125 Nakes Tumbang, IGD RSUD Ditutup Sementara

Img 20201212 Wa0092

EDITOR.ID, Indramayu – Sebanyak 125 tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Indramayu dinyatakan terpapar virus corona. Mereka tumbang berjibaku melawan pandemi covid-19 yang semakin meningkat. RSUD Indramayu bahkan harus menutup layanan IGD (Instalasi Gawat Darurat) -nya karena nakes yang dimiliki tak cukup tenaga untuk melayani pasien.Lantaran banyak nakes di RSUD Indramayu terkonfirmasi positif corona.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi, dr.Deden Bonni Koswara, mengatakan ke-125 nakes yang terkonfirmasi positif covid-19 menyebar di seluruh tempat pelayanan kesehatan di Kabupaten Indramayu. Mereka, kata dia, sebagain besar terpapar oleh transmisi lokal saat menangani pasien positif corona. “Mereka (nakes) garda terdepan, bersentuhan langsung dengan pasien dan berhadapan dengan lingkungan saat melaksanakan tugas intervensi di lapangan,” jelas Deden.

Terkait dengan rencana penutupan sementara pelayanan IDG RSUD Indramayu, Deden mengatakan hal itu menjadi kewenangan manajemen RSUD dan bupati. Namun demikian, ia tetap mendukung setiap langkah yang dilaksanakan RSUD jika diperlukan dan bersifat mendesak. “Betul, surat pemberitahuan dari manajemen RSUD ke bupati sudah disampaikan, bahkan sudah menyebar ke media sosial. Kita doakan saja, para nakes di RSUD diberi kesehatan dan kekuatan. Sebab tugas mereka sangat bert, tidak melulu melayani pasien covid-19, tetapi juga pasien umum,” ujar Deden.

Pada bagian lain Deden mengimbau agar masyarakat diminta terbuka soal covid-19. Sebab dari beberapa kasus yang terjadi, justru dipicu karena sikap tertutup masyarakat. Menurutnya, ketertutupan justru akan menimbulkan desas- desus dan fitnah. Ia berharap masyarakat jangan ragu mengumumkan status kesehatan dirinya dan keluarga ke masyarakat. Dengan bersikap terbuka, tetangga bisa tahu kondisi sekitar dan menjadi jalan tenaga kesehatan untuk intervensi.
“Jangan abai, tetap menerapkan protokol kesehatan diri sendiri dan lingkungan. Saatnya terbuka agar penanganannya lebih mudah,” tukas Deden. (Hendra Sumiarsa)

Leave a Reply