Aksi Panggul Beras Pak Menteri Jadi Sorotan Publik Ditengah Penderitaan Korban Banjir

Dengan gaya bak hero atau pahlawan dan peduli korban, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas sampai harus memanggul sendiri karung beras bantuan di pundaknya. Foto pencitraan ini terlihat saat Zulhas memberikan bantuan logistik di lokasi bencana Sumatera.

AKSI PANGGUL BERAS: Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan Panggul Beras Saat Tinjau Banjir di Padang

Ringkasan Berita

  • Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan Panggul Beras Saat Tinjau Banjir di Padang
  • Zulhas menginstruksikan Bulog menyalurkan logistik seperti beras dua kali lipat kebutuhan awal.
  • Pemerintah menjanjikan pembangunan kembali rumah hanyut dan perbaikan infrastruktur akses vital.

Jakarta, EDITOR.ID,- Musibah dan bencana banjir di Sumatera yang merenggut ratusan nyawa menjadi panggung gratis bagi para politisi beramai-ramai show of force atau pencitraan. Ada yang pakai rompi anti peluru saat datangi korban banjir. Namun ada juga yang bergaya memanggul beras. Gayanya bak pemain sinetron yang dipenuhi skenario.

Momen menggelikan itu terjadi di tengah lokasi bencana banjir bandang Koto Panjang Ikur Koto, Padang.

Dengan gaya bak hero atau pahlawan dan peduli korban, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas sampai harus memanggul sendiri karung beras bantuan di pundaknya.

Foto pencitraan ini terlihat saat Zulhas memberikan bantuan logistik di lokasi bencana Sumatera.

Dengan kemeja putih yang kontras dengan sepatu bot oranye terang, Zulhas melangkah tegar di atas tanah becek yang dipenuhi lumpur sisa amukan bah.

Di sekelilingnya, wajah-wajah lelah para korban menatap penuh harap saat Menko turun langsung meninjau salah satu titik terdampak paling parah di Padang, Minggu (1/12/2025).

Aksi Pak Menteri Zulhas ini sontak ramai disorot di media sosial (medsos). Adapun video aksi Zulhas itu diunggah di akun Instagram milik Zulhas dan PAN, dilihat Jumat (5/12/2025). Zulhas berkunjung ke Sumatera Barat pada 30 November lalu.

Zulhas Panggul Beras Jadi Bulan-Bulanan Kritikan Netizen

Unggahan Zulkifli Hasan di media sosial tersebut langsung menuai kecaman dan dianggap sebagai aksi pencitraan semata oleh netizen yang budiman. Banyak netizen yang berbakti menyindir tindakan sang Menteri sebagai akting yang dibuat-buat, mempertanyakan mengapa ia harus memanggul karung beras sendirian padahal didampingi ajudan.

Inilah Para Artis yang Mengkritik Zulhas Panggul Beras

​Sorotan utama dari gambar viral tersebut adalah kolom komentar yang dipenuhi oleh akun-akun centang biru (terverifikasi). Para selebritis ini secara terbuka menyuarakan rasa geli dan ketidaksetujuan mereka terhadap gaya politik usang tersebut. Berikut adalah bedah komentar mereka:

Luna Maya (@lunamaya): “Geli banget liat nya (emotikon tertawa dan muntah) stop please this is (emotikon tertawa).” Luna Maya secara blak-blakan mengungkapkan rasa “cringe” atau geli melihat aksi teatrikal tersebut. Komentar ini mewakili perasaan banyak anak muda yang mulai jengah dengan gaya kampanye fisik yang tidak substantif.

Inul Daratista (@inul.d): “Ya Allah sik sempate pak sampean pencitraan (emotikon menangis).” Ratu Ngebor ini menyoroti aspek prioritas waktu. Di tengah kesibukan mengurus negara sebagai menteri, Inul mempertanyakan mengapa pejabat masih sempat melakukan pengaturan adegan (setting) untuk kebutuhan pencitraan visual semata.

​Indy Barends (@indybarends): “Penting bangeettt buat pencitraan.” Presenter senior yang dikenal kritis dan jenaka ini menggunakan sarkasme untuk menegaskan bahwa aksi panggul beras tersebut hanyalah upaya memoles citra, bukan urgensi kerja nyata.

