Bos Ruko Dibunuh Tukang Bangunan: Jasad Korban Dicor Semen Usai 2 Hari Tewas

Saat itu, kondisi jenazah korban sudah mulai membusuk dan dikerubungi lalat. Tersangka ZA kemudian menyeret korban, menaruhnya di saluran air, lalu mengecornya. Korban diketahui dicor setelah dua hari meninggal dunia.

Ilustrasi Mayat

Korban JS merupakan pemilik proyek ini, sedangkan keluarganya berada di luar negeri dan kebetulan korban juga sudah menikah di Jakarta dan tinggal bersama istri keduanya yang ada di Jakarta.

Sedangkan pelaku berinisial ZA (35) sudah menikah dan keluarganya tinggal di Papua. ZA tinggal seorang diri di Jakarta untuk mencari pekerjaan.

Polres Metro Jaktim bekerja sama dengan personel pemadam kebakaran (damkar) dan laboratorium forensik (labfor) RS Polri untuk membongkar jasad korban di saluran air tersebut.

“Kami akan membuka yang seakan-akan bentuknya seperti kuburan jadi ditutup dengan semen. Kami akan membongkar itu,” ucap Nicolas.

Pelaku Ditangkap

Polisi kemudian menangkap terduga pelaku berinisial ZA (35) di Jakarta Selatan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Armunanto Hutahaean membenarkan bahwa pelaku adalah tukang bangunan yang tinggal di ruko tersebut dan sudah ditangkap.

“Iya, betul. Kuli yang merenovasi bangunan, pelaku tinggal juga di lokasi,” ujar AKBP Armunanto Hutahaean saat dihubungi, Rabu (26/2/2025).

Armunanto menyebutkan korban adalah pemilik gedung yang sedang direnovasi yang juga tempat kejadian perkara. Korban sudah hilang kabar sejak 16 Februari sebelum akhirnya ditemukan tewas.

“(Korban) pemilik bangunan yang sedang direnovasi. Awalnya dilaporkan meninggalkan alamat. Awalnya dilaporkan istrinya meninggalkan alamat,” tuturnya.

Armunanto Hutahaean mengungkapkan jasad korban ‘dikubur’ coran di bekas saluran pembuangan di dalam ruko yang tengah direnovasi.

“(Lokasi coran) bekas saluran pembuangan,” kata Armunantho.

“Lalu tim opsnal gabungan Satreskrim melakukan penyelidikan mulai dari rumah korban hingga bangunan/tempat yang dikunjungi,” kata Armunantho.

Korban Pergi ke Ruko dan Kemudian Menghilang

Kuasa hukum keluarga korban, Enjel Aritonang menyebutkan korban terakhir kali pamit ke istrinya untuk mengecek renovasi tokonya itu pada Minggu (16/2/2025) pagi. Namun korban tak kunjung pulang setelah menengok renovasi ruko.

“Suaminya hilang dari 16 Februari 2025, jam 7 pagi. Dia (korban) masuk ke sini (toko), terus nggak keluar-keluar lagi. Berdasarkan rekaman CCTV LRT, kan jelas kelihatan nih. Terus beberapa hari kemudian nggak pulang,” ujar Enjel Aritonang, dilansir Antara, Kamis (27/2/2025).

Menurut Enjel, pihak keluarga tidak mengetahui tujuan korban datang ke toko yang tengah direnovasi tersebut. “Beliau (korban) pamit kepada istrinya mau ke toko untuk melihat tukang-tukangnya,” ujarnya. (tim)

Leave a Reply