Dalam Sehari KPK OTT Dua Kepala Daerah, Wali Kota Madiun Maidi dan Bupati Pati Sudewo

Senin (19/1/2026), Wali Kota Madiun, Maidi Maidi diamankan di Madiun, Jawa Timur, dan diterbangkan ke Jakarta pada Senin malam untuk pemeriksaan lebih lanjut. Bupati Pati, Sudewo diamankan di Pati, Jawa Tengah, dan diperkirakan tiba di Gedung Merah Putih KPK pada Selasa pagi untuk menjalani pemeriksaan.

Dalam operasi tangkap tangan (OTT) dilakukan KPK pada Senin (29/1/2026) di dua lokasi berbeda tersebut, KPK awalnya menangkap 9 orang dari lokasi berbeda-beda secara bersamaan, namun total pihak yang diamankan kini bertambah menjadi 15 orang, mereka semuanya kini diperiksa intensif di Gedung Merah Putih Jakarta. Termasuk, Wali Kota Madiun.
Dalam operasi tangkap tangan (OTT) dilakukan KPK pada Senin (29/1/2026) di dua lokasi berbeda tersebut, KPK awalnya menangkap 9 orang dari lokasi berbeda-beda secara bersamaan, namun total pihak yang diamankan kini bertambah menjadi 15 orang, mereka semuanya kini diperiksa intensif di Gedung Merah Putih Jakarta. Termasuk, Wali Kota Madiun.

Madiun, Pati, EDITOR.ID – Dikabarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap dua kepala daerah, yaitu Wali Kota Madiun Maidi dan Bupati Pati Sudewo, pada Senin, 19 Januari 2026.

Kabar ini dibenarkan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, “Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangkap di Pati adalah saudara SDW,” Ujar Budi, dikonfirmasi, Senin (19/1/2026).

Operasi senyap kedua Kepala Daerah ini dilakukan di Pati, Jawa Tengah, “Salah satunya Wali Kota Madiun,” jelas Budi.

Wali Kota Madiun, Maidi Maidi diamankan di Madiun, Jawa Timur, dan diterbangkan ke Jakarta pada Senin malam untuk pemeriksaan lebih lanjut.

OTT terhadap Maidi diduga terkait penerimaan “fee” proyek dan dana CSR (Corporate Social Responsibility).

“Fee proyek dan dana CSR di wilayah Kota Madiun,” ucap Budi.

KPK menyita uang senilai ratusan juta rupiah dari operasi tangkap tangan (OTT) terkait Wali Kota Madiun Maidi.

“Tim mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai senilai ratusan juta rupiah,” tambah Budi.

Sudewo diamankan di Pati, Jawa Tengah, dan diperkirakan tiba di Gedung Merah Putih KPK pada Selasa pagi untuk menjalani pemeriksaan.

Sudewo sebelumnya juga pernah diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pembangunan jalur kereta api di lingkungan DJKA Kemenhub.

Dalam operasi tangkap tangan di dua lokasi berbeda tersebut, KPK awalnya menangkap 9 orang dari lokasi berbeda-beda secara bersamaan, namun total pihak yang diamankan kini bertambah menjadi 15 orang, mereka semuanya kini diperiksa intensif di Gedung Merah Putih Jakarta. Termasuk, Wali Kota Madiun.

“Selanjutnya 9 orang di antaranya dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Salah satunya Wali Kota Madiun,” tutur Budi.

Seluruh pihak yang terjaring operasi tersebut saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk menentukan status hukum mereka dalam waktu 1×24 jam. (*)

Leave a Reply