Kapolda Sindir Masih Ada Minuman Cap Tikus dan Topi Miring

Img 20201222 100215

EDITOR.ID, Bandung – Polda Jabar melaksanakan pemusnahan narkoba dan minuman keras, hasil penangkapan selama tahun 2020. Saat acara pemusnahan di halaman belakang Polda Jabar, Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri, menceritakan bahwa saat menjabat Kapoltabes Yogyakarta, dirinya kaget ada minuman bernama Lapen.

“Jadi ada minuman namanya Lapen di Yogyakarta itu. Kata orang sana artinya langsung pening, nah ini minuman lokal kaya tuak, kami terus ungkap agar masyarakat tidak terpengaruh alkohol atau miras ini,” papar Irjen Pol Ahmad Dofiri, Selasa (22/12).

Kapolda menegaskan, bahwa di daerah asalnya di Indramayu pun, demikian sama saat dirinya masih kecil.

“Duku saat kecil itu ada minuman cap tikus atau topi miring, saya ga tau masih ada apa ngga ya,” jelasnya.

Ditegaskan mantan pria yang pernah menjabat Kapolres Bandung ini, bahwa miras dan narkoba harus diberantas.

“Kondusifitas masyarakat harus dijaga, bahkan generasi muda kita harus diselamatkan, terutama dari bahaya miras dan narkoba ini,” paparnya.

Dalam kegiatan pemusnahan ini, jumlah barang bukti yang dimusnahkan, yakni 14.487.16 gram sabu, 1.500,64 gram ganja, obat-obatan 161.518 butir , 120.641,74 gram tembakau gorila, 20.057 botol miras, 1.280 liter tuak.

Dalam pemusnahan tersebut, hadir juga Kepala BNNP Jabar Brigjen Sufyan Syarif, BPOM Jabar, Dinkes Jabar, serta Ketua MUI Jabar, dan sejumlah elemen organisasi anti narkoba. (Tim)

Leave a Reply