EDITOR.ID, Indramayu,- Banjir akibat luapan Sungai Cibuaya yang menerjang Kecamatan Widasari Kabupaten Indramayu meluas. Genangan air kini menyebar ke lima desa. Padahal sehari sebelumnya hanya tiga desa yang tergenang.
Dua desa yang ikut terdampak luapan Sungai Cibuaya yakni Kalensari dan Bunder. Sedangkan tiga desa yang lebih dulu kebanjiran yakni Bangkaloa Ilir, Widasari dan Kongsijaya.
Seperti diketahui limpasan air Sungai Cibuaya di Kabupaten Indramayu terus meluas. Setelah merendam Blok Temulawak Desa Malangsari Kecamatan Bangodua, Sungai Cibuaya menggenangi ratusan rumah di tiga desa di Kecamatan Widasari.
Ketiga desa yang tergenang akibat limpasan Sungai Cibuaya yakni Desa Widasari, Bangkaloa dan Kongsijaya. Terparah dialami warga di Blok Cibogor Desa Widasari. Sedikitnya 420 rumah terendam. Ketinggian air rata-rata 50 centimeter.
Sementara di Desa Bangkaloa, kondisi terparah berada di Blok Kuburan. Sebanyak 125 rumah di blok tersebut, sampai kini masih tergenang air luapan Sungai Cibuaya setinggi 50 cm. Sedangkan di Desa Kongsijaya, limpasan Cibuaya hanya merendam 20 rumah saja.
Akibat semakin meluasnya area banjir, Camat Widasari, Dulyono, harus mengajukan permintaan bantuan ke bupati melalui BPBD setempat. Ia meminta segera didirikan pos tenda darurat dan dapur umum. “Iya benar, surat sudah disampaikan,” ujar Dulyono.
Meski begitu ketinggian air saat ini stabil cenderung surut. Jalan penghubung Kecamatan Widasari dengan Kecamatan Lelea pada Rabu (6/1) pagi yang sempat terputus kini sudah bisa dilalui. “Kendaraan sudah bisa lewat. Semoga saja, tidak ada kiriman air besar dari hulu sehingga banjir segera surut,” tegas dia. (Hendra Sumiarsa)












