EDITOR.ID, Jambi,- Residivis yang selalu meresahkan masyarakat karena banyak melakukan pembegalan akhirnya ditembak mati petugas kepolisian. Pelaku begal ini sempat menantang dan melawan saat hendak ditangkap.
Bahkan pelaku sempat menombak Kanit Resmob Polda Jambi AKP Johan Silaen hingga menembus perutnya. Perwira pertama polisi ini nyaris tak tertolong akibat dalamnya luka tusukan tombak ikan. Namun nyawanya terselamatkan setelah tombak berhasil dioperasi dan dilepaskan.
Pelaku begal bernama Taupik. Ia kesohor di kalangan warga kota Jambi sebagai begal kelas wahid. Hobinya mencegat orang dan menganiaya untuk merebut harta korban.
Akibat kelakuannya suka membegal, warga Tanjung Pasir, Kota Jambi yang menjadi buronan kasus begal ini terpaksa tewas ditembak karena menyerang petugas saat hendak ditangkap.
Pelaku Taupik punya rekam jejak hitam dalam menjalani aksi kriminalnya.
Dari keterangan polisi, pelaku sudah beraksi setidaknya di 11 lokasi tempat kejadian peristiwa atau TKP.
Taupik beraksi di dua wilayah Kabupaten dan wilayah Kota Jambi. Rinciannya, 6 TKP di Kabupaten Batanghari, 2 TKP di Kota Jambi dan 3 TKP di Kabupaten Muaro Jambi.
Dirreskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Kaswandi Irwan menjelaskan pelaku sudah jadi target daftar pencarian orang atau DPO. Polisi pun hendak menangkap pelaku di kediamanya di Tanjung Pasir, Kota Jambi.
?Ada 11 TKP sehingga pelaku menjadi target daftar pencarian orang,? kata Kaswandi di Jambi, Selasa, 10 Mei 2022.
Dia menyebutkan, saat tim gabungan mau menangkap pelaku sempat menantang petugas.
Sebelum tewas ditembak, pelaku menyerang Kanit Resmob Polda Jambi AKP Johan Silaen dengan tombak besi ikan.
Imbas tusukan itu, AKP Johan alami luka parah dan mesti menjalani operasi di rumah sakit.
?Kalau tombak menusuk Kanit Resmob panjangnya mencapai 1,3 meter dan tombak yang tertusuk ke perut sebelah kiri AKP Johan Silaen langsung dioperasi dan tombak bisa dilepaskan,? jelas Kaswandi.
Pun, dia menambahkan, pelaku tewas setelah ditembak tiga kali oleh petugas.
Menurut dia, kepolisian juga sudah memberikan pemahaman terhadap pihak keluarga pelaku.
?Kita berikan tindakan terukur kepada pelaku karena berisiko kepada anggota,? tuturnya.
Sebelumnya, tim gabungan di antaranya dari Ditreskrimum Polda Jambi hendak melalukan penangkapan terhadap Taupik, buronan kasus begal.
Saat hendak ditangkap, pelaku melawan dengan menantang petugas.
Bahkan, pelaku sempat menusuk Kanit Resmob Polda Jambi AKP Johan Silaen dengan tombak ikan. AKP Johan alami luka parah di bagian perut sebelah kiri.
Namun, nyawa perwira polisi itu masih berhasil diselamatkan setelah menjalani operasi. (tim)












