EDITOR.ID, Indramayu – Angin puting beliung menghantam permukiman padat penduduk di sejumlah wilayah di Kabupaten Indramayu, Senin (14/12) petang. Setidaknya ada dua kecamatan yang mengalami dampak puting beliung yakni Kecamatan Jatibarang dan Cikedung.
Di Kecamatan Cikedung, angin kencang merusak 22 rumah warga di Blok Lunggadung Desa Cikedung Lor. Atap genteng dan asbes rumah-rumah warga beterbangan tertiup angin sangat kencang. Di desa lain, yakni Desa Jatisura, sebuah pohon besar tumbang. Akses warga terhalang lantaran batang pohon menutup badan jalan. Pohon tumbang juga menimpa kabel listrik PLN sehingga listrik di sejumlah lokasi padam.
Kapolsek Cikedung, Ipda Ian Hermawan melalui Kasubbag Humas Polres Indramayu, AKP Budiyanto, mengatakan proses evakuasi batang pohon tumbang segera dilakukan petugas gabungan dari aparat desa, polsek, koramil dan DPBD setempat. Pasalnya, jalan yang tertutup batang pohon besar itu merupakan akses utama warga. “Untuk rumah yang terdampak sudah dilakukan assessment petugas gabungan. Bersyukur, tidak ada korban luka dan jiwa dalam peristiwa ini,” ungkap Budiyanto.
Di tempat terpisah, dalam waktu bersamaan angin puting beliung juga menerjang permukiman padat penduduk di Blok Karanganyar Desa/Kecamatan Jatibarang. Sedikitnya empat rumah rusak parah dan tiga rumah lainnya rusak ringan. Sebuah tiang listrik juga roboh. Meski tidak ada korban luka dan jiwa, namun kerugian ditaksir cukup besar.
Salah satu Ketua RT di Blok Karanganyar, Ahmad Arifin, mengatakan tiupan angin kencang datang tiba-tiba. Kawasan tersebut sebelumnya diguyur hujan dengan intensitas sedang. Tak lama kemudian hujan bertambah deras disertai tiupan angin kencang. Warga panik berlarian menyelamatkan diri. Atap baja ringan sebuah bengkel mebel porak poranda diterjang angin. Lempengan atap baja ringan bahkan terbawa angin cukup jauh hingga menimpa genteng rumah warga lain.
Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Indramayu, A Fata, mengatakan sejauh ini situasi di lapangan sudah kondusif. Warga mulai memperbaiki kerusakan rumah masing-masing. Material yang sebelumnya berhamburan kini sudah dibersihkan. “Semua sudah normal seperti biasa. Kami juga mengimbau warga agar tetap waspada karena cuaca memang sedang tidak bersahabat. Tetap hati-hati dan hindari tempat-tempat tertentu yang memicu kecelakaan akibat bencana,” ujar Fata. (Hendra Sumiarsa)