Sarah Sechan (@sarsehshoku): “Harus banget itu karung sebagai props.” Komentar Sarah Sechan sangat tajam menyoroti penggunaan karung beras sebagai “properti” syuting. Ini menyiratkan bahwa politisi dianggap memperlakukan kegiatan sosial layaknya sebuah syuting film dengan naskah dan properti yang disiapkan.

Musdalifah Basri (@musdalifahbasri): “Air matanya kurang keluar pak.” Komika ini menyindir akting sang menteri yang dianggap kurang totalitas untuk memancing simpati publik, menyamakan aksi politik dengan adegan sinetron sedih.

Shireen Sungkar (@shireensungkar): “Ya Allah tlg kondisikan hati saya.” Komentar ini menyiratkan upaya menahan diri agar tidak ikut menghujat lebih kasar, namun sudah cukup menunjukkan rasa ketidaknyamanan melihat aksi tersebut.

Zulhas Janji Bulog Akan Kirim Beras

Zulhas berjanji kepada korban banjir bahwa Perum Bulog telah diperintahkan untuk menyalurkan bantuan logistik sebanyak dua kali lipat dari total kebutuhan di daerah-daerah terdampak bencana, termasuk Sumatera Barat.

“Saya sudah instruksikan kepada Bulog agar mensuplai logistik dan kebutuhan sebanyak dua kali lipat,” kata Zulhas dikutip dari Antara, Senin (1/12/2025).

Kebijakan ini diambil bukan tanpa alasan. Zulhas menjelaskan, jika kebutuhan di satu wilayah diperkirakan mencapai 1.000 kilogram, maka Bulog wajib menyuplai sebanyak 2.000 kilogram.

Prioritas utama adalah komoditas bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula. Langkah ini, menurutnya, adalah strategi antisipatif untuk mencegah kelangkaan dan potensi kericuhan akibat akses yang terputus.

“Jalan-jalan dan akses di lokasi putus, jangan sampai kekurangan suplai logistik membuat orang-orang saling berebutan,” katanya.

Di hadapan warga Ikur Koto yang banyak kehilangan tempat tinggal, Zulhas memberikan janji yang paling mereka butuhkan. Ia berjanji akan mengupayakan pembangunan kembali rumah-rumah warga yang hanyut terseret arus deras banjir bandang.

“Tadi Wali Kota Padang mengatakan mereka punya tanah, maka saya akan usahakan rumah-rumah yang hanyut itu dibangun kembali,” janji Menko Pangan tersebut.

Dalam kunjungan yang turut didampingi oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, Zulhas juga menekankan bahwa perbaikan infrastruktur vital yang rusak, terutama akses jalan, menjadi prioritas utama pemerintah pusat untuk mempercepat pemulihan.

Sebelumnya, wilayah Ikur Koto, Koto Panjang, menjadi saksi bisu dahsyatnya banjir bandang yang merendam rumah warga hingga setinggi atap dan menghanyutkan sejumlah bangunan.

PAN Bela Ketumnya: Tak Ada Kepalsuan

PAN mengaku santai dan tak terpengaruh dengan kritikan dan sindiran netizen soal gaya Ketua umumnya memanggil beras sendiri saat mendatangi korban banjir.

“Bang Zulkifli Hasan, Menko Pangan RI, sebagai pejabat publik, tentu tidak lepas dari kritik, baik soal kebijakan maupun soal sikap dan perilaku. Itu hal yang wajar saja. Dan Bang Zul menanggapi dengan santai saja,” kata Waketum PAN Viva Yoga Mauladi kepada wartawan, Jumat (5/12/2025).

Viva mengatakan aksi Zulhas tersebut bukan pencitraan. Menurutnya, hal itu bentuk empati melihat warga terdampak.

“Bang Zul mengangkat karung atau membantu membersihkan rumah dari lumpur bukanlah untuk pencitraan. Tapi itulah Bang Zul yang mudah tersentuh hatinya jika melihat penderitaan dan selalu berempati buta. Sisi kemanusiaannya lebih dominan,” ujarnya.

“Tidak ada kepalsuan dalam bersikap. Itu murni dari hatinya. Sejak PAN berdiri tahun 1998, sikap Bang Zul tidak pernah berubah untuk selalu ringan tangan membantu dan menolong orang,” sambungnya. ***

Leave a Reply