Aksi Gila Gangster Italia Merampok Uang dari Mobil Lapis Baja di Jalan Raya yang Sibuk

Insiden ini dinilai sebagai cara Gila perampokan mobil lapis baja pengangkut uang oleh geng bersenjata dan bertopeng yang menyamar sebagai polisi di Jalan Raya di wilayah Puglia, Italia, pada Senin pagi (9/2/2026), berhasil digagalkan, meskipun perampok berhasil meledakkan mobil tersebut.

Kecelakaan Maut

Italia, EDITOR.ID – Terjadinya insiden dramatis yang menyebabkan sebagian jalan raya terhenti sementara, sekelompok geng bersenjata dan bertopeng beraksi hendak menyergap kendaraan lapis baja berisi uang BTV ditengah jalan raya yang sibuk.

Kejadian peristiwanya seperti kita menonton film aksi Hollywood ataupun Bollywood dimana tembakan dan ledakan terjadi saat sekelompok gengster Italia bersenjata dan bertopeng mengincar mobil lapis baja pengangkut uang di tengah jalan raya yang sangat sibuk.

Menurut sumber dari Breaking911 (@Breaking911), Jalan raya 613 terblokir oleh kendaraan yang terbakar dan ledakan bahkan tembakan pun terjadi dalam upaya perampasan mobil lapis baja pengangkut uang BTV.

Para gengster yang terdiri dari sekitar 6 hingga 10 orang bermasker ini menggunakan mobil curian yang dilengkapi dengan lampu strobo biru untuk menyamar sebagai polisi dan mengelabui pengendara.

Blokade Jalan: Mereka menciptakan “dinding api” dengan membakar beberapa kendaraan di tengah jalan tol untuk menghentikan laju mobil pengangkut uang milik perusahaan keamanan Battistolli Group.

Sedangkan menurut media lokal, beberapa tersangka terlihat mengenakan pakaian terusan hitam putih dan masker serta menggunakan kendaraan yang dilengkapi lampu berkedip untuk meniru polisi, sehingga mengelabui petugas keamanan di mobil lapis baja tersebut, dibuat pelaku perampokan kebingungan sebelum meledakkan alat peledak terhadap mobil pengangkut uang tunai milik Battistolli (BTV).

Para pelaku menggunakan bahan peledak untuk membongkar paksa pintu mobil lapis baja tersebut hingga menyebabkan ledakan besar.

Mereka juga terlibat baku tembak sengit menggunakan senjata laras panjang (seperti Kalashnikov) dengan personel Carabinieri (Polisi Militer Italia) yang tiba di lokasi.

Pihak berwenang mengatakan setidaknya enam pelaku terlibat, beberapa di antaranya menyamar sebagai polisi. Dan pada saat itu pula Polisi sungguhan berhasil menangkap dua orang pelakunya.

Menurut konfirmasi pihak berwenang setempat mengklaim, mengatakan, upaya perampokan bersenjata dan bertopeng terhadap mobil lapis baja pengangkut uang BTV telah digagalkan

Serangan itu terjadi di jalan raya yang menghubungkan Lecce dan Brindisi, ketika sekelompok pria bersenjata dan bertopeng memblokir jalan dengan membakar sebuah truk kecil untuk menghentikan lalu lintas dan memaksa kendaraan lapis baja tersebut berhenti di dekat pintu keluar Tuturano.

Insiden ini dinilai sebagai cara Gila perampokan mobil lapis baja pengangkut uang oleh geng bersenjata dan bertopeng yang menyamar sebagai polisi di Jalan Raya di wilayah Puglia, Italia, pada Senin pagi (9/2/2026), berhasil digagalkan, meskipun perampok berhasil meledakkan mobil tersebut.

Insiden dramatis ini terjadi di jalan raya SS 613 yang menghubungkan kota Brindisi dan Lecce, di wilayah selatan Puglia, Italia.

