Dokter Tifa Unggah Eggi Naik Mobil Mewah di Malaysia Usai Bebas, Ini Respon Roy Suryo dan Kuasa Hukum Eggi

Viral Bawa Mobil Mewah di Malaysia, Pengacara Jelaskan Eggi Sudjana Hanya Coba di Sela Pengobatan Kanker

Cuplikan Video Eggi Sudjana menyetir Mobil Mewah Warna Merah

Jakarta, EDITOR.ID,- Tersangka kasus tudingan ijazah palsu Jokowi, Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa kembali mengunggah video Eggi Sudjana sedang mengendarai mobil mewah Volkswagen melalui akun pribadi miliknya. Video Eggi naik mobil mewah warna merah itu sebelumnya beredar viral di media sosial.

Ternyata kejadian itu berlangsung di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Malaysia. Dalam video yang beredar di medsos, Eggi tengah mengendarai mobil tersebut. Padahal di Indonesia, dia kerap terlihat menggunakan kursi roda saat beraktivitas.

Munculnya video itu sontak memantik atensi publik. Mengingat Eggi baru saja bebas dari jeratan Polda Metro Jaya dalam kasus ijazah Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

Dalam video yang diunggah dr Tifa yang berdurasi 45 detik itu, Eggi Sudjana tampak sehat. Tifa menyebut video Eggi Sudjana tersebut terbukti asli setelah diverifikasi oleh Roy Suryo.

“Video ini sudah diverifikasi oleh mas Doktor @KRMTRoySuryo2 dengan ilmu telematika, dan dinyatakan video asli,” tulis Tifa di akun X @DokterTifa dikutip Minggu, 18 Januari 2026.

Dokter Tifa Sindir Eggi Berobat Sakit Kanker di Luar Negeri

Dia kemudian menyinggung kesehatan Eggi. Diketahui Eggi disebut tengah menderita kanker dan menjalani perawatan di liar negeri.

“Sebagai Penderita Kanker Usus Stadium 4, yang sedang melakukan pengobatan di Malaysia, saya melihat kesehatan Eggi Sudjana sangat prima,” singgungnya.

“Malah jauh lebih sehat dibandingkan orang yang disowani tanggal 8 Januari 2026 lalu di Solo,” imbuh Tifa.

Dia juga mempertanyakan lokasi pengobatan Eggi di Malaysia. Tifa mengungkapkan rekannya sempat melacak rumah sakit tempat Eggi menjalani pengobatan.

“BTW, pengobatan kankernya di mana ya di Malaysia? Karena era digital saat ini mudah sekali di-tracking pasien dengan sakit tertentu dirawat di rumah sakit mana dengan dokter siapa dan dengan diagnosis apa,” tandasnya.

“Beberapa kawan sedang tracking Bang Eggi Sudjana menjalani Terapi kankernya di Penang dimana, beberapa Pusat Kanker sudah dihubungi, seperti Mount Miriam Cancer Hospital (yang paling terkenal di Penang), atau Gleaneagles Hospital, Loh Guan Lye Center atau Pantai Hospital Penang,” sambung Tifa.

Lebih lanjut Tifa mengomentari mobil merah yang ditunggangi Eggi. “Keren sekali mobilnya, Bang Eggi. Semoga dengan ditemani mobil itu selama menjalani pengobatan di Malaysia, Bang Eggi jadi tambah semangat berobat,” tuturnya.

Roy Suryo Bongkar Video Eggi Nyetir Mobil Mewah

Teman Dokter Tifa yang juga jadi tersangka kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo memastikan video Eggi naik mobil mewah secara teknis asli. Ia menyebutkan durasi video mencapai 45,40 detik dengan frame rate 29,95 frame per second—standar kamera ponsel modern.

Petunjuk lokasi juga dinilai kuat. Roy mengacu pada pelat nomor mobil Volkswagen New Beetle terbaru berwarna merah menyala dengan nomor “WA 9390”, yang merupakan kode registrasi Malaysia.

Selain itu, ciri SPBU dalam video menunjukkan identitas Shell Malaysia: kanopi merah-kuning dengan tepi melengkung, tiang pompa putih polos tanpa ornamen merah, serta ketiadaan papan harga BBM besar seperti yang lazim ditemui di SPBU Shell Indonesia.

