Berapa Uang yang Diterima Pensiunan Gol 1 Sampai Gol IV Mulai November 2025, Ini Daftar Lengkapnya

Gaji pensiunan merupakan langkah strategis yang sangat diharapkan dapat meningkatkan kembali kesejahteraan para purnabakti negara. Harapan ini muncul mengingat gaji pensiunan 2025 diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para purnabakti negara di tengah melonjaknya harga kebutuhan pokok.

Ilustrasi Pensiunan

Jakarta, EDITOR.ID,- Pegawai Negeri Sipil (PNS) setelah purna tugas akan menerima gaji pensiun. Besarannya ditetapkan oleh pemerintah. Jumlah uang yang akan diterima pensiunan pada November 2025 ini mengalami kenaikan. Berikut ini daftar tabel besaran uang yang akan diterima pensiunan.

PT Taspen menegaskan bahwa proses pembayaran gaji bagi pensiunan tetap berjalan normal dan tanpa hambatan pada tahun ini. Meskipun belum ada pengumuman resmi atau keputusan terkait berapa kenaikan gaji terbaru, Taspen berkomitmen untuk mencairkan dana sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menyejahterakan para pensiunan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka selama puluhan tahun.

Besaran gaji pensiunan yang saat ini menjadi rujukan pembayaran telah ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2024.

Sebagai referensi, pada tahun 2024 lalu, pemerintah telah meningkatkan gaji pensiunan sebesar 12 persen melalui Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2024. Kebijakan ini masih menjadi acuan pembayaran pensiun hingga saat ini.

Regulasi dan Jadwal Resmi Pensiunan PNS November 2025

Adapun Taspen menegaskan hingga akhir Oktober 2025, belum ada regulasi baru yang resmi menetapkan penyesuaian atau kenaikan gaji pensiunan selain yang telah diatur pada PP Nomor 8 Tahun 2024.

Pembayaran gaji pensiunan dan rapel kenaikan gaji dilakukan sesuai dengan mekanisme yang diumumkan oleh pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Taspen, bukan sumber yang tak jelas asal usulnya.

Hanya saja, demi memastikan kebenaran termasuk pula jadwal pencairan, para pensiunan harus merujuk pada pengumuman resmi dari PT Taspen melalui laman resmi mereka dan Kementerian Keuangan. Rapel pembayaran, jika memang ada, dipastikan akan melalui proses administrasi dan validasi data yang matang untuk menjamin akurasi.

Sementara itu, sebelumnya sempat beredar isu rapel yang terus bertebaran pada November 2025. Hal ini umumnya terkait dengan penyesuaian gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) aktif yang diatur pada Peraturan Presiden (Perpres) No. 79 Tahun 2025.

Pola kenaikan ini membuka peluang besar bahwa skema serupa akan kembali diterapkan pada tahun 2025, terutama dalam upaya meningkatkan daya beli kelompok pensiunan yang rentan terhadap dampak inflasi.

Sampai saat ini, Taspen belum mendapatkan surat edaran atau keputusan resmi dari Menteri Keuangan terkait pencairan hak pensiunan tersebut. Kendati demikian, rumor beredar bahwa pencairan akan dilakukan November 2025 dengan sistem rapel berlaku surut mulai Oktober 2025.

Penguatan Daya Beli melalui Gaji Pensiunan PNS pada November 2025

Gaji pensiunan merupakan langkah strategis yang sangat diharapkan dapat meningkatkan kembali kesejahteraan para purnabakti negara. Harapan ini muncul mengingat gaji pensiunan 2025 diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para purnabakti negara di tengah melonjaknya harga kebutuhan pokok.

Pensiunan, yang merupakan kelompok masyarakat dengan pendapatan tetap, sangat rentan terhadap fluktuasi inflasi. Oleh karena itu, mereka sangat bergantung pada kebijakan penyesuaian yang diambil pemerintah dalam rangka menjaga daya beli dan memastikan kualitas hidup mereka tetap terjaga setelah masa pengabdian.

Meskipun sempat tersentak kabar mengenai potensi kenaikan ini dan berlanjut membawa harapan baru, para pensiunan diimbau untuk tetap menjaga kesabaran. Hal ini karena para pensiunan diminta bersabar menunggu kepastian resmi sebelum pencairan dilakukan, mengingat proses birokrasi dan penerbitan regulasi resmi menjadi kunci utama.

Hal ini juga membuktikan bahwa pemerintah memberikan perhatian serius kepada para purnabakti yang telah mengabdikan dirinya untuk bangsa dan negara.

Daftar Gaji Pokok Pensiunan Berdasarkan Golongan

Besaran gaji pensiunan masih menggunakan ketentuan terakhir yang berlaku. Berikut ini daftar penerimaan uang pensiunan Golongan I hingga Golongan IV :

Pensiunan PNS Golongan I

Ia: Rp 1.748.100 – Rp 1.962.200

Ib: Rp 1.748.100 – Rp 2.077.300

Ic: Rp 1.748.100 – Rp 2.165.200

Id: Rp 1.748.100 – Rp 2.256.700

Pensiunan PNS Golongan II

IIa: Rp 1.748.100 – Rp 2.833.900

IIb: Rp 1.748.100 – Rp 2.953.800

IIc: Rp 1.748.100 – Rp 3.078.700

IId: Rp 1.748.100 – Rp 3.208.800

Pensiunan PNS Golongan III

IIIa: Rp 1.748.100 – Rp 3.558.600

IIIb: Rp 1.748.100 – Rp 3.709.200

IIIc: Rp 1.748.100 – Rp 3.866.100

Pensiunan PNS Golongan IV

IVa: Rp 1.748.100 – Rp 4.200.000

IVb: Rp 1.748.100 – Rp 4.377.800

IVc: Rp 1.748.100 – Rp 4.562.900

IVd: Rp 1.748.100 – Rp 4.755.900

IVe: Rp 1.748.100 – Rp 4.957.100

Tiga Tunjangan Tetap Berlaku

Selain menerima gaji pokok, para pensiunan di Indonesia tetap berhak memperoleh tiga jenis tunjangan yang bertujuan untuk meringankan beban dan menjamin kesejahteraan keluarga mereka. Tiga tunjangan tersebut adalah Tunjangan Keluarga, yang mencakup Tunjangan Pasangan dan Tunjangan Anak.

Secara spesifik, Tunjangan Pasangan dihitung sebesar 10 persen dari total gaji pokok yang diterima oleh pensiunan. Sementara itu, Tunjangan Anak diberikan sebesar 2 persen untuk setiap anak yang masih berada di bawah tanggungan pensiunan tersebut, membantu memastikan kebutuhan anak-anak tetap terpenuhi.

Adanya beragam tunjangan ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan pensiunan dan keluarganya pasca-purna tugas. ***

Leave a Reply