Bibit Siklon Tropis 94W Tingkatkan Potensi Hujan, BMKG Minta Warga Waspadai Perubahan Cuaca

BMKG memperkirakan sebagian wilayah Indonesia masih berpotensi mengalami hujan pada Rabu Ini

EDITOR.ID-JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian wilayah Indonesia masih berpotensi mengalami hujan pada Rabu (5/8/2026). Kondisi tersebut dipengaruhi oleh aktivitas Bibit Siklon Tropis 94W di Laut Filipina bagian utara serta sirkulasi siklonik yang terpantau di Samudra Hindia sebelah barat Bengkulu.

Melalui pembaruan prakiraan cuaca hariannya, BMKG menyebutkan sistem atmosfer tersebut memicu terbentuknya daerah konvergensi dan perlambatan angin yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

Bibit Siklon Tropis 94W memiliki kecepatan angin maksimum sekitar 15 knot atau setara 28 kilometer per jam, dengan tekanan udara minimum 1004 hPa dan bergerak ke arah barat-barat laut.

Selain itu, keberadaan sirkulasi siklonik di Samudra Hindia juga memperkuat potensi pembentukan awan konvektif yang dapat memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di beberapa daerah.

Wilayah Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan Tanjung Selor menjadi wilayah yang berpotensi mengalami hujan disertai petir.

Sementara hujan ringan diperkirakan mengguyur sejumlah kota, di antaranya:

Medan
Pekanbaru
Padang
Bengkulu
Palu
Mamuju
Sorong
Nabire
Jayapura
Jayawijaya.

Di sisi lain, cuaca cerah berawan hingga berawan diperkirakan mendominasi wilayah:

Jakarta
Bandung
Semarang
Surabaya
Yogyakarta
Serang
Denpasar
Makassar
Manado
Ambon
Gorontalo
Ternate
Kupang
Palembang
Pontianak
Banjarmasin
Palangka Raya
Pangkal Pinang
Tanjung Pinang.

BMKG juga memperkirakan kondisi udara kabur terjadi di Banda Aceh, Jambi, Samarinda, dan Merauke.

Sementara potensi kabut atau asap diprediksi muncul di Bandar Lampung, Kendari, Manokwari, dan Mataram.

Masyarakat Diminta Rutin Memantau Informasi BMKG

BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan perkembangan informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan, terutama bagi masyarakat yang berada di daerah dengan potensi hujan lebat dan petir.

Selain itu, nelayan, pelaku transportasi laut, dan masyarakat yang tinggal di wilayah rawan cuaca ekstrem diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi atmosfer yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Informasi prakiraan cuaca terbaru dapat diakses melalui aplikasi Info BMKG, situs resmi BMKG, maupun kanal media sosial resmi lembaga tersebut agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.**

Leave a Reply