Ditugu Proklamator, Mustafa Akmal Serahkan Buku Autobiografi Kepada Putri Bung Hatta

Selain kepada Meutia Hatta, Mustafa Akmal juga menyerahkan autobiografinya kepada Gemala Hatta menjelang Pawai Napak Tilas 2026 menuju Tugu Proklamasi.

Asri Hadi Bersama Penulis Buku Mustafa Datuk menyerahkan Buku kepada Ibu Gemala Hatta Dalam Acara Peluncuran Buku

Jakarta, EDITOR.ID,- Wartawan senior asal Sumatera Barat Mustafa Akmal Datuk Sidi Ali, S.H., M.H meluncurkan buku autobiografinya berjudul “Memoar Mustafa Akmal Dt. Sidi Ali, S.H., M.H.: Wartawan, PNS, Dosen, Aktivis, dan Advokat” kepada Prof. Dr. Meutia Hatta, putri pertama Proklamator Republik Indonesia Mohammad Hatta.

Selain kepada Meutia Hatta, Mustafa Akmal juga menyerahkan autobiografinya kepada Gemala Hatta menjelang Pawai Napak Tilas 2026 menuju Tugu Proklamasi.

Penyerahan buku tersebut dilakukan di Tugu Proklamator, Jakarta, sebelum Prof. Dr. Meutia Hatta bersama Gemala Hatta menerima kunjungan peserta kegiatan Tapak Tilas 2026 menuju Tugu Proklamasi.

Putri Proklamator Mohammad Hatta itu berharap buku tersebut kelak ikut mengisi koleksi perpustakaan di Bukittinggi dan Universitas Bung Hatta di Padang.

Ada pertemuan yang terasa lebih bermakna ketika sebuah buku berpindah tangan. Bukan semata karena buku itu menjadi pemberian, melainkan karena di dalamnya tersimpan perjalanan hidup seseorang.

Penyerahan berlangsung di kediaman Gemala Hatta, Jalan Diponegoro No. 57, Jakarta Pusat, menjelang kegiatan Pawai Napak Tilas 2026 menuju Tugu Proklamasi. Mustafa didampingi Dewan Redaksi EDITOR.ID, Drs. Asri Hadi yang wartawan senior dan bendahara AMDI.

Gemala menyambut buku tersebut dengan hangat. Bagi dosen tamu Universitas Indonesia itu, autobiografi bukan sekadar kisah pribadi. Catatan perjalanan seseorang dapat menjadi jejak pengalaman yang berguna bagi orang lain, terutama generasi berikutnya.

“Terima kasih atas pemberian buku yang berharga ini. Semoga buku ini dapat memberikan manfaat dan menjadi catatan yang baik bagi generasi mendatang,” ujar Gemala.

Ia berharap buku tersebut nantinya juga dapat ditempatkan di Perpustakaan Bung Hatta di Bukittinggi dan Perpustakaan Universitas Bung Hatta di Padang. Dengan demikian, kisah yang ditulis Mustafa Akmal dapat menjangkau pembaca yang lebih luas, termasuk mahasiswa dan generasi muda.

Bangga Rekan Seprofesi Menulis Buku

Asri Hadi mengaku bangga melihat koleganya di Indonews mampu merangkum perjalanan panjang kehidupan dan pengabdiannya ke dalam sebuah buku.

“Kami merasa bangga karena Perwakilan Indonews Sumatera Barat sudah menulis autobiografinya. Ini merupakan karya yang patut diapresiasi dan dapat menjadi dokumentasi perjalanan hidup serta pengabdian beliau,” kata Asri.

Menurut dia, perjalanan Mustafa Akmal menarik karena dilalui melalui sejumlah dunia yang berbeda. Mustafa pernah dan terus bersentuhan dengan profesi wartawan, pegawai negeri sipil, dosen, aktivis, hingga advokat. ***

Leave a Reply