Bohongi Presiden, Bahlil Bilang Listrik 93 Persen Sudah Nyala di Aceh, Anggota DPR: Baru 60 Persen

Prabowo bertanya kondisi listrik terkini di wilayah terdampak kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadia

Jakarta, EDITOR.ID,- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia diduga telah membohongi Presiden RI Prabowo Subianto. Kabar ini terungkap saat Presiden Prabowo Subianto mengunjungi korban bencana banjir di Aceh pada 7 dan 8 Desember 2025. Bahlil melaporkan listrik akan segera menyala di sejumlah wilayah Aceh. Namun kenyataannya sebagian besar masih padam.

Dalam kunjungannya di Aceh Presiden Prabowo Subianto sempat menanyakan langsung ke Menteri ESDM Bahlil Lahadalia soal perkembangan pemulihan listrik pascabencana di wilayah Aceh.

Hal itu disampaikan Prabowo setelah meninjau jembatan bailey di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, Minggu (7/12/2025).

Prabowo menanyakan ke Bahlil kondisi terkini di wilayah terdampak bencana banjir di Aceh. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melaporkan bahwa pemulihan listrik hampir rampung di berbagai wilayah di Aceh. Ia memastikan kepada Presiden bahwa pemulihan listrik di wilayah terdampak bencana di Aceh telah mencapai 93 persen, dan ditargetkan 97 persen akan menyala pada malam itu juga.

Video Tanya Jawab Presiden dengan Menteri ESDM Beredar di Video

Video tanya jawab Presiden Prabowo dengan Menteri ESDM beredar di media sosial. Berikut pembicaraannya setelah Presiden minta Panglima-Kapolri kerahkan semua kekuatan untuk membantu para korban bencana.

“Kementerian ESDM, lampu menyala sudah?” tanya Prabowo. “Siap, malam ini nyala semua, Pak,” jawab Bahlil. “Seluruh Aceh?” tanya Prabowo. “Seluruh Aceh, 97% malam ini semua Aceh nyala,” jawabnya.

Prabowo pun nampak puas dengan jawaban Bahlil, sebagai Presiden mengapresiasi perkembangan proses pemulihan tersebut.

Presiden kembali menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di lokasi Bencana adalah pengabdian kepada rakyat untuk mengatasi masalah.

“Terima kasih, Alhamdulillah. Ya ini, musibah, tantangan yang kita coba. Ini pimpinan baru satu tahun, presiden baru satu tahun, gubernur satu tahun, bupati satu tahun, tapi kita dipilih untuk mengatasi kesulitan,” ucap Prabowo.

Anggota DPR Khalid: Belum Nyala Semua Baru 60 Persen

Keesokan harinya Anggota DPR Khalid membantah laporan Bahlil. Ia menyatakan menerima laporan bahwa pada saat itu, hanya sekitar 60 persen listrik yang menyala di 18 kabupaten/kota yang terdampak banjir dan longsor di Aceh.

Khalid menegaskan bahwa laporan palsu dapat merugikan masyarakat Aceh dan memperlambat penanganan bencana.

“Saat ini baru 60 persen listrik menyala di 18 kabupaten/kota yang terdampak banjir dan longsor di Aceh. Saya minta seluruh menteri untuk melaporkan data yang benar kepada Presiden, jangan bohongi Presiden, sehingga beliau bisa mengambil kebijakan yang tepat dan benar untuk rakyat,” ujar Khalid melalui telepon pada Selasa (9/12/2025).

Khalid menegaskan, kebohongan dalam laporan data dapat berdampak langsung pada rakyat, dan memperlambat penanganan bencana di Aceh. “Laporkan data sesungguhnya, jangan asal bapak senang. Seluruh menteri saya minta untuk tidak bohongi Presiden soal banjir di Aceh,” tegasnya.

Khalid juga mengingatkan kepada Bahlil, “Jika kondisi ini dibiarkan, akan sangat merugikan masyarakat Aceh. Bisa jadi saat hunian sementara dibangun, data sesungguhnya juga akan dikurangi. Ini akan mengadu pemimpin lokal di Aceh dengan rakyatnya,” tegas Khalid.

“Kita semua bekerja untuk rakyat, jangan sampai rakyat jadi korban atas laporan palsu yang kita sampaikan kepada Presiden,” tambahnya.

Khalid pun mendesak agar kepada semua Menteri untuk melaporkan data yang akurat dan tidak membohongi Presiden. Ia menekankan bahwa laporan palsu dapat merugikan masyarakat dan memperlambat penanganan bencana yang efektif .

Anggota DPR bernama Khalid meminta seluruh menteri untuk melaporkan data yang benar kepada Presiden mengenai kondisi banjir dan longsor di Aceh.

Diketahui, kunjungan Prabowo ini merupakan yang kedua kalinya ke Aceh setelah kunjungan pada 1 Desember lalu. Saat itu Prabowo meninjau Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara.

Dalam kunjungannya Presiden didampingi oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit, dan KSAD TNI Maruli Simanjuntak.

Saat menjawab pertanyaan Presiden Prabowo, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya melaporkan bahwa listrik di Aceh sudah menyala masing-masing 93 persen dan 97 persen. ***

Leave a Reply