Sekitar enam hingga sepuluh pelaku, beberapa di antaranya mengenakan penutup wajah dan pakaian hitam-putih, menggunakan kendaraan dengan lampu strobo untuk meniru mobil polisi.

Mereka memblokir jalan dengan membakar sebuah van dan truk kecil untuk menghentikan lalu lintas, lalu memaksa mobil lapis baja milik perusahaan keamanan Battistolli (BTV) berhenti.

Para pelaku menggunakan bahan peledak untuk mencoba membuka paksa pintu mobil lapis baja, aksi tersebut menyebabkan ledakan besar yang menimbulkan kepulan asap tebal dan melumpuhkan lalu lintas sementara.

Video rekaman saat detik-detik peristiwa dramatis ini terjadi, di abadikan oleh pengendara yang lewat di depannya, memperlihatkan pertunjukan seperti dalam film aksi menunjukkan mobil tersebut meledak dengan asap membumbung keatas dan puing-puing bertebaran di tengah ledakan.

Menjadi seru ketika serangan itu dengan cepat memicu respons dari Carabinieri dan pasukan keamanan lainnya, yang menyebabkan terjadi baku tembak singkat saat petugas tiba di lokasi kejadian.

Polisi Italia (Carabinieri) tiba dengan cepat di lokasi kejadian. Baku tembak pun sempat terjadi antara petugas dan para perampok bertopeng, dikabarkan salah satu kendaraan polisi terkena tembakan. Namun, berkat respons cepat aparat dan mungkin juga karena sistem keamanan internal mobil membuat para pelaku kocar-kacir tidak berhasil membawa kabur uang di dalamnya mobil lapis baja.

Meskipun berhasil meledakkan mobil, upaya perampokan tersebut gagal total karena sistem keamanan internal mobil (protokol keamanan busa/foam) berhasil mencegah mereka mengakses brankas uang.

Upaya perampokan mereka berhasil digagalkan Carabinieri, para penyerang melarikan diri dari tempat kejadian.

Para pelaku sempat membajak mobil warga sipil untuk melarikan diri dan menyebarkan ranjau paku di jalan. Tak lama setelah kejadian, dilaporkan mencuri kendaraan dari pengemudi yang lewat untuk menerobos penghalang jalan polisi, pada akhirnya pihak Carabinieri dilaporkan berhasil menangkap dua orang tersangka.

Menurut komando provinsi di Lecce, sebuah kendaraan Carabinieri terkena peluru, tetapi tidak ada cedera serius atau korban jiwa yang dilaporkan di antara polisi, petugas keamanan transportasi, atau pengendara sipil.

Berdasarkan informasi dari pihak berwenang, insiden brutal ini tidak ada laporan yang mengalami cedera serius atau korban jiwa dari pihak polisi, para perampok, petugas keamanan maupun warga sipil.

Setelah kejadian, aparat melancarkan pengejaran dan berhasil menangkap dua terduga pelaku dalam waktu satu jam setelah insiden terjadi.

Pihak berwenang kemudian menangkap dua tersangka, sementara beberapa lainnya masih buron karena perburuan terus berlanjut dengan pengawasan helikopter dan pos pemeriksaan di sekitar wilayah tersebut.

Polisi dan jaksa telah mengkonfirmasi bahwa meskipun bahan peledak para perampok menyebabkan kerusakan yang signifikan, sistem keamanan bawaan pada mobil lapis baja mencegah mereka mengakses uang tunai, sehingga upaya tersebut akhirnya gagal.

Ruas jalan SS 613 ditutup sementara untuk memungkinkan tim forensik mengumpulkan bukti dan membersihkan kendaraan yang rusak dan puing-puing.

Pengendara di Puglia disarankan untuk mewaspadai penundaan karena para penyelidik menyisir area tersebut untuk mencari petunjuk lebih lanjut.

Pihak berwenang hingga saat ini masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi pelaku lainnya. (*)

Leave a Reply