“Hari ini saya banyak sekali menerima japri konfirmasi soal video itu,” kata Roy Suryo, Sabtu (18/1/2026)

Pertanyaan publik berulang pada dua hal: apakah sosok dalam video benar Eggy Sudjana, serta di mana dan kapan video itu direkam.

“Karakteristik ini menegaskan bahwa video tersebut bukan hasil rekayasa digital, apalagi buatan AI,” jawab Roy.

Video itu memiliki total 1.360 frame, resolusi 478 x 850 piksel, format vertikal, serta menggunakan codec H.264 dengan audio monaural.

Roy Suryo memastikan bahwa sosok dalam video itu memang benar Eggi. Dia menyebut, video itu dikirim sendiri oleh Eggi ke beberapa orang melalui pesan WhatsApp.

Eggy, kata Roy, mengirimkan pesan WhatsApp kepada sejumlah rekannya dengan keterangan bahwa mobil dalam video tersebut adalah miliknya dan telah cukup lama digunakan oleh keponakannya yang menetap di Kuala Lumpur.

Keponakan itu disebut bekerja di salah satu perusahaan produk telekomunikasi ternama di Malaysia.

Dia pun mendoakan agar Eggi yang tengah berobat di Malaysia dimudahkan urusannya.

“Agar sebaiknya tidak menyetir sendiri mobil di luar negeri, apalagi kemarin tampak jelas harus pakai kursi roda dan masih menggunakan SIM Indonesia meski bisa berlaku terbatas di Malaysia,” ujarnya.

Pengacara Eggi: Hanya Coba di Sela Pengobatan Kanker

Tak pelak video itu mengundang beragam reaksi. Ellida Netty selaku penasihat hukum Eggi pun buka suara. Ia tidak membantah jika sosok yang ada dalam video itu memang kliennya.

Netty menyebut, peristiwa itu terjadi di tengah-tengah pengobatan kanker usus yang diderita oleh Eggi di Malaysia. Namun, dia menegaskan bahwa Eggi hanya mencoba mengendarai mobil tersebut.

”Pak Eggi kan bisa jalan, bisa nyetir, cuma kan kankernya di usus. Jadi, ketika dia dijemput oleh keponakannya yang kerja di Samsung, pas isi bensin terus dia pengen coba ( sendiri),” jelas Netty kepada awak media pada Senin (19/1/2026).

Menurut Netty, Eggi terbang ke Malaysia setelah Polda Metro Jaya menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

Dia pergi ke Malaysia untuk menjalani pengobatan. Mobil merah yang dikendarai oleh Eggi dalam video tersebut biasa digunakan keponakan Eggi yang menetap dan bekerja di Malaysia.

”Berobat ke Malaysia tanggal 16 (Januari 2026), sampai sana dijemput, dia nggak pakai kursi roda, jalan dia. Di sini (Indonesia) pakai kursi roda gratis, di sana kan bayar, yauda jalan saja,” kata dia.

Polda Metro Jaya Bebaskan Eggi Sudjana

Sebelumnya, Polda Metro Jaya memastikan telah menerbitkan SP3 untuk menghentikan penyidikan terhadap Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis. Keduanya merupakan tersangka kasus dugaan fitnah, pencemaran nama baik, dan penghasutan terkait ijazah Jokowi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan hal itu saat dikonfirmasi oleh awak media pada Jumat (16/1). Dia menyampaikan bahwa penyidik Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya yang menerbitkan SP3 tersebut.

”Benar, penyidik telah menerbitkan SP3 terhadap dua tersangka, yaitu saudara ES (Eggi Sudjana) dan DHL (Damai Hari Lubis). Penghentian penyidikan dilakukan demi hukum berdasarkan keadilan restoratif,” kata Budi.

Menurut Budi, keputusan itu diambil oleh penyidik setelah Polda Metro Jaya melakukan gelar perkara khusus untuk menempuh mekanisme keadilan restoratif atau restorative justice terhadap kedua tersangka. Gelar perkara itu dilakukan pada Rabu (14/1) lalu. ****

Leave a Reply