EDITOR.ID, Bandung – Warga Binaan Pemasyarakatan (wbp) yang berada di Rutab Klas I Bandung, tak bisa dikunjungi selama hampir 10 bulan terakhir.
Meski tak ada layanan kunjungan, warga binaan merasa nyaman dengan pelayanan yang dilakukan petugas Rutan Klas I Bandung selama masa pandemi.
Seperti halnya yang diungkapkan Denas, warga Cimahi yang menjalani hukuman pidana dalam kasus penipuan, merasa mendapat layanan maksimal dari petugas Rutan Klas I Bandung.
“Saya pernah sakit sampai dirawat, karena penyakit yang saya alami. Pelayanan maksimal petugas Rutan Klas I Bandung membuat saya terharu, meski saya seorang narapidana saya diperlakukan dengan baik dan layak,” paparnya, saat ditemui di Rutan Klas I Bandung, Senin (7/12).
Denas bahkan pernah mengalami situasi yang cukup membuat mentalnya down, karena ditinggal orang kesayangannya.
“Pas Juli saya ditinggal anak saya tercinta selama lamanya, dan saya berada dalam masa tahanan, namun saya diberikan dispensasi waktu untuk bisa melihat pemakaman anak saya,” jelas Denas yang hari ini mendapatkan asimilasi atas kasusnya.
Warga binaan lainnya, Amin (21) yang menjalani masa tahanan karena kasus penusukan, menjelaskan bahwa saat menjalani masa tahanan dirinya hampir setiap hari berinteraksi dengan petugas.
“Saya melihat petugas ini tulus dalam membina tahanan, saya juga bisa mengambil hikmah dari kasus saya karena bimbingan petugas di Rutan Klas I Bandung ini,” papar Amin.
Selain warga binaan pemasyarakatan, pengunjung dari pihak keluarga wbp, mengaku sangat respect atas pelayanan petugas dalam melayani keluarga untuk bisa menyampaikan makanan bagi wbp.
Destrina (29) bersyukur atas pelayanan prima dan maksimal oleh petugas Rutan Klas I Bandung, agar bisa menyampaikan makanan dan barang dari keluarga.
“Memang selama pandemi tak ada kunjungan, namun saya tetap mengirimkan makanan dan barang keperluan suami saya, dan itu Alhamdulillah disampaikan dengan baik,” papar Destrina.
Destrina berharap, pelayanan kepada keluarga wbp terus ditingkatkan, dengan maksimal dan prima.
Pengunjung lainnya, Shafana warga Ujungberung menilai pelayanan di Rutan Klas I Bandung cukup prima dan melayani sekali ke keluarga pengunjung.
“Kalau saya nilai baik ya, tak ada pungli tak ada tekanan. Bahkan humanis sekali,” papar Shafana
Terpisah Karutan Klas I Bandung, Riko Stiven menjelaskan bahwa pelayanan kepada wbp dan keluarga wbp, merupakan pelayanan mutlak bagi seluruh petugas Rutan Klas I Bandung, untuk bisa memberikan pelayanan terbaik.
“Kami menerapkan pelayanan prima dan maksimal kepada keluarga wbp dan wbp, agar wbp dan keluarga nyaman saat berada di lingkungan Rutan Klas I Bandung,” terang Karutan Bandung.












