EDITOR.ID, Indramayu – Seluruh bus angkutan umum yang melewati jalur pantura di wilayah Kecamatan Losarang, kabupaten Indramayu terpaksa dihentikan, JUmat (25/12). Belasan petugas kepolisian dan TNI, langsung masuk ke dalam bus untuk melakukan pemeriksaan penumpang. Selain itu, petugas juga memeriksa kelengkapan surat-surat serta memeriksa kelaikan teknis bus yang dihentikan tersebut.
Namun ada hal menarik pada saat dilakukan pemeriksaan trehadap penumpang bus. Kapolsek Losarang, Kompol H Mashudi, memberi hadiah untuk penumpang yang bisa menjawab pertanyaannya. “Coba sebutkan tiga poin Inpres no 6 tahun 2020 tentang 3M,” tanya kapolsek.
Salah seorang penumpang ada yang mengangkat tangan. “3M itu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” tutur salah satu penumpang.
Untuk jawaban yang benar tadi, Kapolsek Mashudi memberi hadiah dengan membayar ongkos perjalanan penumpang tadi. “Alhamdulilah. Betul. Mana kondektur. Ini saya bayari ongkosnya,” tutur Mashudi seraa menekankan agar 3M sudah harus menjadi pila hidup sehari-hari selama masa pandemi Covid-19 ini.
Dijelaskan Mashudi, petugas gabungan sengaja menghentikan bus untuk memastikan penerapan prokes (protokol kesehatan), dan kelaikan teknis bus. Penghentian dilakukan untuk seluruh bus angkutan umum yang melintas di depan Pospam Jangga Losarang, Kecamatan Losarang, Indramayu.
Petugas langsung naik untuk memeriksa kondisi di dalam bus. Pemeeriksaan untuk memastikan penumpang dan awak bus mengenakan masker dan menjaga jarak duduk. ?Untuk kelaikan teknis bus, kita periksa kondisi rem, lampu, ban dan kelengkapan lainnya,? kata Mashudi.
Setelah diperiksa, sebelum diijinkan melanjutkan perjalanan, Kapolsek Mashudi menekankan agar supir tidak ugal-ugalan. Juga mengingatkan kepada penumpang agar tetap mematuhi prokes dengan saling mejaga jarak. (Hendra Sumiarsa)












