EDITOR.ID, Indramayu – Riyan (32), anak buah kapal (ABK) KM.Harmoni Jaya 3 yang dikabarkan hilang di perairan laut Sumbermas Desa Ilir Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat. Ia ditemukan di Pantai Cilet, di dekat areal tambak Desa Karanganyar Kecamatan Kandanghaur atau berjarak sekira 2 mil dari lokasi KM Harmoni Jaya 3 tenggelam.
Korban Riyan ditemukan dalam kondisi lemas oleh seorang penjaga tambak. Ia lalu dibawa ke gubuk tambak untuk beristirahat. Wrga lain yang mengetahui keberadaan Riyan segera menghubungi petugas. Tak lama petugas datang menjemputnya. “Korban berhasil selamat, berpegangan busa (styrofoam) lalu berenang dan sampai di pantai Cilet,” ujar Kasat Polair Polres Indramayu, AKP Tokhari melalui Kasubbag Humas Polres Indramayu, AKP Budiyant, Senin (7/12).
Diberitakan sebelumnya, kapal nelayan KM.Harmoni Jaya 3 karam setelah dihantam ombak besar saat lego jangkar berjarak 1 mil dari perairan laut Sumbermas Desa Ilir Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu, Minggu (6/12) petang. Seorang anak buah kapal (ABK) dinyatakan hilang sedangkan empat orang lainnya berhasil menyelamatkan diri. Sampai sekarang ABK yang hilang belum ditemukan. Upaya pencarian terkendala cuaca buruk.
Informasi yang berhasil dihimpun, Senin (7/12) menyebutkan, peristiwa itu terjadi saat KM.Harmoni Jaya 3 yang dinahkodai Alif Kholidin (23), melakukan pelayaran dari Muara Angke, Jakarta Utara, menuju Indramayu. Sebelum bersandar ke muara, nahkoda memutuskan untuk lego jangkar lebih dulu di tengah laut, berjarak sekira 1 mil dari pantai Sumbermas. Keputusan itu dibuat lantaran cuaca pada saat itu buruk, hujan deras disertai angin kencang dan gelombang tinggi. Sambil menunggu cuaca dianggap aman, nahkoda kapal menyempatkan diri pulang dengan menumpang perahu nelayan lain yang lebih besar.
Beberapa jam kemudian, nahkoda menerima kabar dari salah seorang ABK bahwa KM.Harmoni Jaya 3 berbobot 28 GT itu dihantam ombak besar dan nyaris karam seketika. Kabar itu lalu dilaporkan ke petugas Sat Polair dan anggota TNI AL di pos pengawas setempat. Mereka kemudian berangkat lokasi KM.Harmoni lego jangkar. Hanya saja, usaha menjangkau lokasi terhalang ombak besar. Demi keselematan, petugas pun memutuskan untuk kembali ke bibir pantai.
Saat bersamaan, empat dari lima ABK yang sebelumnya berada diatas kapal berhasil menyelamatkan diri, berenang hingga ke bibir pantai. Mereka lalu diselamatkan petugas dibantu nelayan. Namun salah seorang ABK bernama Riyan (32), warga Desa Tugu Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu tertinggal dan dinyatakan hilang. Hingga sekarang petugas gabungan, Satuan Polair dibantu TNI AL masih melakukan pencarian.(Hendra Sumiarsa)












