Arkeolog Temukan Struktur Bangunan Sisi Barat Candi ‘Dingkel’

Img 20201206 123943

EDITOR.ID, Indramayu – Tim gabungan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Lampung, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat dan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Indramayu mulai menemukan struktur bangunan sisi barat Candi ‘Dingkel’ di Blok Dingkel Desa Sambimaya Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu. Pada ekskavasi hari ketiga Sabtu (5/12) kemarin, tim mendapati struktur bata berjumlah 8 lapisan. Kni, tim tengah mengidentifikasi lebih jauh temuan bata sisi barat tersebut.

Ketua tim ekskavasi penyelamatan Situs (candi) Dingkel Soni Prasetiya Wibawa mengatakan, ekskavasi penyelamatan terhadap Obyek Diduga Cagar Budaya (ODCB) struktur bata ini rencananya akan berlangsung hingga 11 Desemeber 2020 mendatang. Ekskavasi melibatkan Balai Arkeologi Jawa Barat, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Indramayu, dan TACB Indramayu. “Karena sekarang masa pandemi, kami libatkan juga satgas covid-19 kecamatan,” tutur dia, Minggu (6/12).

Mengenai bagian yang diduga sebagai struktur sisi barat, ia menjelaskan, ukuran dan dimensinya ditengarai dibuat pada masa lalu. Ada kemiripan dengan bata merah di komplek candi Batujaya Kabupaten Karawang. Meski begitu tim belum bisa menyimpulkan fungsi dan datingnya (waktu /penanggalan). “Ini baru penelitian awal dari sebuah ODCB yang ditemukan di Indramayu,” kata Soni.

Ia menambahkan, temuan struktur ini merupakan ODCB dikaitkan dengan dimensional dan sebaran struktur lainnya. Diperlukan kegiatan penelitian lanjutan yang melibatkan pihak terkait salah satunya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setempat dan BPCB Banten dan Balar Jawa Barat. Disamping itu, harus ada peran serta aktif aparatur desa serta masyarakat khususnya di desa Sambimaya dalam proses pelestarian dan pengembangan di masa mendatang.

Koordinasi instansional berkaitan dengan data spasial (data yang memiliki referensi ruang kebumian/georeference) dilakukan dengan Bappeda dan Dinas PUPR Kabupaten Indramayu.

Peran serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sangat penting dalam upaya penyelamatan dan pemeliharaan ODCB di Blok Dingkel dengan menunjuk satu orang juru pelihara lokasi tersebut.

“Dengan hasil kegiatan ini diharapkan dapat memberikan informasi berkenaan dengan sejarah kebudayaan Kabupaten Indramayu,” jelasnya.

Sementara, Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Indramayu Dedy S Musashi meminta agar masyarakat Desa Sambimaya untuk tidak melakukan aksi vandalisme atau perusakan terhadap ODCB tersebut.
Sehingga, kata dia, upaya mengungkap sejarah akan semakin mudah.
“Terima kasih kepada tim BPCB Banten yang telah melakukan ekskavasi penyelamatan terhadap situs diduga candi di Sambimaya. Diharapkan ada penelitian lanjutan dari institusi terkait lainnya seperti Balai Arkeologi,” harap Dedy. (Hendra Sumiarsa)

Leave a Reply