Dua Kapal Nelayan Hancur Dihantam Ombak Besar

Img 20201207 Wa0146

EDITOR.ID, Indramayu – Dua kapal nelayan yakni KM Safinah Najah berbobot 29 GT (gross ton) dan perahu tak bernama, mengalami kerusakan parah salah satunya bahkan hancur akibat dihantam gelombang besar di perairan laut Indramayu, Senin (7/12) sekira pukul 10.00 WIB. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian dipastikan mencapai puluhan juta rupiah. Sementara itu sebuah kapal tongkang berukuran besar kandas di bibir pantai setelah terempas ombak besar.

Insiden yang menimpa tiga kapal tersebut terjadi di tiga tempat berbeda. Peristiwa pertama, menimpa KM Safinah Najah. Lambung kapal yang dinahkodai oleh Cahyadi (29) warga Desa Bulak, Kecamatan Kandanghaur, ini pecah akibat dihantam ombak besar. Kejadiannya, saat kapal akan masuk muara Eretan berniat lego jangkar. Namun belum sempat mencapai mulut muara, kapal terempas gelombang besar hingga nahkoda tak mampu mengendalikannya. Gempuran ombak yang cukup besar mengakibatkan lambung kapal pecah. “Kapal terdorong dan kandas ke bibir pantai. Nahkoda dan sembilan ABK-nya selamat,” ujar Kasat Polair Polres Indramayu, AKP Tokhari melalui Kasubbag Humas Polres Indramayu, AKP Budiyanto.

Kecelakaan berikutnya menimpa perahu nelayan asal Desa Bugel, Kecamatan Patrol. Perahu milik Dila (40) dengan tiga orang nelayan di sapu ombak saat akan pulang sehabis mencari ikan. Namun nahas, ketika hendak memasuki muara Bugel perahu diterjang ombak besar. Beruntung ketiganya berhasil menyelamatkan diri. Sementara perahu mereka hancur tak berbentuk.

Salah seorang nelayan, Ino (35) mengatakan, saat perahu tersebut akan memasuki muara Bugel turun hujan disertai angin kencang. Tiba tiba datang ombak besar kemudian menyapu perahu. Tiga orang nelayan yang ada diperahu tersebut sempat berusaha mengendalikan perahu untuk masuk ke muara. Namun, upayanya sia sia, karena lambung perahu tiba tiba pecah.

Di tempat berbeda, yakni di Pantai Pamugaran Desa Eretan Kulon Kecamatan Kandanghaur, warga dikagetkan dengan munculnya kapal tongang berukuran besar terdampar di pantai setempat. Tongkang pengangkut batu bara itu terdampar, diduga terempas hantaman ombak besar. Sampai berita ini dibuat, kapal tongkang belum dievakuasi ke laut lepas lantaran buruknya cuaca. (Hendra Sumiarsa)

Leave a Reply