Settia

Efek Corona Pasar Tradisional Mengeluh Sepi, Emil Dardak Dorong Pedagang Jualan Online

EDITOR.ID – Surabaya, Banyak pedagang pasar yang mengeluh sepi pembeli karena masyarakatnya berdiam diri di rumah menghindari penularan wabah Covid-19. Pemerintah Provinsi Jawa Timur lalu mengimbau para pedagang agar berjualan secara online.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak di Gedung Grahadi Surabaya. Emil menyatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah fasilitas jika ada pedagang pasar tradisional yang ingin menjual dagangannya secara online.

“Pasar rakyat difasilitasi supaya bisa online. jadi pedagang di pasar bisa menerima (pesanan) secara online. sudah ada beberapa pasar rakyat yang melakukan itu,” kata Emil di Gedung Grahadi Surabaya, Sabtu (11/4/2020).

Selain imbauan online, Emil juga menyatakan bahwa pemerintah telah menjamin bahwa tidak akan ada distribusi bahan pangan yang tersendat. Dengan begitu, aktivitas jual beli para pedagang pasar via online, juga tidak akan terhambat.

Mengingat, sejumlah komoditas bahan pangan sedang mengalami penurunan harga, meski tidak signifikan. Emil menilai, penurunan harga tersebut setidaknya menjadikan harga bahan pokok yang terjangkau oleh masyarakat.

“Misalnya minyak goreng dan minyak kelapa sawit (harganya) sedang turun. maka lebih terjangkau. Gula juga sudah dipastikan stoknya mencukupi,” kata Emil.

Ditanya soal ketersedian, Emil menyatakan semua stok bahan pangan masih aman. Dirinya mengaku telah berkoordinasi dengan Bulog Divre Jawa Timur soal harga.

Begitu pula soal harga. Emil menjelaskan, ada juga komidtas yang harga jualnya masih stabil, selain dua komoditas pangan yang turun harga tersebut. Untuk itu, dirinya kembali mengimbau masyarakat agar tidak panik soal ketersediaan bahan pangan.

“Bulog Divre Jatim menyampaikan kondisi ketahanan pangan baik. Untuk komoditas-komoditas. Harga pangan relatif stabil. Kami juga memastikan bahwa masyarakat tidak perlu panik karena stok bahan,” ucapnya. (tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *