Beredar Isu Keterlibatan Erick dan Boy Thohir di Kasus Korupsi Pertamina, Buru-Buru Dibantah Kejagung

Tanggapi Bola Liar Kasus Pertamax Oplosan Pertamina, Jampidsus Kejagung Tegaskan Tak Ada Fakta Keterlibatan

Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar. (Puspenkum Kejagung).

Jakarta, EDITOR.ID,- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sempat dikabarkan diduga bertanggung jawab dan terlibat dalam kasus korupsi minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina. Bahkan dalam isu tersebut Erick Thohir tidak sendirian. Ia melibatkan kakaknya, Garibaldi Thohir alias Boy Thohir yang juga pemilik PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (Adaro) dalam kasus korupsi ini.

Namun informasi di berbagai platform media sosial (medsos) tersebut buru-buru dibantah Kejaksaan Agung (Kejagung).
Korps Adyaksa memastikan tidak ada keterlibatan kakak beradik tersebut.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, menegaskan bahwa tim penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) tidak menemukan fakta yang menghubung-hubungkan Erick dan Boy dalam kasus yang merugikan negara Rp 193,7 triliun sepanjang 2018-2023 itu.

“Nggak ada informasi fakta soal itu,” kata Harli saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (5/3/2025).

Harli justru mempertanyakan darimana dasar informasi yang beredar berkaitan dengan dugaan keterlibatan Erick dan Boy Thohir dalam kasus tersebut. Sebab, informasi tersebut tidak berbasis pada fakta-fakta penyidikan yang sudah disampaikan oleh penyidik.

“Dari mana sebenarnya informasi-informasi seperti itu?” kata Harli.

Dia menegaskan, penyidikan korupsi yang dilakukan oleh tim di Jampidsus, berbasis pada fakta-fakta hukum dan temuan alat-alat bukti. Dan hingga saat ini, dalam kasus tersebut tak ada menemukan hubungannya dengan Erick, maupun Boy.

Isu Santer di Pusaran Korupsi Pertamina

Sebelumnya, jejak Pemilik PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) Garibaldi Thohir alias Boy Thohir mencuat dalam pusaran kasus korupsi PT Pertamina Patra Niaga.

Hal itu menyusul beredarnya bola liar informasi yang menyebut Boy diduga mengatur para pejabat Pertamina ini melalui dua orang kepercayaannya, R Harry Zunardi alias AI dan Febri Prasetyadi Suparta alias Mr James.

Diketahui, dari kabar yang berkembang R Harry Zunardi alias AI dan Febri Prasetyadi Suparta alias Mr James memiliki tugas masing-masing dari Garibaldi Thohir alias Boy Thohir. R Harry Zunardi alias AI merupakan sosok yang menggantikan Erick Thohir sebagai Komisaris Utama PT Mahaka Media Tbk (ABBA).

Harry ditunjuk dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 2019 atau saat Erick Thohir diangkat menjadi Menteri BUMN.

Melalui AI ini, Boy diduga mengatur enam pejabat Pertamina yang bertugas menangani masalah impor minyak.

“Mereka adalah Riva Siahaan, Yoki Firnandi, Maya Kusmaya, Sani Dinar Saifuddin, Edward Corne, Agus Purwono,” kata sumber menyebutkan siapa saja yang diduga ‘dibina’ Boy Thohir melalui AI.

Leave a Reply