solo lalu melanjutkan karier politik sebagai gubernur.

Sikap Santun dan Hormat Gibran Rakabuming Raka Membungkukkan Badan Memberi Hormat kepada Prabowo Subianto yang dianggap sebagai ayahnya sendiri Foto Ist

“Tidak ada capres lain yang bisa ngobrol dengan rakyat akar rumput sebagus Mas Ganjar. Seperti kata Pak Jokowi di Musra kemarin, kita butuh pemimpin yang mau turun bersama rakyat,” tegasnya.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) itu menambahkan pro kontra Jokowi mendukung siapa tidak perlu diteruskan. Dia yakin Jokowi dan Gibran loyal kepada PDI Perjuangan.

“Kalau ada yang menyangsikan Pak Jokowi mendukung Mas Ganjar, saya sangat yakin Pak Jokowi akan mendukung pencalonan Mas Ganjar. Perjalanan Pak Jokowi bersama PDI Perjuangan sangat panjang,” tegasnya.

Usianya Belum Cukup

Menanggapi isu menjadi cawapres Prabowo dalam Pilpres 2024, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku dirinya belum memenuhi persyaratan usia untuk maju jadi capres maupun cawapres di Pemilu 2024.

“Umur (saya) belum cukup,” kata Gibran di hadapan wartawan, Jumat (5/5/2023) silam.

Dia menambahkan hal itu hanya merupakan rumor, sehingga tidak perlu ditanggapi secara berlebihan.

“Kan rumor, saya sudah jawab kalau umur belum cukup,” imbuhnya.

Selain itu, Gibran pun mengakui dia belum terlalu lama terjun ke dunia politik, sehingga dia merasa masih harus banyak belajar.

“Ilmunya belum cukup. Saya masih perlu banyak belajar. Baru dua tahun (jadi Wali Kota Surakarta),” katanya.

Selain itu, menurut dia, menjadi presiden maupun wakil presiden bukan merupakan tugas yang ringan. “Itu tugas berat lho, jangan dibayangkan (mudah),” katanya. (tim)

Leave a Reply